Mitos dan Fakta tentang Kulit yang Anda Harus Tahu

Oleh dr. Nabila Viera Yovita pada 01 Apr 2019, 11:00 WIB
Lindungi kulit wajah dan tubuh Anda dengan mengenali mitos dan fakta tentang kulit berikut ini.
Mitos dan Fakta tentang Kulit yang Anda Harus Tahu (RomarioIen/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Apa yang sudah Anda ketahui tentang kulit dan perawatan kulit? Terkadang, masalah kulit muncul karena ketidaktahuan seseorang mengenai hal sesederhana bagaimana membersihkan kulit yang benar. Apalagi dengan banyaknya hoaks yang bertebaran di media sosial saat ini.

Supaya tak tertipu, yuk simak mitos dan fakta tentang kulit berikut ini:

  1. Kulit terus memperbarui dirinya

FAKTA. Kulit merupakan suatu pembatas dinamis antara organ dalam tubuh lainnya dengan dunia luar. Sel yang disebut keratinosit yang terdapat pada epidermis secara konstan melipatgandakan diri untuk memproduksi suplai sel-sel baru. Mereka akan menggantikan sel-sel lama yang mengelupas dari permukaan kulit.

  1. Minum air 2 liter per hari dapat menjaga kesehatan kulit

MITOS. Jumlah air putih yang dikonsumsi tidak secara langsung memengaruhi kulit Anda. Namun, air tetap diperlukan untuk menjaga kelembapan kulit dan ketika Anda mengalami dehidrasi berat, kulit akan terlihat kusam dan kurang elastis.

  1. Stres dapat membuat kulit tidak sehat

FAKTA. Di zaman modern ini, banyak masalah kesehatan dipicu oleh stres, termasuk masalah kulit. Salah satu masalah kulit yang dapat muncul akibat stres adalah alopesia areata, suatu kondisi autoimun saat sistem daya tahan tubuh sendiri menyerang folikel rambut. Lalu ada psoriasis, kondisi autoimun yang menyebabkan kulit menebal, bersisik, serta eksem.

  1. Makan cokelat bisa bikin jerawatan

MITOS. Diet tinggi lemak sangat tidak sehat karena banyak alasan. Namun tidak sampai menyebabkan timbulnya jerawat. Bahkan, salah satu obat yang diresepkan dokter kulit untuk jerawat yang berat, yakni isotretinoin, lebih baik diserap tubuh ketika dikonsumsi bersamaan dengan makanan yang berlemak.

  1. Bubuk detergen menyebabkan eksem

MITOS. Detergen yang biasa dipakai untuk mencuci pakaian mengandung enzim yang dapat mengiritasi kulit sensitif, sehingga memperparah eksem. Namun tidak memicu timbulnya eksem itu sendiri. Penting untuk memastikan bahwa detergen telah sepenuhnya terbilas dari pakaian sebelum dikenakan, agar Anda terhindar dari iritasi kulit.

  1. Tanda putih pada kuku berarti kekurangan kalsium

MITOS. Pertumbuhan kuku dimulai pada matriks kuku, suatu area di bawah kulit yang terletak di ujung kuku. Jika matriks mengalami kerusakan (karena digigit atau terbentur), suatu ketidakteraturan akan terjadi pada kuku yang sedang berkembang dan udara akan terperangkap. Hal inilah yang menimbulkan tanda putih pada kuku.

  1. Sinar matahari baik untuk kulit

FAKTA & MITOS. Sinar matahari memiliki efek yang baik maupun buruk untuk kulit. Matahari memiliki beberapa sinar dengan gelombang berbeda. Sinar UVB digunakan kulit untuk memproduksi vitamin D yang diperlukan tulang. Tanpa paparan sinar matahari, vitamin D harus diperoleh dari makanan. Namun, ketika kulit terkena paparan sinar UV berlebih, hal tersebut dapat merusak DNA sel kulit.

Demikian tujuh mitos dan fakta mengenai kulit yang harus Anda ketahui. Mempelajari hal-hal di atas penting agar Anda mampu merawat kulit dengan lebih baik. Jika Anda mengalami kulit sensitif maupun keluhan lain, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mendapatkan saran serta terapi yang sesuai.

[RS/ RVS]