6 Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Kualitas Tidur

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 26 Mar 2019, 15:15 WIB
Ingin tidur Anda selalu nyenyak? Mudah saja, kok: coba hindari beberapa kebiasaan berikut ini.
6 Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Kualitas Tidur (Lopolo/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Para ahli kesehatan menyarankan orang dewasa untuk tidur 7-8 jam per hari. Namun sayang, tak banyak orang yang bisa memenuhinya. Salah satu penyebabnya bisa karena kebiasaan sehari-hari yang kemudian memengaruhi kualitas tidur. Jika Anda memiliki masalah tidur, mungkin sudah saatnya untuk menilik kebiasaan harian Anda selama ini. 

Dikutip dari Reader’s Digest, berikut beberapa kebiasaan yang dapat memengaruhi kualitas tidur Anda:

1. Makan tepat sebelum tidur

Menurut dr. Alberta Jesslyn Gunardi dari KlikDokter, makan sebelum tidur membuat tubuh bekerja untuk membakar kalori yang masuk dari makanan. Pada akhirnya, proses ini akan menyebabkan Anda tidak bisa langsung tidur akibat perut yang begah.

Ditambah lagi, makan larut malam bisa meningkatkan berat badan. “Sistem pembakaran tubuh menurun ketika Anda tidur atau dalam arti Anda sedang tidak beraktivitas. Sehingga, makanan yang dikonsumsi tidak akan dibakar dan disimpan sebagai lemak,” ujar dr. Alberta.

2. Bekerja hingga larut malam

Kalau bisa, selesaikan aktivitas atau pekerjaan Anda sedini mungkin. Jika Anda tetap terjaga sampai waktunya tidur, pikiran Anda masih akan berpacu meski tubuh sudah meminta istirahat. Menurut Neil Kline, seorang dokter gangguan tidur dan perwakilan dari American Sleep Association, ketika Anda terpaksa harus kerja larut malam, luangkan waktu untuk bersantai sejenak sebelum naik ke kasur dan benar-benar tidur.

3. Bermain gawai sebelum tidur

Kebiasaan mengecek ponsel atau bermain gawai sering dilakukan banyak orang. Biasanya orang yang bermain gawai sebelum tidur beralasan menunggu waktu untuk mengantuk. Nyatanya, ini malah berbahaya. Menurut dr. Alvin Nursalim SpPD dari KlikDokter, bermain gawai sebelum tidur dapat menurunkan kualitas tidur.

"Rangsangan cahaya dari gawai dapat mengganggu irama sirkadian otak yang berpengaruh terhadap rasa kantuk seseorang. Lalu, penggunaan gawai menjelang waktu tidur akan membuat emosi bergejolak sehingga rasa kantuk menjadi lebih sulit dirasakan," jelas dr. Alvin.

1 of 2

Selanjutnya

4. Membaca di tempat tidur

Jangan kaget jika Anda kesulitan untuk tidur setelah membaca buku, terutama dengan posisi tiduran di kasur. Melakukan kegiatan seperti membaca atau menonton TV di tempat tidur dapat membuat tubuh Anda secara tidak sadar terus terjaga.

Terlebih lagi jika Anda membaca dengan buku elektronik. Cahaya dari buku elektronik tersebut akan “menipu” tubuh karena memberikan sinyal bahwa hari masih siang. Jadi jika ingin membaca, lebih baik dengan buku biasa. Selain itu, arahkanlah lampu baca ke halaman buku, bukan wajah Anda.

5. Kepanasan saat malam hari

Merasa kamar tidur Anda lembap atau panas? Jika ya, bisa jadi itulah yang selama ini membuat Anda sulit tidur nyenyak. Aturlah suhu ruangan saat tidur sehingga membuat Anda nyaman. Jangan terlalu dingin atau panas.

Menurut National Sleep Foundation, suhu kamar yang direkomendasikan adalah 18-25 derajat Celsius. Kisaran suhu ini mungkin tidak cocok untuk semua orang, tetapi secara umum, pilihlah suhu yang lebih dingin daripada panas ketika Anda mencoba untuk tidur.

6. Minum kopi sebelum tidur

Anda tentu tahu efek dari minum kopi, biasanya akan membuat Anda melek. Minum kopi sebelum tidur atau bahkan empat jam sebelum tidur tetap membuat Anda bisa terjaga.

"Kafein dalam kopi berada di dalam sistem tubuh lebih lama dari yang Anda kira. Bahkan meminumnya dalam waktu empat jam sebelum tidur dapat membuat Anda tetap terjaga di malam hari,” kata Dr. Christopher Winter, kepala dari Charlottesville Neurology and Sleep Clinic.

Itu adalah enam kebiasaan sehari-hari yang bisa menganggu kualitas tidur Anda. Perhatikan hal-hal di atas jika Anda tak ingin waktu tidur terenggut. Apabila Anda merasa tidak memiliki kebiasaan tersebut dan tidur tetap tidak nyenyak, coba cari penyebab lainnya dan tangani sesegera mungkin, atau konsultasikan kepada dokter.

[RS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓