Tips Makan yang Tepat untuk Penderita Parkinson

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 08 Apr 2019, 15:20 WIB
Penderita Parkinson perlu melakukan pola makan yang tepat, supaya kesehatan dan pengobatan terus tertunjang dengan baik.
Tips Makan yang Tepat untuk Penderita Parkinson (Jan-Schneckenhaus/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Parkinson merupakan penyakit yang mampu menurunkan kualitas hidup penderitanya. Pasalnya, Menurut dr. Nitish Basant Adnani dari KlikDokter, penyakit tersebut menyebabkan berbagai gejala, seperti tremor alias tubuh gemetar, kesulitan berjalan, gangguan tidur dan keseimbangan, serta masalah penciuman.

Faktanya, Parkinson menyerang sekitar 1% dari orang yang berusia 65 tahun atau lebih. Penyakit ini menuntut orang yang mengalaminya untuk benar-benar memperhatikan pola makan, karena berhubungan dengan efektivitas pengobatan dan tingkat keparahan gejala yang terjadi.

Tips makan penderita Parkinson

Terjadinya penyakit Parkinson membuat gerakan tubuh menjadi sulit dikendalikan, sehingga penderitanya kesulitan melakukan aktivitas terutama saat makan. Namun, penderita Parkinson tetap dianjurkan untuk memperhatikan pola makan sehari-hari, agar pengobatan berlangsung optimal dan gejala tidak bertambah parah.

Terkait hal itu, penderita Parkinson dianjurkan untuk mengonsumsi beragam makanan dari setiap kategori, seperti buah, sayur, dan daging tanpa lemak. Dapatkan pasokan serat dengan mengonsumsi makanan sehat, seperti brokoli, kacang polong, apel, roti gandum, serealia, dan pasta. Sebaliknya, hindari gula, garam, dan kolesterol dari daging atau susu yang mengandung lemak jenuh.

Apakah perlu suplemen? Untuk mengetahui jawabannya, Anda sebaiknya menanyakan langsung pada dokter. Sebab, kondisi tiap penderita Parkinson berbeda-beda, sehingga butuh atau tidaknya asupan suplemen hanya dapat dipastikan dengan pemeriksaan langsung.

Tips mengontrol mual

Melansir WebMD, sebagian penderita Parkinson sering mengalami mual. Nah, sebagai upaya untuk mencegah hal tersebut, beberapa hal yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Konsumsi minuman manis untuk menenangkan kondisi perut
  • Hindari jus jeruk dan minuman asam lainnya.
  • Minum dengan perlahan.
  • Minumlah cairan di antara waktu makan, bukan selama makan.
  • Konsumsi makanan dengan rasa tawar, seperti roti tawar.
  • Hindari makanan yang digoreng atau mengandung minyak.
  • Makanlah dengan perlahan, pada porsi kecil, dan lebih sering.
  • Jangan mencampur makanan panas dan dingin.
  • Istirahat setelah makan, tetapi jaga kepala agar tetap tegak.
  • Hindari menyikat gigi setelah makan.
  • Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, konsumsi beberapa biskuit sebelum beranjak dari tempat tidur.
  • Makan ketika mual dirasa sudah berkurang.

Tips ketika tidak memiliki nafsu makan

Selain mual, masalah yang juga sering dihadapi oleh penderita Parkinson adalah hilangnya nafsu makan. Tak perlu khawatir, lakukan ini sebagai solusinya:

  • Bicaralah dengan dokter yang merawat. Dengan tindakan lebih lanjut, nafsu makan bisa kembali meningkat.
  • Lakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan atau sejenisnya.
  • Konsumsilah minuman setelah Anda selesai makan.
  • Sertakan makanan favorit dalam menu makan Anda sehari-hari.
  • Variasikan menu dengan sajian favorit atau tampilan yang lebih menarik.
  • Pilih camilan tinggi protein dan tinggi kalori, seperti:
    • Es krim
    • Keju rendah lemak
    • Granola
    • Roti lapis
    • Telur
    • Serealia
    • Yoghurt

Terjadinya penyakit Parkinson memang kerap menyulitkan penderita untuk beraktivitas. Gangguan keseimbangan serta anggota tubuh gemetar sering mengganggu aktivitas penderita, termasuk saat makan. Jika kondisi ini berlarut-larut tentu akan mengganggu selera makan sehingga berakibat hilangnya keinginan untuk makan.

Jika ini terjadi pada anggota keluarga Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi secara berkala dengan dokter yang merawat. Ingat, tingkat keparahan penyakit Parkinson hanya dapat dikendalikan dengan mengonsumsi obat, gaya hidup sehat, dan pola makan yang tepat.

(NB/ RVS)