Penyebab Gangguan Katup Jantung seperti Dialami Mick Jagger

Oleh dr. Devia Irine Putri pada 05 Apr 2019, 14:15 WIB
Vokalis band legendaris The Rolling Stones, Mick Jagger, mengalami gangguan katup jantung. Apa saja penyebab penyakit tersebut?
Penyebab Gangguan Katup Jantung seperti Dialami Mick Jagger (Northfoto/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Jadwal tur band legendaris The Rolling Stones harus tertunda karena sang vokalis, Mick Jagger, harus menjalani operasi lantaran mengalami gangguan katup jantung. Saat ini, kondisi kesehatan pria kelahiran 26 Juli 1943 itu harus dipantau usai menjalani operasi yang dilakukan terhadap pria berusia 75 tahun ini.

Gangguan katup jantung (Heart Valve Disease) itu sendiri adalah penyakit yang cukup banyak terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia. Penyakit ini terjadi ketika katup jantung tidak bisa membuka atau menutup sebagaimana mestinya.

Perlu Anda tahu, jantung manusia memiliki 4 katup. Masing-masing katup bertugas membawa darah mengalir ke tempat yang benar. Tetapi pada kondisi tertentu, satu atau lebih dari katup jantung tidak dapat membuka dan menutup secara normal. Alhasil, darah tidak mengalir ke jantung maupun seluruh tubuh.

Laiknya penyakit pada umumnya, gangguan katup jantung juga memiliki beberapa faktor risiko yang membuat seseorang lebih rentan untuk mengalaminya. Beberapa faktor risiko yang dimaksud, meliputi:

  • Semakin tua usia seseorang, semakin berisiko mengalami gangguan katup jantung
  • Adanya riwayat infeksi pada jantung
  • Pernah mengalami serangan jantung atau gagal jantung
  • Diabetes mellitus yang tidak dikendalikan dengan baik
  • Hipertensi atau darah tinggi
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Kebiasaan merokok
  • Adanya kelainan jantung bawaan sejak lahir.
1 of 2

Penyebab gangguan katup jantung

Gangguan katup jantung paling sering terjadi akibat adanya infeksi endokarditis invektif. Kuman yang masuk ke dalam darah dapat sampai ke jantung, terutama pada daerah katup jantung. Adanya infeksi endokarditis invektif ini dapat membuat aliran darah di jantung menjadi tidak lancar, sehingga memudahkan terbentuknya clotting atau sumbatan di sekitar tepian katup. Alhasil, kuman lebih mudah untuk berkembang biak.

Apabila kuman sudah menetap dan berkembang biak di sekitar katup, kerja katup jantung akan terganggu. Hal ini membuat orang yang mengalaminya merasakan berbagai gejala, seperti:

  • Bunyi jantung yang terdengar pada pemeriksaan fisik jantung. Biasanya akan terdengar bunyi jantung tambahan seperti murmur.
  • Mudah lelah
  • Sesak napas
  • Adanya bengkak di kaki, bahkan hingga ke perut
  • Mudah pingsan
  • Detak nadi tidak beraturan

Jika ditemukan gejala-gejala di atas, orang yang mengalaminya harus segera berobat ke dokter. Karena pada dasarnya, pengobatan pada gangguan katup jantung bergantung pada derajat keparahan yang terjadi.  Sampai saat ini, mengubah pola hidup menjadi sehat dan baik serta menggunakan obat-obatan secara rutin dapat membantu memperlambat laju keparahan penyakit. Tetapi, tak dimungkiri bahwa operasi katup jantung seperti yang dilakukan oleh Mick Jagger adalah pilihan terapi yang paling tepat untuk mencapai kesembuhan.

Operasi yang bertujuan untuk memperbaiki katup jantung terbagi menjadi 2 jenis, yaitu dilakukan dengan terbuka (open heart surgery) atau melalui kateter (transcathether valve therapy).

  • Operasi terbuka

Pada operasi jenis ini, katup biasanya akan diperbaiki atau diganti dengan katup prostetik (katup buatan) yang dapat bertahan lebih dari 15 tahun. Akan tetapi, karena ini adalah katup prostetik, maka penderita gangguan jantung tetap harus mengonsumsi obat-obatan jantung secara rutin.

Untuk operasi terbuka, waktu pemulihan yang dibutuhkan adalah 2–4 minggu. Tak menutup kemungkinan untuk berlangsung selama 6 minggu atau lebih.

  • Operasi kateter

Pada prosedur operasi katup jantung kateter, dokter akan mengembangkan balon ke katup yang mengalami gangguan. Tindakan ini dilakukan supaya katup dapat membuka dan menutup seperti sedia kala.

Keuntungan memilih tindakan kateter adalah waktu tindakan dan pemulihan yang lebih cepat, yaitu hanya 3–5 hari setelah prosedur dilakukan.

Baik operasi terbuka maupun tindakan kateter, keduanya perlu pertimbangan matang sebelum benar-benar dilakukan. Pasalnya, tingkat keberhasilan operasi berhubungan dengan kondisi masing-masing pasien yang pasti berbeda satu sama lainnya.

Berkaca pada gangguan katup jantung yang menimpa vokalis The Rolling Stones, Mick Jagger, diharapkan Anda bisa segera menyadari akan pentingnya kesehatan jantung sejak saat ini. Mulailah mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, hanya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, berolahraga secara rutin dan teratur, cukup tidur, dan kelola stres dengan baik. Terakhir, yang tak kalah penting, lakukan pemeriksaan jantung secara berkala ke fasilitas kesehatan terdekat. Dengan sederet upaya tersebut, diharapkan kesehatan jantung Anda akan senantiasa terjaga, sehingga risiko terjadinya gangguan katup jantung bisa ditekan seminimal mungkin.

(NB/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓