Asupan Garam Bisa Picu Munculnya Asam Urat?

Oleh Ayu Maharani pada 05 Mar 2019, 16:00 WIB
Selain menyebabkan hipertensi, makanan asin juga dianggap bisa memicu asam urat. Benarkah demikian?
Asupan Garam Bisa Picu Munculnya Asam Urat? (LookerStudio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Selain pedas, rasa tajam seperti asin juga bisa meningkatkan nafsu makan Anda. Sayangnya, selain bisa menyebabkan hipertensi, makanan asin akibat banyaknya asupan garam dianggap bisa memicu timbulnya asam urat! Benarkah anggapan tersebut? Atau jangan-jangan, ada faktor utama lain yang bersembunyi di balik makanan yang kaya garam?

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, ada faktor lain yang bersembunyi di balik makanan asin yang kaya akan kandungan garam, yaitu purin. “Sebetulnya bukan garamnya yang menjadi pemicu asam urat. Purinlah yang berperan besar dalam memicu timbulnya asam urat,” ucap dr. Sepriani.

Dijelaskan, purin biasanya ditemukan dalam kacang-kacangan dan jeroan. “Kedua makanan tersebut biasanya dimasak dengan banyak garam agar lezat dan tidak amis (pada jeroan dan daging merah/seafood),” ujar dr. Sepriani.

Purin, asam urat, dan sakit ginjal

Purin merupakan sejenis protein yang ditemukan pada makanan dan berbagai sel tubuh. Nah, menurut dr. Alvin Nursalim, SpPD dari KlikDokter, asam urat ialah hasil akhir dari metabolisme purin.

Bila jumlahnya di dalam tubuh terlalu banyak, asam urat dapat menumpuk di dalam jaringan tubuh dan membentuk kristal monosodium urat (kristal asam urat). Penderita asam urat juga berpotensi mengalami berbagai macam penyakit, salah satunya penyakit ginjal (batu ginjal).

“Penyakit ginjal yang disebabkan asam urat atau penumpukan kristal urat dapat terjadi melalui beberapa mekanisme yang berbeda,” kata dr. Alvin.

Mekanisme pertama, kadar kristal urat mengendap di jaringan ginjal lalu menyebabkan cedera langsung pada ginjal. Adapun mekanisme kedua, pengendapan asam urat akan membentuk batu ginjal sehingga terjadi gangguan aliran pada ginjal.

Dampak tingginya kadar asam urat di tubuh

Sering dan banyak mengonsumsi makanan yang tinggi purin juga dapat menyebabkan gout (peradangan sendi akut) serta penyakit jantung dan pembuluh darah. Gout biasanya terjadi pada sendi jempol kaki dan rasa nyeri baisanya terjadi di malam hari. Seseorang dengan penyakit gagal jantung dan kadar asam urat tinggi memiliki risiko kematian yang lebih tinggi.

“Karena itu, orang dengan penyakit jantung selalu disarankan untuk memeriksakan kadar asam uratnya juga,” dr. Alvin menjelaskan.

Terlepas dari asupan garam tinggi yang bisa atau tidak bisa menyebabkan asam urat, makan makanan asin berlebihan tidak baik untuk tubuh. Jika bumbu asin dicampurkan dengan makanan yang mengandung purin tinggi, masalah hipertensi dan asam urat sama-sama mengincar Anda.

Saat mengalami asam urat, memang cukup banyak makanan yang wajib Anda hindari bila tak ingin kadar asam urat meninggi. Konsumsi makanan yang mesti Anda hindari agar asam urat tak tinggi, antara lain:

  • Jeroan
  • Ikan sarden
  • Daging merah
  • Makanan laut (ikan tuna, udang, lobster, dan kerang)
  • Kangkung
  • Melinjo
  • Bayam
  • Daun singkong
  • Kacang-kacangan

Untuk mengeluarkan asam urat dari tubuh, perbanyaklah konsumsi air putih. Targetkan untuk minum air putih minimal 8 gelas per hari agar asam urat tidak mengendap di dalam tubuh. Jauhi minuman tinggi fruktosa yang biasanya terdapat dalam air soda atau jus buah kemasan yang tidak segar. Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari masalah asam urat yang dapat menghambat gerak tubuh serta aktivitas harian Anda.

[HNS/ RVS]