Alergi, Bisakah Dicegah Sejak Anak Masih dalam Kandungan?

Oleh dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons pada 30 Mar 2019, 07:00 WIB
Anda khawatir anak akan mengalami alergi setelah lahir? Anda mungkin dapat mencegahnya sejak anak masih di kandungan.
Alergi, Bisakah Dicegah Sejak Anak Masih dalam Kandungan? (Syda Productions/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu hal yang menjadi kekhawatiran beberapa ibu hamil adalah apakah sang bayi akan menderita alergi atau tidak. Alergi – seperti alergi makanan, debu, dan dingin – bisa sangat mengkhawatirkan karena ada beberapa yang parah dan dapat mengancam jiwa. Namun ternyata, alergi pada anak bisa dicegah sejak masih ada di kandungan.

Berikut beberapa tips yang dapat Anda sontek untuk mencegah alergi pada anak sejak masih dalam kandungan.

  1. Jangan batasi makanan secara ketat saat hamil

Ada lebih dari 160 makanan yang sering menyebabkan alergi, termasuk susu, telur, kacang tanah, kacang pohon, ikan, kedelai, kerang, dan gandum. Tidak berbahaya mengonsumsi makanan-makanan tersebut saat hamil atau saat memperkenalkan makanan padat pada bayi. Selama tidak punya alergi pada makanan tersebut, Anda dapat mengonsumsinya.

Akademi Alergi Asma dan Imunologi Amerika menyatakan bahwa membatasi makanan saat ibu hamil demi mencegah alergi makanan pada anak tidaklah dianjurkan. Pada dasarnya, membatasi diet Anda selama kehamilan dapat lebih berbahaya karena banyak makanan tersebut kaya akan berbagai nutrisi dan vitamin.

  1. Rutin minum vitamin sejak hamil

Vitamin prenatal sangat penting dikonsumsi setiap hari, seperti halnya asupan asam folat. Vitamin yang banyak mengandung zat besi ini sebaiknya tetap dikonsumsi, meski Anda sudah makan banyak buah, sayur, daging, biji-bijian, dan susu. Alasannya, sebagian besar wanita hamil tidak menerima cukup zat besi dari makanan mereka.

  1. Menjaga lingkungan Anda tetap bersih selama hamil

Sangat penting untuk mencegah alergi debu dan asma. Cara terbaik untuk mengatasi hal ini saat Anda hamil dan setelah melahirkan, adalah dengan rajin mencuci kasur, sarung bantal,serta gorden di rumah Anda. Bahkan bila perlu dengan air panas.

Anda dapat pula menggunakan air purifier untuk menjaga kebersihan udara di rumah Anda. Jika Anda memiliki hewan peliharaan, penting untuk sering membersihkan dan memotong bulu hewan peliharaan. Paparan bulu hewan bisa mengakibatkan alergi dan asma. Hindari juga pemakaian karpet yang menyimpan debu.

  1. Hindari makanan olahan, beralihlah ke organik

Perbanyaklah makan makanan organik sebanyak mungkin dan hindari makanan olahan. Makanan utuh adalah biji-bijian, buah-buahan, sayuran, protein, dan produk susu. Selain itu, ada bumbu dan rempah segar. Jika Anda selalu menyimpan makanan organik dan utuh di lemari es, Anda tidak akan tergoda untuk makan makanan olahan yang tidak sehat untuk Anda dan bayi.

  1. Makan dengan gizi seimbang

Sangat penting untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan jumlah yang tepat dari diet harian Anda ketika Anda hamil. Jika Anda makan sehat saat hamil, Anda akan membuka jalan untuk persalinan yang sehat. Para ahli menyarankan Anda memiliki 75-100 gram protein setiap hari.Kebutuhan asupan kalsium harian yang cukup adalah 1.000 mg, 25 mg zat besi, dan 85 mg Vitamin C setiap hari.

  1. Jangan merokok

Saat hamil, Anda tidak seharusnya merokok dan menghindarkan diri dari segala jenis paparan asap. Bahkan jika Anda tidak merokok, menjauhlah ketika orang lain merokok. Merokok selama kehamilan dapat meningkatkan kemungkinan asma dan penyakit pernapasan kronis.

Beberapa cara di atas dapat menghindarkan bayi Anda dari alergi sejak masih di dalam kandungan. Namun, jika ada anggota keluarga memiliki riwayat alergi makanan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter anak untuk menentukan alergen apa yang harus Anda konsumsi saat hamil dan saat menyusui. Hal ini penting untuk menjaga kondisi janin dan bayi tetap sehat.

[HNS/ RVS]