Malas Minum Air Putih Picu Radang Tenggorokan?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 05 Mar 2019, 15:40 WIB
Ada yang bilang malas minum air putih bisa picu tenggorokan kering, bahkan radang tenggorokan. Bagaimana faktanya?
Malas Minum Air Putih Picu Radang Tenggorokan? (Africa-Studio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Banyak orang berpendapat bahwa jika kurang minum air putih, Anda akan terkena radang tenggorokan. Apakah pendapat itu benar?  

Radang tenggorokan, atau dalam bahasa medisnya faringitis, terjadi ketika tenggorokan mengalami peradangan. Penyakit ini biasanya dipicu oleh infeksi virus atau bakteri.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, infeksi ini umumnya bersifat akut dan menyerang saluran tenggorokan. Gejala radang tenggorokan yang sering dialami adalah sebagai berikut:

  • Sakit saat menelan
  • Demam
  • Terdapat benjolan di area leher
  • Suara serak
  • Adanya darah dalam air liur

“Virus adalah penyebab paling umum dari radang tenggorokan. Biasanya radang tenggorokan diakibatkan oleh infeksi virus seperti flu, influenza, atau mononukleosis,” kata dr. Dyah.

Meski jarang, radang tenggorokan juga dapat dipicu oleh infeksi bakteri. Sering terkena pilek dan flu bisa meningkatkan risiko radang tenggorokan, terutama bagi orang-orang yang bekerja di bidang kesehatan, orang dengan alergi, dan orang dengan infeksi sinus.

Malas minum dan kaitannya dengan faringitis

Lalu, apakah benar jika radang tenggorokan bisa disebabkan oleh kebiasaan malas minum air putih?

"Kalau secara spesifik menyebabkan radang tenggorokan sih tidak. Selama ini kalau kurang minum itu membuat dehidrasi. Paling sering terjadi kalau kurang minum, tenggorokan menjadi kering," ujar dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter.

"Hanya saja, jika kurang minum lalu menjadi dehidrasi itu bisa saja meningkatkan risiko terkena radang tenggorokan. Dan memang, dehidrasi bisa menyebabkan peradangan di mana-mana," sambungnya.

Penyebab lainnya dari radang tenggorokan

Ya, penyebab utama radang tenggorokan adalah infeksi bakteri dan virus. Akan tetapi, ada penyebab lain yang kadang suka disepelekan oleh banyak orang menurut dr. Dyah, seperti:

1. Alergi

Radang tenggorokan dapat muncul saat alergi menyerang. “Jenis alergi yang dapat menjadi penyebab antara lain akibat debu, serbuk sari, atau paparan bulu hewan peliharaan,” kata dr. Dyah.

2. Merokok

Mengisap rokok dan terpapar asap rokok dapat memicu radang di tenggorokan. "Kalau Anda perokok dan sering mengalami radang tenggorokan, bisa jadi itu disebabkan oleh kebiasaan merokok Anda. Jadi lebih baik segera hentikan kebiasaan tersebut," dr. Dyah menyarankan.

3. Paparan bahan kimia

Bahan kimia juga cukup berbahaya bagi radang tenggorokan. Paparan bahan kimia, seperti bahan kimia rumah tangga yang dibakar, dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan Anda.

4. Konsumsi alkohol

Mengonsumsi alkohol, apalagi berlebihan, bisa membuat kering area tenggorokan. Jika Anda tidak mengimbanginya dengan minum air putih secara cukup, maka bisa menimbulkan radang tenggorokan.

5. GERD

Gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan gangguan pencernaan akibat peningkatan asam lambung ke area tenggorokan. “Jika peningkatan asam lambung sering terjadi, maka bisa mengiritasi jaringan dan memicu radang tenggorokan,” jelas dr. Dyah.

Pada dasarnya, minum air putih bagus untuk kesehatan secara keseluruhan. Selain baik untuk tenggorokan, juga akan menghindarkan Anda dari dehidrasi. Meski tidak secara langsung menyebabkan radang tenggorokan, minum air putih tetap berguna untuk kesehatan tubuh. Jadi pastikan Anda minum air putih yang cukup tiap harinya.

[RS/ RVS]