Hobi Makan Mi Instan Picu Hipertensi?

Oleh Ayu Maharani pada 19 Mar 2019, 08:28 WIB
Bukan cuma berdampak buruk bagi pencernaan. Diduga, mi instan juga bisa picu hipertensi. Benarkah?
Hobi Makan Mi Instan Picu Hipertensi? (Martin-Skywalker/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Selain praktis karena proses memasaknya yang sangat mudah, mi instan juga memiliki aroma dan cita rasa yang lezat, setidaknya menurut penggemar makanan ini. Sayangnya, konsumsi mi instan yang berlebihan ternyata juga bisa mengancam kesehatan. Masalah kesehatan yang biasanya muncul akibat konsumsi mi instan biasanya berupa gangguan pencernaan. Namun kini timbul kekhawatiran baru, bahwa mengonsumsi mi instan juga bisa mengakibatkan kondisi tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Dilansir Merdeka.com, Cut Putri Arianie, Direktur P2PTM Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengatakan bahwa tren hipertensi mulai meningkat di kalangan mahasiswa akibat konsumsi mi instan yang berlebihan. Dalam suatu penelitian yang diacunya, rata-rata anak kos dapat mengonsumsi mi instan 3-4 bungkus dalam sehari! Padahal, mi instan mengandung garam yang cukup tinggi.

Menurut dr. Jessica Florencia dari KlikDokter, sudah ada penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi mi instan membuat seseorang mengalami peningkatan yang signifikan untuk zat nutrisi, seperti vitamin B1, B2, kalori, lemak, dan garam. Mi instan memang mengandung banyak garam sehingga risiko untuk terkena hipertensi akan semakin tinggi.

Bahkan, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter memasukkan makanan yang tinggi natrium dan garam ke dalam pantangan yang mesti dipatuhi penderita hipertensi. Jika penderita hipertensi sering mengonsumsi makanan yang mengandung natrium serta garam lebih dari 2.300 miligram, bukan tak mungkin hipertensi yang tak terkontrol itu akan berujung pada stroke, kebutaan atau gangguan penglihatan, penyakit jantung, dan gagal ginjal.

Risiko terkena sindrom kardio-metabolik

Sementara itu, mengonsumsi mi instan secara berlebihan dapat membuat Anda terkena sindrom kardio-metabolik. Sindrom kardio-metabolik merupakan suatu rangkaian masalah kesehatan yang menyangkut organ jantung dan pembuluh darah, ginjal, sistem metabolik tubuh, sistem pembekuan darah, dan peradangan.

Semua rangkaian masalah kesehatan tersebut merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes tipe 2, stroke, hipertensi, dan kadar kolesterol tinggi dalam darah di usia muda. Konsumsi mi instan lebih dari 2 kali seminggu dapat meningkatkan risiko sindrom ini sebanyak 68 persen, khususnya pada wanita.

Penyebabnya, wanita memiliki hormon serta metabolisme yang berbeda dibanding pria. Dan, kemasan mi instan yang sering dilapisi BPA itu dapat mengganggu keseimbangan hormon estrogen yang dapat berujung pada sindrom metabolik.

Hipertensi dalam tingkatan tertentu juga akan menyebabkan penebalan hingga pembengkakan jantung yang berakibat pada menurunnya fungsi jantung. Kondisi menurunnya fungsi jantung ini disebut dengan gagal jantung.

Penderita gagal jantung yang berat akan mengalami sesak napas saat beraktivitas dan pada tahapan yang sudah parah, kedua kaki pun akan membengkak. Di sisi lain, mi instan tak cuma menaikkan tekanan darah, tetapi juga meningkatkan gula darah dengan cepat. Hal itu disebabkan oleh kandungan karbohidrat sederhana yang tinggi gula dari mi sehingga risiko diabetes mellitus pun ikut meningkat.

Untuk mencegah beragam gangguan kesehatan – salah satunya hipertensi – maka batasilah asupan mi instan Anda mulai sekarang. Disarankan bahwa sebaiknya, Anda tidak mengonsumsi mi instan lebih dari satu porsi dalam seminggu. Jangan menambahkan semua bumbu instan. Selain itu, tambahkan lebih banyak sayuran, misalnya sawi, tomat, wortel, brokoli, dan sayuran favorit Anda lainnya ke dalam mi instan. Hal ini karena kandungan serat dan antioksidan pada sayur, dinilai bisa membantu mengurangi segala “keburukan” dari mi instan.

[HNS/ RVS]

MilleniaFathaMilleniaFatha

Laborum ut iusto odio sit nisi at dolor quia. Fugit quod in vel nesciunt molestiae nam nihil. Quidem sint velit molestiae debitis et dicta aut.

MilleniaFathaMilleniaFatha

Alias ut nulla et placeat aliquid dolorum ex. Ratione quis in maxime quaerat dicta et nesciunt. Et fugit et voluptatem sit porro tenetur voluptate. Dolor doloribus similique modi debitis omnis.

MilleniaFathaMilleniaFatha

Et reprehenderit ex aut maiores fugiat repellendus. Sed deserunt ipsa beatae nam a accusamus. Fuga molestiae et architecto voluptatem.

Lihat Lainnya