Mengenal Lemak Viseral, Musuh Utama Para Pria

Oleh dr. Sara Elise Wijono MRes pada 11 Mar 2019, 08:30 WIB
Lemak viseral adalah jenis lemak tubuh yang sangat merugikan kesehatan. Mari kenali lebih jauh mengenai musuh utama para pria ini.
Mengenal Lemak Viseral, Musuh Utama Para Pria (Thunderstock/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Lihatlah perut Anda, seberapa tebal timbunan lemak di sana? Lemak di perut bisa merusak penampilan, sehingga banyak yang berupaya keras untuk menghilangkannya. Nah, lemak perut ini juga disebut sebagai lemak viseral, yang juga menumpuk di ruang antara beberapa organ. Meski fungsinya untuk melindungi organ-organ penting, tapi jika terlalu banyak bisa berbahaya bagi kesehatan. Mari kenali jenis lemak viseral lebih dalam lewat artikel ini.

Pada dasarnya lemak tubuh terdiri dari dua jenis, yaitu lemak subkutan dan lemak viseral. Lemak subkutan merupakan bagian terbesar dari lemak tubuh, kurang lebih  90 persen, dan terletak di bawah kulit. Sementara itu, sisanya yang sebesar 10 persen adalah lemak viseral. Lemak ini ditemukan di rongga perut, di bawah otot perut, serta terletak sekitar organ-organ penting seperti hati, usus, dan pankreas. Selain itu, lemak viseral juga bisa menumpuk di pembuluh darah arteri.

Studi menemukan bahwa sel-sel lemak merupakan sel yang aktif dan dapat memproduksi hormon dan molekul lainnya, sehingga juga dapat berfungsi sebagai organ endokrin. Aktivitas dari lemak viseral juga menghasilkan proses peradangan yang merugikan kesehatan.

Dampak buruk penumpukan lemak viseral pada pria

Penumpukan lemak viseral memberikan berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Pada pria, adanya lemak viseral yang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan hormonal. Contohnya adalah kurangnya produksi hormon testosteron, yang dapat memperburuk penumpukan lemak di area perut. Selain itu, juga bisa terjadi peningkatan produksi hormon wanita estradiol pada pria.

Lemak viseral juga memengaruhi sistem kekebalan tubuh, dengan cara memproduksi zat kimia yang dinamakan sitokin. Akibatnya, terdapat peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, penurunan sensitivitas terhadap insulin, serta efek buruk pada tekanan darah dan pembekuan darah.

Dari segi lokasi, lemak viseral terletak di dekat vena porta, yaitu pembuluh darah yang membawa aliran darah dari area usus menuju hati. Zat yang dihasilkan lemak viseral, seperti asam lemak bebas, dapat memasuki vena porta menuju hati, sehingga berdampak pada produksi lemak dalam darah. Oleh karena itu, lemak viseral dihubungkan dengan total kolesterol serta LDL (lemak jahat) yang tinggi dan HDL (lemak baik) yang rendah.

Berbagai faktor di atas menyebabkan seseorang dengan tingkat lemak viseral yang tinggi lebih berpotensi terkena beberapa penyakit tertentu. Mulai dari  serangan jantung, penyakit jantung, diabetes, hipertensi, stroke, penyakit Alzheimer, bahkan kanker kolorektal.

1 of 2

Cara mengetahui kadar lemak viseral Anda

Untuk mengetahui kadar lemak viseral secara tepat, cara terbaik adalah dengan melakukan pengukuran dengan menggunakan MRI atau CT scan. Pengukuran ini biasanya memberikan hasil berupa skala 1-59, yang mana standar lemak viseral yang sehat adalah di bawah 13. Sayangnya, cara pengukuran ini punya kekurangan, yaitu cenderung mahal serta lebih menghabiskan waktu.

Cara pengukuran lain yang bisa dengan mudah dilakukan di rumah adalah dengan pengukuran lingkar pinggang. Pada pria, lingkar pinggang melebihi 102 cm (atau 88 cm pada wanita) bisa menjadi indikasi akumulasi lemak viseral serta peningkatan berbagai risiko kesehatan.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan perhitungan rasio pinggang terhadap pinggul (waist-to-hip ratio). Anda dianggap lebih berisiko jika hasil perhitungan lingkar pinggang dibagi lingkar pinggul melebihi 0,95 bagi pria (atau 0,85 pada wanita).

Kabar baiknya, penumpukan lemak viseral sebenarnya dapat diatasi dengan mudah. Olahraga secara rutin serta pengaturan pola makan umumnya sangat efektif untuk membasmi penumpukan ini. Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga kardio (berlari, bersepeda, atau berenang) dan latihan kekuatan (angkat beban, push-up, dan squat).

Untuk pola makan, utamakan konsumsi karbohidrat kompleks, sumber protein rendah lemak, serta sayur dan buah. Perhatikan juga cara mengolah makanan Anda. Usahakan makanan yang Anda konsumsi dimasak dengan cara direbus, dikukus, dipanggang, atau dibakar.

Nah, itulah kenapa lemak viseral bisa menjadi musuh utama baik pria dan wanita. Meski sebetulnya perannya penting untuk melindungi organ internal, tapi jumlahnya tak boleh berlebihan. Penumpukan lemak viseral yang terlalu banyak bisa membahayakan kesehatan. Mulai dari munculnya varises, penyakit kardiovaskular, penyakit bersifat onkologis, gangguan hormonal, serta gangguan metabolisme. Karenanya, cari tahu berapa banyak lemak viseral Anda, lalu segera kurangi dengan cara di atas!

(RN/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓