Perlukah Konsultasi Laktasi Sebelum Melahirkan

Oleh dr. Dyah Novita Anggraini pada 06 Apr 2019, 14:00 WIB
Konsultasi laktasi bisa membantu mengoptimalkan pemberian ASI saat masa menyusui. Perlukah dilakukan sebelum melahirkan?
Perlukah Konsultasi Laktasi Sebelum Melahirkan (Syda Productions/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Menyusui adalah masa penting yang wajib diperhatikan kelangsungannya. Sebab di masa ini, optimal atau tidaknya ASI yang didapatkan bayi berbanding lurus dengan laju tumbuh kembangnya nanti. Tak heran, sebagian orang merasa butuh konsultasi laktasi sebelum melahirkan. Namun, apa iya harus demikian?

Faktanya, informasi mengenai cara menyusui yang tepat bisa Anda temukan dengan mudah di berbagai tempat, baik di media elektronik maupun di buku yang dijual bebas. Namun, mengingat pentingnya peran ASI untuk menunjang tumbuh kembang bayi, konsultasi laktasi adalah tindakan paling tepat yang bisa Anda lakukan sebelum melahirkan.

Menurut rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO), konsultasi laktasi dapat dilakukan sejak ibu dalam masa kehamilan, yaitu di antara usia kehamilan 28–36 minggu. Tujuan dari dilakukannya konsultasi laktasi sebelum melahirkan adalah supaya ibu memiliki informasi yang tepat tentang hal apa yang perlu dilakukan selama kehamilan agar masa menyusui bisa berjalan dengan lancar.

Selain itu, melalui konseling laktasi, ibu juga bisa bertanya berbagai hal terkait masa kehamilan dan menyusui. Dengan adanya interaksi dua arah antara ibu dan konselor laktasi, maka informasi yang didapatkan akan lebih lengkap lagi.

Adapun beberapa alasan mengapa Anda dianjurkan untuk konsultasi laktasi sebelum melahirkan, yaitu:

  • Menyamakan persepsi tentang menyusui

Dengan konsultasi laktasi, orang tua bisa tahu tentang persepsi menyusui yang sebenarnya. Dengan demikian, orang tua akan sepenuhnya paham bahwa ASI adalah makanan yang paling baik untuk si buah hati.

  • Meningkatkan rasa percaya diri ibu

Setelah berkonsultasi dengan konselor lantasi, seorang ibu akan memiliki modal awal untuk menghadapi masa menyusui nanti. Oleh karena itu, saat sudah tiba waktunya, ibu tidak akan khawatir berlebihan bagaimanapun kondisi yang dihadapinya saat itu.

  • Mengetahui solusi dari masalah selama menyusui

Informasi mengenai masalah dan penanganan apa saja yang akan ditemui saat proses menyusui akan dijelaskan oleh konselor selama sesi konsultasi dilakukan.

1 of 2

Lengkapi dengan ini

Selain konsultasi laktasi sebelum melahirkan, Anda juga disarankan untuk melakukan persiapan menyusui sejak masa kehamilan agar proses menyusui semakin lancar. Beberapa persiapan yang diperlukan, yaitu:

  1. Menjaga kebersihan areola dan puting payudara

Areola dan puting payudara merupakan faktor yang berperan dalam keberhasilan proses menyusui. Oleh karena itu, kebersihannya harus selalu dijaga. Caranya adalah dengan membersihkannya secara rutin menggunakan air hangat dan sabun saat mandi. Pastikan pula kelembapan area tersebut terjaga dengan baik, ya!

  1. Perhatikan asupan nutrisi setiap hari

Produksi ASI dipengaruhi oleh kecukupan nutrisi sang ibu. Maka dari itu, pastikan ibu selalu mengonsumsi makanan yang sehat dan mengandung karbohidrat, protein, lemak pada porsi yang seimbang setiap hari. Jangan lupa konsumsi sayur dan buah-buahan, agar pasokan gizinya lebih lengkap lagi.

  1. Membeli perlengkapan menyusui

Sebelum melahirkan, ibu perlu menyiapkan perlengkapan menyusui, seperti bra khusus menyusui dan breast pad alias bantalan yang dapat menyerap ASI.

  1. Persiapkan pasangan untuk mendukung proses menyusui

Keberhasilan ASI bukan hanya antara ibu dan anak saja. Ayah juga ikut ambil peran dalam mendukung keberhasilan proses tersebut.

Tidak setiap masa menyusui bisa berjalan dengan mulus. Atas dasar ini, melakukan konsultasi laktasi sebelum melahirkan adalah solusi yang bisa dipilih guna membekali diri untuk menghadapi rumitnya masa menyusui nanti.

(NB/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓