Untuk Sarapan, Benarkah Piza Lebih Sehat Dibanding Serealia?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 12 Mar 2019, 15:40 WIB
Serealia sering dijadikan makanan pilihan untuk sarapan. Tapi bagaimana jika serealia diganti dengan piza? Sehatkah sarapan dengan piza?
Untuk Sarapan, Benarkah Piza Lebih Sehat Dibanding Serealia? (TMON/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian besar orang – bisa jadi termasuk Anda – suka makan piza. Ya, makanan yang berasal dari Italia ini memang bisa dikonsumsi di segala kesempatan, termasuk di pagi hari untuk sarapan. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa makan piza saat sarapan bisa mendatangkan lebih banyak manfaat sehat ketimbang mengonsumsi serealia.

Hal itu rupanya dibenarkan oleh seorang ahli diet, pendidik, dan penulis, Sally Kuzemchak, MS, RD. Dia mengatakan bahwa banyak serealia yang mengandung gula dan dibuat dari biji-bijian yang miskin serat.

"Memang benar bahwa beberapa serealia mengandung banyak gula dan dibuat dari biji-bijian olahan yang miskin serat. Makanan yang seperti ini bisa bikin Anda cepat kenyang, namun akan kembali lapar 1 jam kemudian. Di sisi lain, piza memiliki kandungan protein dan lemak untuk membuat Anda kenyang," katanya dalam sebuah artikel di WebMD.

Menanggapi itu, dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter berkata bahwa piza memang bisa sangat berguna jika dikonsumsi satu potong. Ini karena pada dasarnya, piza bisa memberikan berbagai manfaat berikut ini:

  • Memiliki serat yang bermanfaat

Piza memiliki kandungan serat yang bisa membantu melancarkan saluran pencernaan dan menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.

"Dalam sepotong piza terdapat kandungan serat sebanyak 3,2 gram," kata dr. Vita.

  • Kaya akan vitamin

Piza ternyata mengandung banyak vitamin. Di dalam piza, terdapat kandungan vitamin C dan vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan tubuh jika didapatkan pada porsi yang sesuai.

  • Mencegah kanker

"Saus yang melapisi dasar piza terbuat dari tomat yang memiliki kandungan likopen, yaitu senyawa antioksidan yang dapat mencegah kanker. Selain itu, terdapat pula kandungan vitamin B6 dan mangan pada piza yang diduga dapat mencegah kanker," dr. Vita menjelaskan.

  • Mencegah penyakit jantung

Sebagian besar bahan pembuatan piza menggunakan minyak zaitun atau olive oil. Minyak jenis ini bermanfaat dalam membantu mengurangi kadar kolesterol jahat – si  penyebab penyakit  jantung – di dalam tubuh.

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Di dalam piza terdapat taburan bawang putih yang memiliki kandungan vitamin C. Vitamin yang satu ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

  • Mencegah osteoporosis

Sebagian besar piza ditaburi oleh keju. Produk olahan susu ini diketahui memiliki kandungan kalsium yang dapat mencegah terjadinya osteoporosis atau pengeroposan tulang.

Meski piza memiliki banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh, namun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi piza secara berlebihan. Larangan ini muncul karena piza mengandung kalori dan garam yang tinggi.

"Dalam sepotong piza pepperoni dan keju mengandung 250 kalori. Kandungan ini lebih tinggi jika dibandingkan piza sayuran, yaitu sebanyak 200 kalori. Kalau ingin aman, pilih jenis (piza) sayuran,” tutur dr. Vita.

“Selain itu, piza juga tinggi kadar garam, yakni 500–700 miligram per potong. Karenanya, jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko hipertensi,” tambahnya.

Jadi, makanan apa yang akan Anda pilih sebagai menu sarapan? Jika memilih serealia, pastikan kandungan gula yang ada di dalamnya rendah dan terbuat dari biji-bijian yang kaya serat. Jika memang memilih piza, pastikan Anda tidak mengonsumsinya berlebihan.

(NB/ RVS)