Tips Atasi Fobia Ketinggian Saat Naik MRT

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 01 Apr 2019, 15:40 WIB
Ingin naik MRT tapi fobia ketinggian? Tenang, Anda bisa mengatasi masalah tersebut dengan melakukan tips sederhana ini.
Tips Atasi Fobia Ketinggian Saat Naik MRT (Sumate-Opasanon/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Masyarakat Jakarta sedang dalam euforia, khususnya setelah Mass Rapid Transit alias MRT sudah mulai beroperasi. Setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Minggu (24/3), moda transportasi darat yang berada di jalur layang ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan Ibu Kota. Apakah Anda sudah coba melakukan perjalanan ke tempat kerja dengan naik MRT?

Bagi orang yang sehat dan tidak memiliki gangguan kesehatan apa pun, naik MRT adalah perkara mudah yang bisa dilakukan kapan saja. Akan tetapi, bagi mereka yang fobia ketinggian, naik MRT bisa jadi masalah besar. Ini karena letak MRT yang berada di ketinggian, rentan membuat orang-orang yang fobia ketinggian mengalami berbagai gangguan.

Menurut dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, orang yang fobia ketinggian atau akrofobia biasanya akan mengalami gejala-gejala khusus saat dirinya berada pada posisi tinggi di atas daratan. Beberapa gejala tersebut, termasuk perasaan cemas, takut, atau panik yang tidak terkontrol saat berada di ketinggian.

"Orang yang fobia ketinggian juga akan melakukan berbagai cara untuk dapat menghindari sumber ketakutan. Lalu, ada reaksi fisik dan psikologis berupa berkeringat, denyut jantung meningkat atau berdebar-debar, sesak napas, mual, badan gemetar, dan perasaan panik atau cemas yang menetap. Pada kasus fobia yang berat, penderitanya sangat rentan mengalami gangguan saat melakukan aktivitas sehari-hari," jelas dr. Theresia Rina.

Mengendalikan fobia ketinggian

Jika Anda mengidap fobia ketinggian, namun sangat ingin naik MRT, tak perlu khawatir dan panik. Berikut adalah beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk mengendalikan perasaan takut dan cemas saat berada di ketinggian:

  • Sebelum melangkahkan kaki menuju stasiun MRT, lakukanlah teknik relaksasi seperti bernapas dalam, yoga, dan meditasi. Hal ini akan membantu menenangkan pikiran dan kondisi mental Anda.
  • Jangan hindari, tapi hadapi sumber ketakutan Anda. Pada tahap awal, Anda mungkin akan merasa panik dan cemas. Akan tetapi, jika paparan terhadap sumber ketakutan tersebut dilakukan berulang kali, bukan tidak mungkin Anda akan terbiasa hingga akhirnya berani menghadapinya. Untuk ini, Anda bisa minta bantuan pada keluarga, teman, dan terapis guna mendapatkan motivasi dan bimbingan.
  • Cukup tidur, konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, serta berolahraga secara rutin setiap hari.
  • Hindari teh, kopi, dan minuman berkafein lainnya. Faktanya, kafein dapat membuat fobia Anda semakin memburuk.

Bagi Anda yang fobia ketinggian namun sangat ingin naik MRT, janganlah terlalu buru-buru apalagi hingga memaksakan diri untuk menghadapi sumber ketakutan. Bahkan, dr. Theresia menyarankan agar Anda memeriksakan diri terlebih dahulu ke psikolog atau psikiater untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Ingat, keamanan dan keselamatan diri Anda saat naik MRT adalah prioritas yang paling utama.

(NB/ RVS)