Lebih Dekat dengan Konsep Cakupan Kesehatan Universal

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 07 Apr 2019, 16:00 WIB
Memperingati Hari Kesehatan Sedunia, beberapa dokter di Indonesia menyatakan harapannya terkait kesehatan di negeri ini.
Lebih Dekat dengan Konsep Cakupan Kesehatan Universal (Dzelat/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Memastikan bahwa tubuh tetap sehat merupakan hak setiap orang. Sejalan dengan prinsip itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan tanggal 7 April sebagai World Health Day alias Hari Kesehatan Sedunia. Pada tahun 2019, topik yang diangkat adalah cakupan kesehatan universal, yang merupakan target utama dari WHO.

Dilansir dari laman WHO, kunci dari mencapai cakupan kesehatan universal adalah memastikan bahwa setiap orang mampu mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan pada saat yang tepat. Kemajuan di bidang ini pun terus diperjuangkan di seluruh negara yang ada.

Sayangnya, sebagian masyarakat di beberapa belahan dunia belum memiliki akses kesehatan yang memadai. Sebagian lainnya bahkan terpaksa harus memilih satu di antara layanan kesehatan dan pengeluaran harian lain seperti makanan, pakaian, atau tempat tinggal. Perkara-perkara seperti itu merupakan salah satu landasan mengapa cakupan kesehatan universal dipilih oleh WHO dalam rangka Hari Kesehatan Dunia tahun 2019.

Perlu diketahui, layanan kesehatan primer yang mudah diakses merupakan fondasi dasar dari cakupan kesehatan universal. Sering kali, hal tersebut menjadi level pertama kontak antara individu dengan sistem kesehatan. Karenanya, layanan kesehatan primer merupakan tempat di mana individu, keluarga, dan komunitas mendapatkan sebagian besar layanan kesehatan. Mulai dari peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan dan pencegahan penyakit, hingga penanganan, rehabilitasi, dan pelayanan paliatif.

Layanan kesehatan primer bagi semua orang

Pada dasarnya, layanan kesehatan primer mencakup pemberian pelayanan bagi setiap orang dan membantu mereka meningkatkan taraf kesehatan dan kesejahteraan. Dalam rangka mewujudkannya, WHO menargetkan layanan kesehatan primer di berbagai belahan dunia untuk dapat mencakup sebagian besar kebutuhan kesehatan setiap orang. Hal itu termasuk screening untuk masalah kesehatan tertentu, pemberian imunisasi, informasi terkait pencegahan penyakit, keluarga berencana, penanganan untuk kondisi jangka pendek dan panjang, koordinasi dengan tingkat pelayanan kesehatan selanjutnya, serta pelayanan rehabilitasi.

Sejatinya, layanan kesehatan primer adalah cara yang efektif dan efisien untuk memberikan fasililtas kesehatan, juga untuk membantu setiap negara dalam mencapai cakupan kesehatan universal. Hal ini didukung dengan adanya temuan bahwa sistem kesehatan dengan fondasi layanan kesehatan primer yang kuat memiliki manfaat yang lebih baik dan efisiensi biaya yang lebih optimal. Selain itu, mutu pelayanan juga dinilai lebih tinggi apabila dasar dari layanan kesehatan primer dilakukan sesuai standar.

Tenaga kesehatan yang bertugas di layanan kesehatan primer berperan dalam mengedukasi pasien mengenai cara mencegah penyakit, mengoordinasikan pelayanan untuk pasien yang sakit, serta mengadvokasikan kebutuhan pasien terkait kondisi kesehatannya. Dengan membangun hubungan yang baik antara tenaga kesehatan dan pasien, kualitas pelayanan yang diberikan akan semakin optimal.

Hari Kesehatan Sedunia yang diselenggarakan tanggal 7 April setiap tahun merupakan bagian dari upaya Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk meningkatkan taraf kesehatan secara global. Pada tahun ini, topik yang dipilih adalah cakupan kesehatan universal, dengan berfokus pada layanan kesehatan primer. Dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai berbagai layanan kesehatan primer yang tersedia, diharapkan pencegahan penyakit serta deteksi dan penanganan berbagai penyakit secara dini dapat berlangsung dengan baik.

(NB/ RVS)