Suka Memelihara Kuku Sampai Panjang? Ini Bahayanya!

Oleh dr. Alvin Nursalim, SpPD pada 13 Mar 2019, 08:30 WIB
Kuku yang panjang dan lentik mungkin lebih indah dilihat. Tapi yang indah tidak berarti selalu sehat.
Suka Memelihara Kuku Sampai Panjang? Ini Bahayanya! (Meow Wii/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tren memanjangkan kuku dan mempercantiknya dengan warna-warna yang lucu rasanya tak pernah pudar. Mungkin Anda salah satu yang melakukannya juga.

Kuku yang panjang memang salah satu bentuk ekspresi diri dan terlihat indah dipandang. Tapi sayangnya, kuku yang panjang dapat mengundang penyakit dan masalah kesehatan lain jika tidak dirawat dengan baik.

Kuku panjang, tempat tinggal bakteri

Kuku yang panjang bisa jadi tempat tinggal berbagai jenis bakteri. Fakta itu dikemukakan di pertemuan organisasi infeksi Amerika. Berdasarkan sebuah penelitian yang sudah dilakukan pada orang dengan kuku yang panjang, ternyata kuku palsu atau kuku alami yang panjangnya lebih dari 3 milimeter di luar ujung jari, mengandung lebih banyak bakteri dan jamur dibandingkan kuku yang pendek.

Penelitian ini berawal dari terjadinya wabah mematikan pada unit intensif bayi di sebuah rumah sakit. Setelah penelusuran terkait asal usul bakteri, ditemukan bahwa kuku yang panjang, khususnya kuku palsu, memiliki jumlah bakteri yang berpotensi menyebabkan berbagai penyakit, yaitu bakteri Klebsiella dan jamur Candida parapsilosis.

Jumlah bakteri lebih banyak ditemukan pada bagian bawah dari kuku, dibandingkan permukaan atas dari kuku manusia. Selain itu, kuku palsu yang panjang juga lebih rentan memiliki kuman dibandingkan kuku alami.

Perlu disadari bahwa tangan Anda bersentuhan dengan banyak benda setiap hari, dan Anda menggunakannya untuk berbagai kegiatan seperti memasak dan makan. Benda-benda yang Anda sentuh juga sebelumnya disentuh oleh orang lain dengan tingkat kebersihan yang berbeda-beda. Karena itulah, kuku yang panjang merupakan tempat yang sempurna bagi kuman dan kotoran untuk terselip.

Dampak lain dari kuku panjang

Selain dapat menjadi tempat bersarangnya bakteri, ada beberapa hal yang berpotensi terjadi jika Anda memiliki kuku panjang:

  • Anda bisa melukai diri sendiri ketika kuku Anda tersangkut di ritsleting, jendela, atau benda-benda lain.
  • Anda dapat melukai jari Anda saat mengetik dengan kuku yang panjang. Mengetik teks di telepon genggam Anda juga membutuhkan waktu lebih lama.
  • Menggunakan tangan Anda untuk makan ketika kuku Anda panjang dapat memungkinkan bakteri dan agen infeksi lain memasuki sistem tubuh. Hal ini dapat terjadi jika Anda tidak menjaga kebersihan kuku dengan baik.
  • Anda dapat kesulitan memegang beberapa benda karena Anda harus selalu berhati-hati agar kuku tidak rusak.
1 of 2

Tips menjaga kesehatan kuku

Jika Anda memiliki kuku yang panjang, penting untuk memperhatikan kebersihan kuku secara lebih ketat. Berikut ini beberapa tips yang dapat membantu merawat kuku Anda:

  • Biasakan mencuci tangan secara teratur. Bersihkan kuku Anda secara menyeluruh termasuk bagian bawah kuku setiap kali mau makan, memasak, atau sebelum tidur.
  • Jangan menggunakan kuku Anda untuk membuka benda yang bisa mengikis kuku, karena dapat membuat kuku menjadi tajam dan berbahaya.
  • Anda dapat mengenakan sarung tangan saat memasak, membersihkan, dan mencuci untuk mencegah kuman berkumpul di bawah kuku.
  • Hindari menggigit kuku, karena ini adalah kebiasaan buruk yang memungkinkan kuman memasuki tubuh Anda.

Ternyata tidak semua yang indah dilihat – termasuk kuku panjang dan lentik – baik untuk kesehatan Anda, ya. Jika Anda tidak mau pusing dengan bakteri yang menempel di kuku Anda, sebaiknya gunting kuku Anda secara berkala agar pendek, bersih, dan mudah dijaga kebersihan dan kesehatannya. Tapi bila Anda tetap ingin memiliki kuku yang panjang, perhatikan kiat-kiat yang sudah dijelaskan di atas.

[RS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓