Pusing Usai Makan Udang, Alergi atau Kolesterol?

Oleh dr. Melyarna Putri pada 09 Apr 2019, 15:00 WIB
Usai makan udang, beberapa orang mengeluh pusing. Ada yang mengira alergi, ada pula yang panik takut kolesterol tinggi. Ini faktanya!
Pusing Usai Makan Udang, Alergi atau Kolesterol? (Olha-Yefimova/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Hidangan seafood, seperti udang, memiliki beberapa kekhawatiran. Mulai dari risiko kontaminasi yang bisa bikin keracunan makanan, diare, atau beberapa kondisi lainnya. Sebagai contoh, setelah puas makan udang, beberapa orang mungkin mengeluhkan sakit kepala atau pusing. Nah, ada yang mengiranya sebagai gejala alergi, ada pula yang menganggapnya akibat naiknya kadar kolesterol. Mana yang benar?

Tingginya kadar kolesterol dalam darah sebenarnya tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak yang menganggap tingginya kolesterol bisa diam-diam mematikan. Pasalnya, peningkatan kolesterol di dalam darah dapat menyebabkan penyakit sumbatan pembuluh darah. Jika sumbatan pembuluh darah terjadi di jantung, maka dapat menyebabkan serangan jantung dan penyakit jantung koroner. Jika terjadi sumbatan terjadi di pembuluh otak, maka stroke bisa terjadi.

Faktanya, banyak orang yang menghubung-hubungkan kondisi pusing setelah makan makanan tinggi kolesterol, misalnya udang. Ada juga yang mengatakan bahwa pusing yang muncul setelah makan udang dapat mencetuskan alergi. Dari pandangan medis, mana yang benar?

Kolesterol tinggi bergejala sakit kepala

Sebuah penelitian terhadap 1.550 partisipan dalam “Epidemiology of Vascular Aging Study” menyebutkan, pasien usia lanjut yang mengalami sakit kepala berisiko memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Gejala sakit kepala yang dirasakan adalah sakit kepala sebelah alias migrain. Migrain yang dialami biasanya didahului dengan aura, yaitu sensasi melihat kilatan cahaya atau tiba-tiba penglihatan gelap. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Sayangnya, penyebab pastinya hingga saat ini belum diketahui. Meski demikian, mereka yang sering mengalami migrain berisiko lebih tinggi mengalami penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner dan stroke.

Jika sering mengalami sakit kepala setelah mengonsumsi makanan tinggi kolesterol seperti udang, Anda dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kadar lipid atau lemak darah secara rutin. Untuk mengatasi keluhan sakit kepala, obat penghilang rasa sakit bisa dilakukan.

1 of 2

Alergi udang menyebabkan pusing

Sebelum menjelaskan lebih lanjut, penting untung mengetahui perbedaan antara sakit kepala dan pusing. Pusing adalah istilah yang dipakai untuk menggambarkan sensasi seperti melayang atau akan pingsan, sedangkan sakit kepala merupakan rasa nyeri di sebagian atau seluruh area kepala. Rasa nyeri tersebut biasanya dapat dideskripsikan dengan jelas oleh penderitanya, misalnya nyeri seperti ditusuk, ditindih benda berat, seperti diikat, atau berdenyut. Nah, alergi faktanya memang dapat menyebabkan banyak gejala, termasuk pusing.

Anda yang punya riwayat alergi terhadap udang bisa mengalami pusing setelah makan hidangan tersebut. Namun, biasanya gejala alergi tak hanya satu jenis. Gejala lain yang bisa timbul adalah rasa baal atau kebas di mulut, nyeri perut, mual, muntah, diare, sesak, kesulitan bernapas, mengi, gatal-gatal di kulit, bentol di kulit, muka bengkak, bengkak pada lidah, jari, bibir, termasuk pusing.

Riwayat alergi biasanya sudah lama dialami. Pusing bisa muncul, tapi bisa juga tidak. Tak hanya udang, alergi juga bisa dicetuskan jenis makanan lainnya. Karena alergi merupakan penyakit yang diturunkan, risiko alergi akan meningkat bila kedua orang tua atau salah satu juga punya alergi. Namun, gejala alergi yang dirasakan bisa berbeda. Misalnya orang tua punya asma, tak berarti anak juga punya asma, tetapi alergi kulit atau eksem. Jadi yang diturunkan adalah bakat alerginya, sedangkan pencetusnya bisa berbeda.

Gejala alergi bisa ringan, tapi bisa juga berat sampai mengancam nyawa. Oleh sebab itu, alergi sebaiknya tidak diabaikan. Jika memiliki gejala alergi apa pun, Anda bisa memeriksakan zat pencetus alergi lewat prick test atau tes tusuk kulit. Lewat hasil pemeriksaan, Anda jadi tahu apa saja zat pencetus alergi sehingga bisa menghindarinya.

Selain dugaan alergi dan kolesterol saat merasa pusing atau sakit kepala usai makan udang, Anda juga harus mewaspadai bahan tambahan yang digunakan dalam proses memasak. Misalnya adalah penggunaan monosodium glutamat (MSG). Beberapa orang diketahui sensitif terhadap MSG, sehingga konsumsinya dapat memunculkan gejala sakit kepala, kram perut, dan diare.

Sakit kepala atau pusing usai makan udang memang bisa saja berkaitan dengan kolesterol tinggi dan alergi. Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah bahan tambahan lain dalam proses memasak, misalnya apakah terdapat MSG atau tidak. Bagi Anda yang punya riwayat alergi, baiknya melakukan pengecekan makanan apa saja yang dapat mencetuskan alergi sehingga bisa dihindari. Sedangkan Anda yang punya masalah dengan kolesterol tinggi, konsultasikan dengan dokter mengenai diet yang sesuai dengan kondisi agar kolesterol Anda tetap dalam batas aman.

(RN/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓