Tips Menyusui si Kecil dengan Sindrom Down

Oleh Ayu Maharani pada 20 Mar 2019, 15:00 WIB
Ada cara-cara khusus untuk menyusui bayi yang berkebutuhan khusus, seperti sindrom Down. Agar semuanya berjalan lancar, simak info ini.
Tips Menyusui si Kecil dengan Sindrom Down (GOLFX/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Setiap bayi membutuhkan air susu ibu (ASI), tak terkecuali anak dengan sindrom Down (Down syndrome). Meski ada kondisi yang membuat bayi kesulitan menyusu, bukan berarti Anda sebagai ibu menyerah begitu saja. Memang, tak sedikit yang mengatakan kalau bayi dengan sindrom Down tak perlu diberi ASI.

Namun, dilansir dari Verywell Family, ibu tetap harus menyusui si Kecil untuk menciptakan beberapa kondisi. Yaitu, memperkuat otot wajah bayi, memperkuat imunitas tubuh agar tak mudah kena infeksi, serta membangun ikatan yang kuat antara ibu dan buah hati.

Benarkah bayi dengan sindrom Down tak perlu disusui?

Seperti yang sempat disinggung di atas, sebagian orang tua merasa bahwa bayi dengan sindrom Down tak perlu menyusu ASI. Pendapat itu bukannya tanpa alasan.

Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, bayi dengan sindrom Down memang memiliki tonus otot bibir, lidah, dan wajah yang lebih lemah ketimbang anak lainnya. Mereka akhirnya kesulitan untuk memosisikan dan menempelkan mulut ke puting ibu.

“Selain itu, mereka juga agak kesulitan dalam mengoordinasikan antara menyedot, menelan, dan bernapas selama proses menyusui,” kata dr. Karin.

Bahkan, bayi dengan sindrom Down cenderung mudah mengantuk dan tertidur saat menyusu. Alhasil, ASI yang didapatkan mereka hanya sedikit dan dianggap kurang memberi manfaat. Itulah mengapa, sebagian orang tua memilih untuk tidak memberikan mereka ASI.

Bayi dengan sindrom Down tetap bisa menyusu

Keterbatasan di atas memang bisa menghambat proses menyusu dan menyusui. Namun, bila diusahakan, si Kecil yang mengalami sindrom Down tetap bisa melakukan hal tersebut dan merasakan manfaat baik ASI.

Agar proses menyusui bayi sindrom Down berjalan lancar, Anda dapat melakukan tips berikut yang diberikan dr. Karin dan dikutip dari Verywell Family:

  • Tidak seperti bayi kebanyakan, bayi sindrom Down yang baru lahir tidak memberikan isyarat lapar yang terlalu jelas. Maka sebagai ibu, Anda mesti aktif membangunkan si bayi dan meletakkannya di payudara setiap jam untuk mendorong dia menyusu.
  • Menyusui bayi sindrom Down membutuhkan posisi khusus agar Anda dan bayi nyaman. Hal itu pun dibenarkan dr. Karin. “Posisikan tubuh bayi dekat dengan payudara Anda. Pastikan agar telinga, bahu, dan pinggulnya berada dalam satu garis lurus. Anda dapat menggunakan bantal untuk menopang tubuh bayi,” ujar dr. Karin. Apabila bayi tersedak, tempatkan leher dan tenggorokannya sedikit lebih tinggi dari puting payudara.
  • Menyusui dalam posisi tegak dapat mempermudah si bayi menyusu.
  • Bayi yang masih kecil umumnya memiliki tonus otot yang lemah. Agar bayi dapat memosisikan dan menempelkan mulutnya dengan baik pada puting, sanggalah dagu dan rahang bayi dengan jari telunjuk Anda. “Lalu, pegang bayi dengan menggunakan tangan yang berkebalikan dengan payudara yang sedang diisapnya, sementara tangan yang sesisi bertugas untuk menyangga payudara,” dr. Karin memaparkan.
  • Saat bayi tertidur dalam posisi menyusu, jangan lupa dibangunkan.
  • Jika bayi cepat lelah, cobalah memberinya ASI lebih sering, tetapi dalam periode yang lebih singkat.
  • Dan, ini yang paling penting untuk orang tua. Bersabar dan jangan mudah menyerah. Terkadang, rasa mudah menyerah dari pihak orang tua lebih besar ketimbang keterbatasan si bayi itu sendiri. Jadi, tetap berusahalah!

Agar proses menyusui berjalan nyaman dan menyenangkan, dr. Karin menyarankan agar ibu memberikan tatapan kasih sayang, tersenyum, bernyanyi, mengajak berbicara, dan mengelus buah hatinya saat sesi tersebut dimulai. Dengan begitu, akan timbul koneksi alamiah antara ibu dan si Kecil yang akan mempermudah semuanya. Ingatlah juga bahwa bayi dengan sindrom Down yang mendapatkan ASI akan memiliki tubuh yang lebih kuat dan sehat.

[HNS/ RVS]