Komplikasi Asam Urat Tinggi yang Harus Anda Waspadai

Oleh dr. Adeline Jaclyn pada 11 Apr 2019, 09:00 WIB
Asam urat tinggi dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang menganggu aktivitas sehari-hari. Waspadai sebelum terlanjur terjadi!
Komplikasi Asam Urat Tinggi yang Harus Anda Waspadai (Anatoliy Karlyuk/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit asam urat menuntut penderitanya untuk benar-benar memperhatikan gaya hidup dan pola makan sehari-hari. Sebab, bila lalai dan abai akan hal tersebut, kadar asam urat bisa melonjak dan menyebabkan berbagai keluhan maupun komplikasi merugikan.

Asam urat dikatakan normal bila kadarnya 2,4–6,0 mg/dL pada wanita, dan 3,4–7,0 mg/dL pada pria. Bila asam urat berada di angka yang lebih tinggi daripada itu, medis menyebutnya sebagai hiperurisemia. Kondisi ini bisa terjadi jika Anda mengonsumsi makanan yang tinggi purin, seperti:

  • Semua bagian dalam tubuh hewan (jeroan)
  • Ekstrak dan saus daging
  • Makanan laut, termasuk salmon, udang, kerang, lobster, dan sarden
  • Daging merah
  • Ragi dan ekstrak ragi, seperti minuman alkohol atau bir
  • Asparagus, bayam, kacang-kacangan, kacang polong, lentil, oatmeal, kembang kol, dan jamur

Selain akibat konsumsi makanan yang mengandung purin, asam urat tinggi juga bisa terjadi akibat penyakit lain yang membuat ginjal kehilangan fungsinya untuk membuang asam urat keluar dari tubuh.

Komplikasi asam urat tinggi

Asam urat tinggi yang kadarnya melebihi 7 mg/dL dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Hal yang paling sering terjadi adalah terbentuknya gout artritis dan batu ginjal.

  • Gout artritis

Gout merupakan salah satu bentuk radang sendi (artritis), di mana terjadi akibat adanya kristal asam urat di sendi. Keadaan ini menyebabkan nyeri yang intens, khususnya di jempol kaki, pergelangan kaki, seluruh bagian kaki, tangan, lutut dan pergelangan tangan. Selain nyeri, gout juga bisa menyebabkan bengkak, kemerahan, dan rasa tidak nyaman di sendi hingga dapat membatasi rentang gerak.

  • Batu ginjal

Batu ginjal atau nefrolitiasis adalah kondisi yang terjadi ketika limbah zat dalam darah yang disaring ginjal mengalami pengendapan dan lama-kelamaan menjadi kristal. Salah satu hal yang melatari terjadinya kondisi tersebut adalah asam urat tinggi.

Beberapa keluhan yang terjadi akibat adanya batu ginjal, yaitu nyeri hebat yang hilang timbul pada punggung bawah, terdapat darah pada urine, muntah, sakit perut bagian samping, peningkatan frekuensi berkemih, dan terasa sakit saat buang air kecil.

Selain yang telah disebutkan, penelitian juga menyebut bahwa asam urat tinggi yang terjadi secara tidak terkendali dapat menyebabkan peningkatan risiko kematian akibat penyakit pembuluh darah (kardiovaskular), seperti gagal jantung kongestif dan stroke.

Kadar asam urat darah tinggi bahkan berdampak lebih besar pada kematian diantara orang-orang dengan tekanan darah tinggi dan diabetes.

Cegah dengan cara ini

Asam urat tinggi bisa dicegah. Tindakan yang bisa Anda lakukan untuk itu, di antaranya:

  • Batasi atau hindari makanan yang mengandung tinggi purin
  • Minum 2–3 liter air putih per hari
  • Hindari konsumsi kafein berlebih, dan minuman alkohol sama sekali
  • Hindari konsumsi obat-obatan yang dijual bebas secara berkelanjutan
  • Kontrol berat badan agar tetap berada di rentang normal
  • Periksa ke dokter untuk mendapatkan obat asam urat yang sesuai dengan kebutuhan.

Asam urat adalah sebuah zat yang kadarnya harus dipertahankan pada rentang normal. Jika tidak demikian, risiko Anda untuk mengalami komplikasi merugikan kesehatan – bahkan bisa mengancam keselamatan jiwa – akan meningkat berlipat ganda.

(NB/ RVS)