Apakah Petai Bisa Picu Asam Urat?

Oleh dr. Adeline Jaclyn pada 20 Jan 2020, 11:00 WIB
Orang dengan asam urat harus menghindari makanan tinggi purin. Apakah petai salah satunya?
Apakah Petai Bisa Picu Asam Urat?

Klikdokter.com, Jakarta Anda yang suka petai pasti tahu bahwa suku polong-polongan memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Sebab, petai kaya antioksidan sehingga dapat mencegah hipertensi hingga diabetes.

Tapi, ada sedikit kabar buruk. Katanya, petai juga dapat menyebabkan asam urat. Benarkah pendapat tersebut?

Efek Samping Pete bagi Penderita Asam Urat

Jenis makanan apa pun, termasuk petai, tidak akan mendatangkan manfaat jika dikonsumsi berlebihan.

Anda harus berhati-hati karena petai memiliki efek samping bila dimakan terlalu banyak (1-2 papan sekali makan). Salah satunya adalah bisa memicu kambuhnya asam urat.

Jadi, jika ada yang bilang bahwa petai atau pete penyebab asam urat, itu adalah fakta.

Bahkan, jika dikonsumsi oleh orang yang punya asam urat tinggi, petai bisa menimbulkan efek samping berikut ini:

  • Meningkatkan Kadar Asam Urat

Petai mengandung zat purin. Zat purin inilah yang dapat menyebabkan kadar asam urat dalam tubuh meningkat.

Jika kadar asam urat terlalu tinggi, Anda bisa mengalami nyeri sendi dan keluhan khas asam urat lainnya.

Bagi mereka yang memiliki riwayat nyeri sendi, lebih baik tidak mengonsumsi petai berlebihan.

Artikel Lainnya: Benarkah Sering Makan Kacang Bisa Picu Asam Urat?

  • Menyebabkan Gangguan Ginjal

Di dalam petai terkandung asam amino yang cukup tinggi. Asam amino yang tinggi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan pada ginjal.

Untuk itu, hindarilah mengonsumsi petai berlebihan jika tidak ingin ginjal Anda mengalami masalah.

  • Memicu Rematik

Meski petai memiliki rasa yang khas untuk mereka yang menyukainya, tetap penting untuk diperhatikan bahwa mengonsumsi petai terus-menerus bisa memicu penyakit rematik.

  • Pembentukan Tophi

Tophi adalah benjolan kecil berwarna putih yang terbentuk akibat penumpukan kristal asam urat di bawah kulit.

Ketika kadar asam urat terlampau tinggi, tophi bisa terasa sangat nyeri hingga menyebabkan gangguan dalam beraktivitas.

  • Kerusakan Sendi Permanen

Bagi penderita asam urat yang tidak mengontrol penyakitnya dengan baik, konsumsi petai berlebih dapat menyebabkan kerusakan sendiri permanen. 

Kondisi ini bisa terjadi karena purin yang terus menumpuk dan berubah menjadi asam urat bisa menyebabkan pembentukan kristal sendi yang semakin parah dari waktu ke waktu.

1 of 3

Efek Samping Pete Lainnya

Ilustrasi Bau Mulut Setelah Makan Pete
Ilustrasi Bau Mulut Setelah Makan Pete

Di samping dapat menyebabkan dampak buruk pada penderita asam urat, berikut ini adalah beberapa efek samping pete atau petai yang juga wajib Anda waspadai:

  • Bau Mulut

Bukan rahasia lagi kalau mengonsumsi petai akan menimbulkan bau mulut. Ini karena petai memiliki aroma yang khas.

Bila dikonsumsi secara berlebihan, petai tentu akan menghasilkan bau mulut yang tidak sedap.

  • Pusing dan Sakit Kepala

Pernahkah Anda pusing dan sakit kepala setelah makan petai? Itulah salah satu efek samping yang ditimbulkan ketika Anda mengonsumsi petai secara berlebihan.

Artikel Lainnya: Kompres Air Hangat Bisa Redakan Nyeri Sendi Akibat Asam Urat?

  • Sakit Perut

Mengonsumsi petai berlebih juga dapat menyebabkan perut kembung. Selain itu, makan petai mentah juga bisa membuat perut sakit. Ini karena bakteri juga dapat ditemukan di petai mentah.

  • Gangguan Saluran Pencernaan

Di samping sakit perut, bakteri yang terdapat di petai mentah juga bisa menyebabkan masalah pada saluran cerna Anda.

Dengan mengosumsi petai berlebihan, risiko Anda mengalami diare dan gangguan saluran pencernaan lainnya bisa meningkat berlipat ganda.

2 of 3

Tips Mencegah Asam Urat Tinggi

Wanita sedang Makan Sayuran
Wanita sedang Makan Sayuran

Untuk mencegah meningkatnya asam urat, Anda harus mengatur pola makan selain mengonsumsi obat-obatan. Berikut beberapa prinsip yang perlu Anda terapkan:

  • Turunkan berat badan. Kelebihan berat badan akan membuat tubuh memproduksi lebih banyak insulin. Ini akan menghambat eliminasi asam urat oleh ginjal, sehingga bisa berujung pada asam urat
  • Konsumsi karbohidrat kompleks atau serat, seperti buah, sayur, dan serealia (gandum). Hindari karbohidrat sederhana, seperti roti putih, kue, dan minuman kaleng
  • Minumlah air secara cukup, karena membantu ginjal untuk mengeliminasi asam urat lebih cepat
  • Batasi lemak jenuh, seperti daging merah dan produk susu tinggi lemak
  • Batasi asupan manis. Studi menunjukkan bahwa gula dapat menyebabkan tingginya kadar asam urat

Petai memang bisa memicu asam urat jika dikonsumsi terlalu banyak.

Selain kebiasaan makan, serangan asam urat dapat timbul akibat adanya gangguan darah dan gangguan metabolisme, penyakit ginjal, dan sebagainya.

Karena itu, untuk mencegah kekambuhan, orang dengan asam urat harus menerapkan gaya hidup sehat dan aktif secara konsisten.

[RS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓