Meresepkan Sayuran Bisa Jadi Solusi untuk Masalah Kesehatan?

Oleh Ayu Maharani pada 25 Mar 2019, 17:00 WIB
Di masa mendatang, mungkin dokter tidak cuma meresepkan obat untuk menyembuhkan penyakit, tetapi sayuran juga. Mungkinkah?
Meresepkan Sayuran Bisa Jadi Solusi untuk Masalah Kesehatan? (Drop-of-Light/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Hingga kini, obat-obatan kimia memang paling ampuh dalam mengatasi segala macam jenis penyakit. Tapi, bukan tak mungkin bila kemudian berbagai jenis sayuran juga dijadikan dokter sebagai resep untuk penyakit tertentu.

Selain memiliki bahan aktif yang memang bisa membunuh patogen dan meredakan gejala penyakit, obat-obatan memang memiliki dosis yang jelas, sehingga terapi penyembuhan bisa tepat sasaran, sesuai dengan kondisi fisik setiap pasien.

Namun kini, mungkin tak cuma obat-obatan yang diperlukan oleh pasien. Resep makanan sehat seperti sayur-sayuran juga diperlukan dalam proses penyembuhan atau bahkan pencegahan suatu penyakit.

Sayur dan buah sebagai resep obat alami

Dilansir dari Medical News Today, sebuah tim peneliti dari Tufts University dan Brigham and Women’s Hospital di Boston menganalisis efek resep makanan sehat seperti sayur-sayuran. Penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal PLOS Medicine.

Hasilnya, ditemukan fakta bahwa meresepkan 30 persen pengobatan dengan sayur dan buah dapat mencegah sekitar 1,93 juta kasus penyakit jantung.

Sedangkan, ketika resep makanan sehat itu juga ditambah dengan biji-bijian, kacang-kacangan, makanan laut, dan lemak sehat, hasil yang didapatkan adalah pencegahan hampir 3,28 juta kasus penyakit jantung serta 120.000 kasus diabetes.

Kalau sudah begini, sebagian dokter pasti akan tertarik untuk meresepkan sejumlah makanan sehat seperti sayuran dan buah untuk mendukung proses penyembuhan pasiennya, bukan?

Lebih dari itu, masih dikutip dari Medical News Today, konsisten menerapkan pola makan sehat yang terdiri atas sayur, buah, dan sumber nabati lainnya bisa mengurangi gangguan kesehatan secara signifikan.

Atau dengan kata lain, sebenarnya menerapkan plant based eating justru bisa menghemat pengeluaran Anda di masa datang untuk membayar biaya rumah sakit yang tidak murah. Apalagi jika penyakit yang diderita di masa depan adalah penyakit kronis.

Temuan baru tersebut akhirnya berhasil membangun sebuah konsep penting terhadap kesehatan jangka panjang, yaitu makanan sehat juga bisa bekerja sebagai obat. Oleh sebab itu, kenali manfaat berbagai jenis sayuran. Yang paling mudah, Anda bisa mengetahuinya dari warna yang terlihat.

1 of 2

Beda warna sayur, beda khasiatnya

Setelah mengetahui bahwa makanan sehat seperti sayuran dan buah merupakan obat mujarab yang paling alami untuk mencegah dan menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan, mungkin Anda jadi penasaran tentang jenis buah dan sayur yang bisa membantu mengobati penyakit.

Untuk itulah, dr. Melyarna Putri dari KlikDokter memberikan referensi beberapa jenis sayur dan buah berdasarkan warna yang bisa Anda konsumsi untuk memelihara kesehatan.

  • Merah

Sayur dan buah berwarna merah mengandung kadar likopen yang tinggi, misalnya pada tomat, stroberi, ceri, apel merah, semangka, jambu merah, dan anggur merah.

Senyawa likopen memiliki efek antioksidan yang tinggi. Sehingga, siapa saja yang ingin terhindar dari penyakit jantung dan pembuluh darah serta kanker (kanker prostat, kanker paru, dan kanker lambung) mesti rajin mengonsumsi sayuran berwarna merah.

  • Biru keunguan

Warna biru keunguan pada sayur dan buah menandakan adanya antosianin yang banyak terdapat di terong, bluberi, anggur ungu, dan buah plum. Manfaat sayur dan buah berwarna ungu kebiruan ini adalah untuk mencegah pembekuan darah, memelihara kesehatan jantung, dan cocok dikonsumsi penderita diabetes.

  • Oranye atau kuning

Sayuran dan buah berwarna oranye atau kuning mengandung beta karoten. Wortel, melon kuning, lemon, labu, nanas, mangga, jagung, jeruk, dan peach merupakan buah dengan kandungan pro-vitamin A yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang normal, sekaligus membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia.

  • Hijau

Sayuran dan buah hijau seperti asparagus, sawi, bayam, brokoli, apel hijau, kiwi, seledri, timun, dan kangkung mengandung karotenoid, indol, dan saponin yang dapat mengatasi peradangan, melindungi pembuluh darah, menurunkan kolesterol, memperbaiki sistem kekebalan tubuh, serta antiparasit.

  • Putih atau cokelat

Sayuran seperti bawang putih dan bawang bombai yang berwarna putih atau cokelat mengandung fitokimia alisin yang bersifat antibakteri dan antijamur. Selain itu, alisin juga bisa membantu mengontrol tekanan darah dan kolesterol.

Sayuran, buah-buahan, dan sumber nabati lainnya merupakan resep obat alami yang bisa membantu mempercepat proses penyembuhan sekaligus mencegah terjadinya suatu penyakit. Oleh sebab itu, selalu masukkan sayur dan buah ke dalam menu makan harian Anda, baik dalam keadaan sakit maupun dalam keadaan fit.

Dengan demikian, Anda bisa menghemat biaya pengobatan rumah sakit di masa mendatang dan bisa bebas beraktivitas karena tubuh senantiasa sehat. Terakhir, ingat juga bahwa menjaga pola makan adalah investasi terbaik yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kesehatan maksimal di masa mendatang.

Meski kini obat-obatan masih diandalkan dalam proses pengobatan berbagai penyakit, bukan tak mungkin manfaat luar biasa dari berbagai jenis sayuran dan buah di masa mendatang dimanfaatkan sebagai resep pengganti obat. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo perbanyak makan sayuran dan buah!

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓