Sebelum Memutihkan Gigi, Perhatikan Dulu Hal-Hal Ini

Oleh drg. Wiena Manggala Putri pada 14 Apr 2020, 15:09 WIB
Agar berjalan lancar, memutihkan gigi atau bleaching gigi tak bisa sembarangan. Karena itu, perhatikan beberapa hal berikut sebelum Anda memutihkan gigi.
Sebelum Memutihkan Gigi, Perhatikan Dulu Hal-Hal Ini

Klikdokter.com, Jakarta Memiliki gigi yang putih, bersih, dan sehat adalah idaman semua orang. Bahkan demi untuk mendapatkannya, seseorang rela mengeluarkan uang yang tak sedikit.

Salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk memutihkan gigi adalah dengan dental bleaching. Namun, perlu diketahui bahwa perawatan ini menggunakan bahan-bahan kimia.

Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang harus Anda pahami sebelum memutuskan untuk menjalani bleaching gigi, seperti: 

1 of 2

1. Dental Bleaching Tidak Merusak Gigi

Ilustrasi Dental Bleaching
Ilustrasi Dental Bleaching

Selama produk tersebut digunakan dengan benar dan tepat, dental bleaching umumnya aman dan tidak merusak gigi. 

Artikel Lainnya: Hal yang dilakukan Sebelum dan Sesudah Bleaching Gigi

Anda juga perlu memperhatikan bahan-bahan di dalamnya untuk memastikan keamanan produk. 

Bahan aktif yang ada di dalam produk bleaching gigi bekerja dengan membuka pori-pori gigi dan membersihkan lapisan gigi yang lebih dalam. Setelah itu, dalam beberapa hari, pori-pori gigi akan menutup kembali. Jadi pastikan bahan aktif di dalamnya memang aman untuk gigi.  

  1. Dapat Dilakukan di Rumah Maupun di Dokter Gigi

Meskipun cara memutihkan gigi dapat dilakukan sendiri di rumah, hindarilah membeli produk pemutih yang dijual bebas tanpa berkonsultasi dengan dokter gigi.

Sebaiknya lakukan pemeriksaan secara langsung dengan dokter gigi sebelum Anda memutuskan perawatan ini. Dengan begitu, dokter dapat membuat rencana perawatan yang tepat sesuai kondisi gigi Anda. 

  1. Pemutihan Gigi Tidak Efektif pada Beberapa Kondisi

Tidak semua gigi dapat diputihkan dengan perawatan ini. Gigi yang sudah mengalami perubahan warna, misalnya akibat efek samping obat antibiotik, umumnya tidak bisa diputihkan secara efektif.

Artikel Lainnya: Memutihkan Gigi dengan Pasta Gigi Pemutih, Efektifkah? 

Sama halnya dengan kondisi seperti tambalan pada gigi, mahkota atau crown, veneer, dan implant. Sebab, perawatan tersebut hanya dapat memutihkan gigi asli saja.

  1. Hindari Jika Terdapat Masalah Gigi dan Gusi

Ilustrasi Masalah Gigi dan Gusi
Ilustrasi Masalah Gigi dan Gusi

Salah satu syarat memutihkan gigi adalah gigi Anda harus sehat. Jika Anda memiliki masalah pada gigi, seperti gigi berlubang atau gusi yang turun, sebaiknya perawatan ditunda. Lakukan penanganan sesuai kondisi terlebih dahulu sebelum melakukan pemutihan gigi.

  1. Hanya Boleh pada Gigi Permanen

Secara alami, warna asli gigi dewasa adalah putih kekuningan, tidak seperti gigi susu pada anak. Hal ini dikarenakan lapisan pelindung gigi dewasa tidak setebal pada anak-anak.

Oleh karena itu, salah satu syarat memutihkan gigi adalah minimal anak harus berusia 17 tahun. Bleaching gigi hanya boleh dilakukan ketika gigi tetapnya sudah tumbuh semua dan jika diperlukan.

  1. Tidak untuk Ibu Hamil Maupun Menyusui

Sampai saat ini, memang belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa pemutihan gigi berbahaya bagi janin. Namun, American Dental Association (ADA) mengatakan bahwa jika Anda sedang hamil atau menyusui, sebaiknya perawatan ini ditunda terlebih dahulu.

  1. Hasil Tidak Permanen

Perawatan whitening gigi dapat memberikan hasil yang bervariasi pada masing-masing orang. Namun, perlu diingat bahwa perawatan tersebut tidak akan membuat gigi Anda putih secara permanen.

Warna yang putih dapat kembali lagi ke warna asal karena pengaruh dari makanan atau minuman yang dikonsumsi. Bisa juga karena kebiasaan-kebiasaan lainnya yang dapat meninggalkan noda pada gigi, seperti merokok. 

Artikel Lainnya: Garam Campur Pasta Gigi untuk Pemutih Gigi, Manjurkah? 

  1. Jauhi Minuman Berwarna

Setelah melakukan prosedur pemutihan gigi, hindari mengonsumsi makanan atau minuman yang dapat meninggalkan bekas noda, seperti red wine, soda, teh, kopi, dan rokok selama beberapa hari.

Hal tersebut dikarenakan pori-pori gigi sedang terbuka lebar, sehingga penyerapan noda dapat terjadi lebih cepat dari biasanya.

  1. Gigi Menjadi Lebih Sensitif

Salah satu efek samping memutihkan gigi yang sering muncul adalah gigi menjadi lebih sensitif. Namun, rasa ngilu ini dapat bervariasi pada setiap orang. Biasanya kondisi tersebut hanya sementara dan akan hilang dalam beberapa hari.

  1. Lakukan Perawatan Secara Rutin

Memutihkan gigi memang tidak bisa permanen. Tapi dapat bertahan lama jika dilakukan pembersihan gigi secara rutin. Perawatan mulut yang baik dapat membantu mencegah perubahan warna sekaligus efek samping memutihkan gigi. 

Agar whitening gigi Anda bertahan lama, sikatlah gigi secara teratur 2 kali sehari. Jangan lupa juga untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Itulah beberapa cara memutihkan gigi dan hal-hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menjalani dental bleaching. Yang terpenting, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter gigi yang kompeten agar mendapatkan hasil terbaik sesuai kondisi gigi serta harapan Anda. 

Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar memutihkan gigi, silakan berkonsultasi dengan dokter kami melalui fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[FY/ RS]

Lanjutkan Membaca ↓