5 Cara Sederhana Membangun Rasa Percaya Diri Anak

Oleh Hotnida Novita Sary pada 25 Mar 2019, 11:00 WIB
Rasa percaya diri anak bukanlah sesuatu yang dapat dibangun dalam semalam. Orang tua perlu secara konsisten membangun perasaan ini.
5 Cara Sederhana Membangun Rasa Percaya Diri Anak (Wavebreakmedia/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Beberapa anak memang cukup sulit mengekspresikan dirinya, baik secara emosi maupun lisan. Mereka pun cenderung ragu untuk menunjukkan bakat dan kemampuannya di lingkungan baru. Akan tetapi, sebagai ibu, Anda bisa membangun rasa percaya diri anak dalam menunjukkan bakat dan kemampuan diri.

Kepada KlikDokter, dr. Caessar Pronocitro, M.Sc, Sp.A menjelaskan, anak perlu memiliki pandangan positif terhadap diri sendiri. “Hal ini akan mendorong mental anak untuk berani menerima tantangan, menerima kegagalan dengan lapang dada dan tidak takut untuk mencoba kembali,” kata dia.

Untuk itu, kata dr. Caessar, orang tua perlu membangun fondasi yang kuat sehingga kepercayaan diri anak lebih kokoh saat beranjak dewasa. Nah, beberapa cara sederhana di bawah ini dapat membantu membangun kepercayaan diri anak Anda, menurut dr. Caessar dan Childmind.org.

  1. Luangkan waktu untuk bermain

Waktu bermain adalah salah satu investasi terbaik yang dapat Anda lakukan pada anak. Waktu yang Anda habiskan dengan bermain bersama anak menunjukkan kepada anak bahwa mereka berharga dan pantas mendapat waktu Anda.

Fokuskan perhatian Anda pada anak selama bermain. Anak akan merasakan jika pikiran Anda ada di tempat lain. Dedikasikan diri Anda untuk permainan yang Anda dan anak Anda mainkan. Imajinasi yang dibagikan itu membawa Anda lebih dekat bersama dan membuat anak Anda tahu bahwa Anda mendengarkan mereka.

  1. Beri mereka pekerjaan kecil

Anak-anak membutuhkan kesempatan untuk menunjukkan keterampilan mereka dan merasa bahwa kontribusi mereka dihargai. Di rumah, kesempatan ini dapat Anda berikan saat meminta mereka untuk membantu pekerjaan rumah tangga. Misalnya menyiapkan meja, merapikan mainannya, mencuci piring, melipat selimutnya

Pertimbangkan minat anak saat Anda memberi mereka tugas. Misalnya, anak yang suka berkebun dapat membantu Anda menyirami tanaman. Atau, anak yang hobi dengan mobil-mobilan dapat membantu mencuci mobil. Ketika seorang anak berhasil menyelesaikan tugas, mereka akan merasa percaya diri.

1 of 2

Selanjutnya

  1. Berikan kesempatan anak untuk mengatasi permasalahan

Anda dapat menyusun aktivitas yang dapat menantang kemampuan si Kecil sesuai usianya. Sebagai contoh, anak dapat melakukan pekerjaan rumah atau ikut serta dalam hobi Anda. Biarkan dia mencoba sendiri, tanpa terburu-buru mengambil alih atau mencela saat anak gagal.

Tunjukkanlah cara untuk mengatasi permasalahan dalam langkah-langkah sederhana agar anak Anda dapat melakukannya satu demi satu. Jangan lupa memberikan pujian saat ia berhasil, tanpa berlebihan atau mengabaikan kelemahannya.

  1. Beri mereka perhatian dan kasih sayang

Memberikan perhatian pada anak adalah hal yang sangat penting. Sama seperti bermain, memberi perhatian meningkatkan perasaan harga diri anak. Ini akan mengirim “pesan” bahwa mereka penting dan berharga.

Anda bisa melakukan beberapa perilaku kecil di bawah ini saat ingin memberikan perhatian pada anak:

  • Buat kontak mata sehingga jelas bahwa Anda benar-benar mendengarkan mereka.
  • Jika anak Anda perlu berbicara, berhentilah melakukan sesuatu. Selanjutnya, dengarkan apa yang mereka katakan. Mereka perlu tahu bahwa pikiran, perasaan, dan pendapat mereka adalah penting.
  • Bantu mereka merasa nyaman dengan emosi mereka dengan menerimanya tanpa menghakimi. Dengan melakukan itu, Anda memvalidasi perasaan itu dan menunjukkan bahwa Anda menghargai apa yang mereka katakan.
  • Bagikan perasaan Anda sendiri untuk membantu mereka mendapatkan kepercayaan diri dalam mengekspresikan perasaan mereka sendiri.
  1. Menunjukkan contoh dalam tindakan sehari-hari

Ini merupakan langkah yang penting. Di usia kanak-kanak, si Kecil memulai segalanya dengan menirukan apa yang dilihat di sekitarnya. Saat Anda memiliki kepercayaan diri, maka tindakan dan kata-kata yang muncul di hadapan anak akan mencerminkannya.

Maka, apabila Anda memiliki permasalahan dengan kepercayaan diri, hal tersebut harus diatasi terlebih dahulu. Selanjutnya, tunjukkanlah kepada anak Anda bagaimana melakukan langkah-langkah mengatasi masalah dan bukan menghindarinya.

Rasa percaya diri anak bukanlah sesuatu yang dapat dibangun dalam semalam. Orang tua perlu secara konsisten membangun perasaan ini. Dengan menunjukkan perhatian, memberi kesempatan untuk mencoba, dan meluangkan waktu, Anda dapat menumbuhkan rasa percaya diri yang sehat pada anak. Dan yang utama, jangan lupa untuk menjadi contoh dalam tindakan sehari-hari, ya. Baca juga artikel ini untuk mendapatkan tips membangun rasa percaya diri pada anak.

[RVS]

Lanjutkan Membaca ↓