Tips Usir Bau Mulut Usai Konsumsi Makanan Beraroma Menyengat

Oleh drg. Callista Argentina pada 31 Mar 2019, 12:00 WIB
Anda tidak perlu takut dengan bau mulut karena makanan menyengat. Terapkan empat tips ini untuk mengusir bau mulut!
Tips Usir Bau Mulut Usai Konsumsi Makanan Beraroma Menyengat (Aaron-Amat/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Memiliki bau mulut dapat terasa sangat mengganggu rasa percaya diri dan kehidupan sosial Anda. Penyebab bau mulut bisa bermacam-macam faktor. Dan, salah satunya adalah karena konsumsi makanan dan minuman yang beraroma menyengat. Bila Anda mengalami hal ini, di bawah ini diuraikan beberapa cara untuk mengatasinya.

Makanan menyengat bisa berasal dari beragam masakan. Ketika sedang menikmati masakan Italia, misalnya, biasanya akan tercium aroma menyengat dari bawang putih dan bawang bombay. Aroma bawang memang dikenal sangat menyengat dan bisa bertahan cukup lama di dalam mulut, meski Anda sudah selesai makan.

Hal ini disebabkan makanan yang masuk ke dalam mulut diserap nutrisinya masuk ke dalam peredaran darah. Nutrisi makanan lalu sampai ke bagian paru-paru, di mana sering kali menghasilkan udara yang berbau tak sedap.

Tapi tenang, bau mulut akibat makanan beraroma menyengat bersifat sementara. Anda dapat menerapkan beberapa tips untuk menghilangkan bau tersebut, yaitu:

1. Mengunyah permen karet sugar free

Walaupun hanya dapat mengurangi bau mulut untuk sementara, mengunyah permen karet dapat merangsang produksi air liur lebih banyak. Nah, salah satu fungsi air liur adalah membilas rongga mulut sehingga mulut jadi lebih segar. Permen karet sugar free lebih disarankan karena tidak mengandung gula yang lama-kelamaan dapat merusak gigi.

2. Menggunakan mouthwash

Mouthwash yang mengandung bahan Chlorine dioxide, menurut penelitian ilmiah cukup efektif untuk mengatasi bau mulut. Chlorine dioxide dapat membantu menghilangkan plak, membersihkan lapisan putih pada lidah, dan menghilangkan sisa makanan yang terselip di antara gigi-gigi.

Selain itu, mouthwash mengandung teh hijau jika rutin digunakan selama empat minggu juga dapat menghilangkan bau mulut, terutama akibat penyakit radang gusi atau gusi berdarah.

3. Menggunakan minyak esensial

Minyak esensial dipercaya dapat menyegarkan napas dan juga memiliki efek antibakteri sehingga sering dicampur dengan mouthwash yang mengandung alkohol. Anda juga dapat membuat mouthwash sendiri di rumah dengan mencampurkan minyak esensial dengan minyak pelarut. Misalnya, minyak kelapa, minyak almond, atau minyak zaitun.

Jenis minyak esensial yang terbukti dapat mengurangi bau mulut antara lain, peppermint, rosemary, myrrh, dan eucalyptol. Caranya, cukup campurkan 1 sdt minyak pelarut dengan 1 tetes minyak peppermint, lalu diulaskan ke seluruh rongga mulut.

4. Mengunyah buah apel, daun selada, dan daun mint mentah

Menurut penelitian di Ohio State University, mengonsumsi buah apel, daun selada, dan daun mint dapat mengurangi bau mulut akibat aroma bawang putih. Bahkan, penggunaan ketiga bahan ini lebih ampuh dibanding menggunakan mouthwash.

Alasannya, di dalam apel, selada dan daun mint terdapat zat dan enzim yang bereaksi dengan zat kimia di dalam bawang putih sehingga menetralisasi bau. Akan tetapi, yang paling besar efeknya dalam mengurangi bau mulut adalah daun mint.

Jus apel dan jus mint juga dapat mengurangi bau mulut, tapi pengaruhnya tidak sekuat jika memakan buah apel dan daun mint secara utuh. Selain itu apel dan selada yang dimasak juga dapat mengurangi bau mulut, meski efeknya tidak sebesar jika dimakan langsung.

Jadi, Anda tidak perlu takut dengan bau mulut karena makanan menyengat. Dengan adanya beberapa tips di atas, sekarang Anda tahu cara mengatasi bau mulut. Dengan melakukan cara-cara tersebut, hobi makan dan berkuliner Anda dapat lebih leluasa dilakukan.

[HNS/ RVS]