Atasi Jet Lag dengan Cara Ini

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 27 Feb 2019, 14:15 WIB
Perjalanan panjang dengan pesawat bisa bikin Anda lelah, atau jet lag. Ikuti tips berikut untuk mengatasinya.
Atasi Jet Lag dengan Cara Ini (Matej-Kastelic/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Pernah mengalami lelah dan linglung setelah perjalanan panjang dengan pesawat? Hal itu disebut dengan jet lag. Kondisi jet lag merupakan respons tubuh yang wajar ketika seseorang mengalami perubahan zona waktu secara ekstrem.

Jet lag terjadi akibat irama sirkadian dalam tubuh terganggu. Secara sederhana, irama sirkadian merupakan jam alamiah di dalam tubuh yang mengatur agar kondisi tubuh sesuai dengan waktu.

Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter, jet lag ini dapat memengaruhi pola tidur Anda. “Jet lag bisa mengganggu pola tidur, sehingga membuat kondisi tubuh tidak prima,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa jet lag bisa menyebabkan gangguan pencernaan, seperti diare.

Mengatasi jet lag dengan olahraga

Seperti dilansir Medical News Today, para peneliti di Arizona State University menemukan bahwa olahraga dapat melawan efek negatif gangguan irama sirkadian akibat jet lag.

Peneliti menganalisis efek olahraga pada 51 peserta berusia 59-75 tahun dan 48 peserta studi berusia 18-30 tahun. Mereka mengukur ritme sirkadian para partisipan dan bagaimana olahraga memengaruhi mereka selama 5,5 hari.

Secara khusus, semua partisipan melakukan 1 jam treadmill secara moderat selama 3 hari berturut-turut, pada siang atau malam hari. Para ilmuwan menilai jam tubuh peserta dengan menganalisis sampel urine dan kadar melatonin mereka.

Hasilnya, olahraga bisa memengaruhi jam sirkadian seseorang. Berolahraga pukul 7 pagi atau antara 1 siang dan 4 sore dapat menggeser ritme sirkadian ke waktu sebelumnya. Sementara itu, berolahraga antara pukul 7 dan 10 malam dapat menunda ritme sirkadian.

Shawn Youngstedt, salah satu peneliti studi, mengatakan, “Olahraga diketahui dapat mengakibatkan perubahan pada jam tubuh. Ini terlihat jelas dalam studi kami,” katanya. Meski begitu, peneliti menyadari bahwa hasil tersebut bersifat relatif karena kondisi tubuh setiap orang berbeda.

“Tetaplah berolahraga rutin sebelum berangkat berlibur, untuk mencegah tubuh cepat lelah dan pegal. Anda juga bisa melakukan beberapa latihan untuk meningkatkan hormon endorfin dan meregangkan otot yang kaku,” jelas dr. Astrid.

Cara lainnya untuk menangani jet lag

Selain dengan olahraga, Anda juga dapat mengatasi jet lag dengan melakukan kiat-kiat berikut ini:

  • Istirahat berkualitas sebelum terbang

Tidak sedikit orang yang hanya tidur beberapa jam sebelum penerbangan panjang. Ini merupakan kesalahan besar. “Tidur malam yang nyenyak sebelum penerbangan justru akan membuat Anda lebih siap dalam mengatasi jet lag,” kata dr. Astrid.

  • Pilih jadwal penerbangan terbaik

Jika memungkinkan, pilih penerbangan yang tiba di siang hari dibandingkan dengan malam hari. Hal Ini akan membuat Anda tetap terjaga.

  • Hindari kopi dan alkohol

Hindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan minuman berenergi. “Kafein akan memengaruhi kemampuan Anda untuk tidur dan memperpanjang waktu pemulihan jet lag.”

  • Atur asupan makan

Perbanyak konsumsi buah dan sayur serta kurangi asupan makanan yang kurang sehat. “Sebaiknya Anda menghindari makanan siap saji, makanan berlemak, dan makanan yang terlalu manis,” saran dr. Astrid.

Jet lag bisa membaik dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Biasanya jet lag akan mereda setelah beberapa hari Anda sampai di tempat tujuan. Namun, Anda bisa melakukan tips yang telah dijelaskan agar bisa pulih dengan lebih cepat.

[RS/ RVS]