Awas, Minuman Manis Bikin Radang Tenggorokan Makin Parah

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 15 Mar 2019, 16:30 WIB
Banyak makanan dan minuman yang menjadi pantangan ketika Anda sedang radang tenggorokan. Salah satunya minuman manis.
Awas, Minuman Manis Bikin Radang Tenggorokan Makin Parah (Stockcreations/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Ketika Anda mengalami radang tenggorokan, rasanya pasti sangat tidak enak. Paling kentara adalah saat Anda makan, karena radang tenggorokan membuat Anda sulit menelan makanan. Lalu, bagaimana dengan minuman manis? Apakah sah-sah saja diminum atau malah memperparah radang tenggorokan?

Radang tenggorokan adalah suatu kondisi peradangan pada tenggorokan. Penyakit ini dapat disebabkan oleh virus maupun bakteri. Virus merupakan penyebab yang paling umum dari radang tenggorokan. Paling sering disebabkan oleh infeksi virus seperti selesma, influenza, dan mononukleosis.

Cukup jarang radang tenggorokan dipicu oleh infeksi bakteri. Jenis bakteri yang biasanya menyebabkan radang tenggorokan adalah bakteri Streptococcus pyogenes dan Streptococcus kelompok A.

Selain tenggorokan yang terasa tak nyaman, radang tenggorokan juga bisa membuat penderita mengalami sakit kepala, batuk, lemas, dan demam. Kesulitan dalam menelan, benjolan di dekat leher, dan kehilangan nafsu makan juga dapat dialami oleh penderita.

Paparan yang terlalu sering dengan pilek dan flu dapat meningkatkan risiko radang tenggorokan. Untuk itu, orang-orang yang bekerja di rumah sakit, penderita alergi dan infeksi sinus lebih berisiko untuk terkena radang tenggorokan. Perokok pasif juga memiliki risiko tinggi. 

Minuman manis dan radang tenggorokan

Jika Anda sedang menderita radang tenggorokan, banyak makanan dan minuman yang harus dihindari untuk sementara waktu. Misalnya makanan bertekstur kasar dan minuman dingin, seperti es.

Biasanya tipe makanan dan minuman seperti itu akan memperparah keluhan radang tenggorokan. Khusus untuk es, mengonsumsinya bisa merangsang refleks batuk dan membuat peradangan makin berat. Hanya saja, Anda perlu ingat bahwa es bukanlah penyebab dari radang tenggorokan, melainkan “rangsangan” yang dapat memperberat gejala.

Lalu, bagaimana dengan minuman manis? Apakah boleh mengonsumsi minuman manis tapi hangat saat radang tenggorokan?

“Kalau radang tenggorokan itu kan sebenarnya tenggorokan sedang mengalami iritasi atau peradangan. Nah, minuman manis itu bisa bikin kondisi tenggorokan yang sedang iritasi makin sensitif,” ujar dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter.

Saat Anda mengalami radang tenggorokan minum lebih banyak air putih lebih disarankan daripada mengonsumsi minuman manis. Anda bisa minum minimal 2 liter per hari atau 8 gelas untuk menghindari dehidrasi. Ini karena dehidrasi akan membuat tenggorokan kering dan memperberat kondisi radang tenggorokan Anda.

Anda bisa juga mengonsumsi air jahe hangat, kencur, dan berkumur air garam untuk meredakan radang tenggorokan. Selain minuman, perhatikan juga makanan yang hendak Anda konsumsi. Beberapa jenis makanan dapat makin mengiritasi tenggorokan, seperti roti kering, makanan ringan seperti keripik kentang dan popcorn, sayuran mentah, serta buah-buahan asam seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, dan jeruk bali.

Bagi Anda yang sedang mengalami radang tenggorokan, hindarilah minuman manis untuk sementara karena bisa memperparah keluhan yang Anda alami dan  membuat tenggorokan makin sensitif. Selain itu istirahatlah dengan cukup demi mengembalikan daya tahan tubuh Anda. Selama proses penyembuhan, sedapat mungkin hindari paparan asap rokok, asap kendaraan, debu, dan iritan lainnya. Jika radang tenggorokan dirasa makin parah, segera periksa ke dokter karena bisa jadi kondisi tersebut disebabkan oleh bakteri sehingga membutuhkan antibiotik.

[RS/ RVS]