Pilihan Susu Terbaik untuk Penderita Kolesterol Tinggi

Oleh dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid pada 28 Feb 2019, 12:00 WIB
Penderita kolesterol tinggi sebenarnya tetap boleh minum susu. Asal, pilih jenis susu yang aman untuk dikonsumsi. Berikut ulasan medisnya.
Pilihan Susu Terbaik untuk Penderita Kolesterol Tinggi (Aaron Amat/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Mengalami kolesterol tinggi bukan berarti tak bisa mengonsumsi susu. Pasalnya, meski tidak wajib, susu merupakan sumber kalsium dan protein yang baik bagi tubuh. Meski demikian, penderita kolesterol tinggi harus lebih selektif dalam memilih susu yang tepat. Berikut ini beberapa jenis susu yang aman dikonsumsi penderita kolesterol tinggi.

  1. Susu sapi jenis whole milk

Jenis susu ini merupakan yang paling mudah dijumpai di pasaran. Contohnya adalah susu UHT (ultra heat temperature) full cream. Kelebihan dari susu jenis ini adalah memiliki kandungan kalsium dan protein yang tinggi. Segelas susu (250 mililiter) ini sanggup mencukupi lebih dari sepertiga kebutuhan kalsium harian tubuh.

Meski demikian, whole milk memiliki kandungan lemak jenuh sebesar 4 persen. Sebetulnya, jumlah kandungan lemak jenuh ini tidaklah banyak. Namun pada penderita kolesterol tinggi, sedikit asupan lemak jenuh saja bisa meningkatkan kadar lemak jahat (LDL) secara signifikan.

Sebab, sebagian besar penderita kolesterol tinggi mengalami gangguan metabolisme lemak dalam tubuhnya. Oleh karena itu, tambahan sedikit lemak saja bisa memperburuk kondisi tubuh.

  1. Susu sapi rendah lemak dan susu skim

Susu sapi rendah lemak (low fat milk) dan susu skim (skimmed milk) merupakan produk susu sapi yang melewati serangkaian proses, sehingga kadar lemaknya berkurang. Dibandingkan dengan susu sapi jenis whole milk, kedua jenis susu ini memiliki kadar lemak jenuh yang lebih rendah.

Meski serupa, susu rendah lemak dan susu skim tidaklah sama. Dengan proses pembuatan yang berbeda, susu rendah lemak memiliki kandungan lemak jenuh sebesar sekitar 1 persen, sedangkan susu skim memiliki kandungan lemak mendekati nol persen.

  1. Susu kedelai

Susu kedelai tidak mengandung kolesterol dan memiliki kadar lemak jenuh yang sangat rendah. Selain itu, susu kedelai juga mengandung protein yang tinggi. Berbeda dengan susu sapi, susu kedelai tidak mengandung laktosa.

Oleh karena itu bagi penderita intoleransi laktosa atau kelainan enzim yang menyebabkan seseorang tidak bisa mencerna susu sapi dan produk laktosa lainnya, susu kedelai bisa menjadi alternatif yang baik juga.

Selain kadar laktosa, hal lain yang membedakan susu kedelai dengan susu sapi adalah kadar kalsium yang lebih rendah. Padahal, salah satu kebutuhan nutrisi yang harusnya bisa didapat dari susu adalah kalsium.

Oleh karena itu, jika penderita kolesterol tingggi hendak mengonsumsi susu kedelai, usahakan untuk memilih susu kedelai yang telah difortifikasi dengan kalsium.

  1. Susu almond

Belakangan ini jenis susu almond kian populer. Selain rasanya yang gurih, kandungan gizi di dalamnya cukup baik dengan kadar lemak yang sangat rendah. Selain itu, jenis susu ini juga memiliki kandungan kadar kalsium dan vitamin E yang tinggi.

Bahkan, kadar vitamin E dalam susu almond lebih tinggi dibandingkan yang terkandung pada susu sapi. Namun demikian, hampir semua susu almond yang dijual di pasaran sudah dicampur dengan gula yang tidak sedikit jumlahnya.

Oleh karena itu, bagi Anda yang menderita kolesterol tinggi, minumlah susu almond buatan rumahan yang tidak mengandung gula.

  1. Susu beras (rice milk)

Jenis susu ini banyak dikonsumsi para vegetarian. Selain tidak mengandung kolesterol, susu beras juga tidak mengandung lemak jenuh, namun memiliki kadar kalsium yang hampir sama dengan susu sapi.

Meski begitu, susu beras hanya mengandung sedikit protein, dan justru memiliki kadar karbohidrat yang cukup tinggi. Oleh karena itu, susu beras tidak dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jumlah terlalu banyak. Jika ingin minum susu beras, jangan lupa untuk melengkapi asupan protein dari makanan lain seperti tahu, tempe, atau ikan.

Kelima jenis susu di atas aman dikonsumsi bagin Anda yang memiliki kolesterol tinggi. Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis susu tersebut, manakah yang menjadi pilihan Anda?

[NP/ RVS]