6 Alasan Mengapa Anda Harus Mencoba Olahraga Pilates

Oleh dr. Nabila Viera Yovita pada 10 Apr 2019, 14:30 WIB
Suka olahraga yang tenang, lambat, tapi menantang? Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa Anda harus mencoba pilates.
6 Alasan Mengapa Anda Harus Mencoba Olahraga Pilates (Lunamarina/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Bisa dibilang pilates adalah versi modern dari yoga. Pilates pertama kali dikembangkan oleh Joseph Pilates pada akhir Perang Dunia I, yang awalnya digunakan sebagai bentuk rehabilitasi atau pemulihan kembali kondisi tubuh para tentara yang terluka. Joseph membawa metodenya ke Amerika Serikat pada tahun 1923 dan menyempurnakan tekniknya selama beberapa tahun. Popularitasnya pun bertahan hingga sekarang. Jika Anda menyukai olahraga yang lambat, tenang, tapi menantang, ada beberapa alasan mengapa Anda harus mencoba pilates.

Pilates diyakini dapat meningkatkan kekuatan serta ketahanan otot tubuh, memperbaiki kelenturan, postur, keseimbangan tubuh, juga mengurangi rasa nyeri sendi. Fokus olahraga ini adalah gerakan yang menggunakan otot, yang menstabilkan otot punggung dan perut. Saat memulai pilates, ada penekanan pada pernapasan yang diatur, yang mengakibatkan kontraksi otot perut.

Pilates dapat dilakukan di exercise mat (karpet) atau bantuan alat yang bernama reformer. Alat tersebut tergolong unik karena hanya menggunakan pegas, pengungkit, serta mengandalkan tubuh Anda sendiri untuk menciptakan suatu tahanan.

Penelitian membuktikan bahwa pilates dapat bermanfaat bagi Anda yang memiliki kondisi seperti:

  • Artritis atau peradangan sendi
  • Inkontinensia urine atau tidak dapat menahan buang air kecil akibat permasalahan otot maupun saraf
  • Gangguan pernapasan
  • Nyeri punggung

Gerakan dalam pilates

Pilates yang menggunakan exercise mat fokus pada gerakan yang akan menstabilkan serta menguatkan otot perut. Gerakan mungkin terlihat sederhana, tetapi harus dilakukan secara saksama dan kontrol yang baik.

Umumnya pilates dilakukan di studio atau kelas khusus dengan instruktur. Namun, jika Anda sudah menguasai tekniknya secara benar, pilates bisa dilakukan di rumah.

Pilates bisa dilakukan beberapa kali dalam seminggu, yang ditambah dengan olahraga kardio untuk meningkatkan detak jantung. Perlu diingat, pilates bukanlah jenis olahraga kardio, kecuali pilates dikombinasikan dengan teknik high-intensity interval training (HIIT).

1 of 2

Alasan kenapa harus mencoba pilates

Sampai sejauh ini, apakah Anda penasaran dengan pilates? Berikut ini beberapa alasan mengapa Anda harus mencobanya!

1. Membakar kalori selama 24 jam ke depan

Keuntungan tambahan melakukan pilates HIIT adalah Anda akan tetap membakar kalori selama 24 jam ke depan usai berlatih. Bukan cuma otot yang terbentuk, tetapi postur dan kelenturan tubuh makin baik, serta adanya rasa puas karena ada koneksi jiwa dan raga. Anda pun bisa makan lebih banyak dari biasanya dengan kalori yang terbakar dalam rentang waktu tersebut.

2. Koneksi yang kuat antara tubuh dan pikiran

Jika Anda menyukai yoga, Anda mungkin tertarik untuk “naik kelas” dan mencoba pilates. Ini karena pilates juga memiliki koneksi yang kuat antara tubuh dan pikiran. Bedanya dengan yoga, pilates melibatkan gerakan pada perut yang lebih intens.

3. Mengurangi gejala artritis

Jika menderita artritis, program penguatan otot seperti pilates bisa membantu. Kombinasi olahraga aerobik dan kekuatan otot dapat mengurangi gejala artritis, menjaga keseimbangan tubuh, membantu sendi tetap lentur, mencegah disabilitas lanjut, juga menjaga berat badan tetap ideal. Pilates dapat menguatkan otot paha, sehingga mencegah artritis maupun cedera lutut.

4. Mengurangi gejala nyeri punggung bawah

Jika Anda mengalami nyeri punggung bawah kronis, pilates dapat menguatkan otot perut sehingga mengurangi gejala nyeri punggung. Namun, jika Anda baru mengalami cedera punggung atau sendi lutut, tunda dulu pilates sampai diperbolehkan oleh dokter Anda.

5. Mengontrol penyakit kronis

Anda dapat memodifikasi pilates sesuai kebutuhan, sehingga dapat menjadi latihan aerobik Anda. Ini baik untuk Anda yang memiliki diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, serta kolesterol tinggi.

Jika Anda mengidap diabetes, perlu adanya pengendalian kadar gula darah terlebih dahulu dengan bantuan dokter karena penambahan massa otot akan menggunakan kadar gula dalam darah. Nantinya, dokter akan memberi tahu mengenai dosis obat yang perlu penyesuaian.

Jangan lupa juga untuk memberi tahu instruktur pilates Anda mengenai diabetes yang Anda idap, juga apabila mengalami komplikasi seperti retinopati diabetik, yaitu gangguan pada mata yang terjadi pada penderita diabetes. Anda mungkin perlu menghindari beberapa gerakan pilates.

6. Dapat dilakukan saat masih hamil muda

Sebelumnya, konsultasikan dulu kepada dokter kandungan apakah Anda diperbolehkan untuk melakukan pilates. Jika Anda sudah melakukannya sebelum hamil dan pada kehamilan tidak ada komplikasi, kemungkinan pilates akan tetap diperbolehkan. Seiring dengan bertambahnya usia kandungan, akan ada beberapa modifikasi gerakan agar tidak mengurangi aliran darah terhadap bayi, seperti saat posisi telentang.

Untuk penggemar olahraga yang tenang dan lambat, serta apabila Anda sudah terbiasa dengan yoga, itulah beberapa alasan mengapa Anda harus mencoba pilates. Manfaat pilates sudah terbukti untuk penyakit yang sudah berlangsung maupun untuk pencegahan. Tak hanya itu, pilates juga terbukti bermanfaat untuk kepuasan jiwa.

(RN/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓