Sulit Bangun Tidur, Apa Penyebabnya?

Anda pernah sulit bangun tidur? Wajar jika itu karena kurang tidur, tapi ada gangguan sulit bangun tidur yang disebut inersia tidur.
Sulit Bangun Tidur, Apa Penyebabnya? (LightField-Studios/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Bagi sebagian orang, bangun tidur saat pagi adalah perjuangan berat. Hanya saja, ini bukan karena cuaca mendukung untuk tidur lagi atau karena itu adalah hari libur. Sulit bangun tidur dalam konteks ini adalah keadaan dimana Anda benar-benar susah bangun. Kondisi ini dinamakan sleep inertia atau inersia tidur.

Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter, sulit bangun tidur juga bisa disebabkan oleh tidur yang kurang berkualitas sehingga tubuh masih membutuhkan istirahat lebih untuk mencapai kondisi yang segar. Pasalnya, normalnya tubuh memerlukan tidur antara 6-8 jam dalam sehari.

Baca Juga

Namun, ada orang-orang yang ternyata sulit bangun tidur karena mengalami inersia tidur tersebut. Biasanya, sesaat setelah bangun orang yang mengalami inersia tidur akan merasa pusing. Bagi mereka memilih untuk tetap di kasur adalah pilihan aman.

Apa penyebab inersia tidur?

Melansir dari Verywell Health, inersia tidur mengacu pada konsep dalam fisika bahwa suatu objek secara alami menolak perubahan dalam keadaan geraknya. Ketika konsep inersia diterapkan pada tidur, saat tubuh Anda ingin bangun dari tempat tidur, otak Anda seakan tetap mengajak Anda untuk tidur.

Fenomena ini menyebabkan kantuk, gangguan kognitif, dan psikomotor yang dapat terjadi segera setelah bangun. Kondisi ini akan menyebabkan Anda kesulitan untuk melakukan kegiatan yang kompleks, seperti mengoperasikan mesin berat atau mengendarai mobil.

Kurang tidur juga dapat membuat Anda sulit untuk bangun. Kondisi tersebut dapat bertahan selama beberapa menit hingga 1 jam atau lebih setelah bangun. Meskipun tidak sepenuhnya dipahami, satu teori menunjukkan bahwa inersia tidur disebabkan oleh penumpukan neurotransmitter yang disebut adenosin dalam otak selama tidur, yang menimbulkan perasaan kantuk.

Kondisi ini akan memburuk pada gangguan tidur seperti sleep apnea. Jika Anda mengalami sleep apnea bisa kualitas dan durasi tidur bisa berkurang akibat mekanisme pernapasan yang terganggu.  Hal ini sering dikaitkan dengan kebiasaan mendengkur, megap-megap atau tersedak, sering buang air kecil di malam hari, menggemeretakkan gigi, insomnia, dan gejala lainnya.

Menyelesaikan masalah sulit bangun tidur

Mengoptimalkan durasi tidur, dalam arti memperoleh jam tidur yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tidur Anda, amatlah penting. Selain itu Anda juga perlu memperbaiki kualitas tidur. Pada umumnya, orang dewasa membutuhkan 7 hingga 9 jam tidur setiap malam.

Salah satu cara untuk memperbaiki kualitas tidur adalah dengan mengatasi atau mengobati setiap gangguan tidur yang Anda alami. Perawatan ini akan meningkatkan kualitas tidur Anda. Jika kualitas tidur Anda terjaga secara optimal, maka cara ini diharapkan bisa mengurangi kantuk di pagi hari dan sulit bangun tidur (sleep inertia).

Untuk memudahkan Anda bangun tidur, Anda juga bisa menggunakan alarm. Suara alarm akan "memaksa" Anda bangun pada waktu tertentu ketika tidur nyenyak. Selain itu paparan sinar matahari pagi juga bisa menjadi metode yang efektif untuk membangunkan perasaan lebih segar pada diri Anda. Sebagai upaya terakhir, kafein dan intervensi lain, seperti obat yang diresepkan oleh dokter,  dapat membantu meningkatkan kesadaran di pagi hari.

Jadi jika Anda mengalami sulit bangun tidur bisa saja hal ini dipicu oleh kurang berkualitasnya tidur Anda atau juga dapat diakibatkan oleh inersia tidur atau sleep inertia. Apabila Anda sering mengalami kondisi ini, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

[RVS]

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Mitos tentang Tidur, Mana yang Boleh Anda Percaya?

Info Sehat
04 Jan

4 Gejala Sleep Apnea yang Sering Anda Abaikan

Info Sehat
19 Des

Anak Mengorok, Haruskah Orang Tua Khawatir?

Info Sehat
11 Des

Atasi Mendengkur dengan 8 Cara Ini

Info Sehat
03 Des

5 Cara Atasi Kebiasaan Mendengkur

Info Sehat
26 Sep

32 KOMENTAR

Avatar
Sary
1 Tahun Lalu

Odio molestiae possimus voluptas porro. Repellat tempore reprehenderit dolorum. Neque consequuntur occaecati quas quis voluptas minus possimus. Voluptas qui provident doloribus quod.

Avatar
pamela wuri
1 Tahun Lalu

Ducimus ratione omnis quia. Rerum amet ex distinctio enim nihil molestias. Totam quod et hic inventore. Doloribus et ut molestiae fuga. Aut soluta placeat iusto nisi facere illo.

Avatar
pamela wuri
1 Tahun Lalu

Ut qui quo magnam. Adipisci in non est adipisci laborum enim reprehenderit. Itaque aut quis sequi cupiditate temporibus optio. Ullam fuga et culpa qui est.

Avatar
pamela wuri
1 Tahun Lalu

Nam vitae corporis repellendus laboriosam distinctio. Sint aperiam recusandae sit nemo ratione. Illo ullam quaerat tenetur et sint debitis exercitationem. Temporibus rem sint cumque quos dolorem.

Avatar
pamela wuri
1 Tahun Lalu

Quam expedita mollitia numquam incidunt cum nesciunt. Qui dolor earum laborum quis corrupti dicta nesciunt. Quam aut doloribus quas reiciendis tempora at.

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk