Menghilangkan Bunion Tanpa Operasi

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 11 Apr 2019, 16:20 WIB
Salah satu gangguan kesehatan pada kaki adalah bunion. Bisakah menghilangkan bunion dilakukan secara alami atau tanpa tindakan operasi?
Menghilangkan Bunion Tanpa Operasi (tetiana_u/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tahukah Anda apa itu bunion? Kondisi ini biasanya ditandai tulang yang seperti terlihat menonjol pada sisi jempol kaki. Untuk menghilangkan bunion, biasanya orang menjalani tindakan operasi. Mengenai penyakit ini, dr. Anita Amalia Sari dari KlikDokter memberikan penjelasan.

"Pada dasarnya, bunion adalah benjolan dari tulang yang terbentuk pada sendi dari dasar ibu jari kaki. Bunion terbentuk ketika ibu jari mendesak jari di sebelahnya, sehingga membuatnya menjadi lebih besar dan menonjol," ujar dr. Anita.

Biasanya, kulit di area yang membentuk bunion cenderung terlihat lebih merah karena peradangan. Disebutkan bahwa menggunakan sepatu hak tinggi adalah penyebab paling sering dari bunion ini. Yang harus diingat, bunion bukan tulang yang tumbuh di kaki.

Risiko dan gejala bunion

Melansir dari Reader's Digest, bunion sebenarnya masalah yang terjadi pada tulang metatarsal, yakni tulang panjang pada kaki.

Secara mudahnya, tulang metatarsal pertama yang terletak di belakang jempol kaki bergeser keluar. Hal ini yang kemudian menyebabkan kesalahpahaman bahwa bunion dianggap sebagai pertumbuhan tulang di bagian dalam kaki.

Meskipun risiko berkembangnya bunion meningkat dengan bertambahnya usia, penelitian memperkirakan bahwa hampir 1 dari 4 orang antara usia 18 sampai 65 memiliki Bunion. Bagi mereka yang berusia di atas 65 tahun, risiko bisa semakin meningkat, yakni bisa 2 dari 3 orang memilikinya, dan bahkan lebih.

Apa yang terjadi pada bunion sebagian muncul karena genetika. Tetapi wanita lebih mungkin terkena karena kebiasaan mengenakan sepatu hak tinggi. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh Miguel Cunha, DPM, ahli penyakit kaki sekaligus pendiri Gotham Footcare di New York City, Amerika Serikat.

"Sepatu hak tinggi mendorong jempol kaki Anda ke luar, sehingga menciptakan ketidakseimbangan yang membuat tulang metatarsal bergeser ke dalam," ucapnya.

1 of 3

Kenali tanda-tanda bunion

Biasanya, tanda-tanda bunion tersebut bisa terlihat sangat jelas. Jika kaki Anda, terutama di bagian dekat jempol, seperti ada tulang menonjol, bisa jadi tonjolan tersebut diakibatkan oleh bunion.

Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons, gejala bunion termasuk rasa sakit dan nyeri, terdapat kemerahan dan peradangan, rasa tidak enak pada benjolan (terutama saat memakai sepatu), atau kekakuan pada persendian.

Menurut Dr. Cunha, deteksi dini adalah kunci dari kesembuhan bunion agar tidak semakin memburuk dari waktu ke waktu. Perawatan yang perlu dilakukan juga tergantung pada tingkat rasa sakit Anda.

Cunha merekomendasikan memeriksa tingkat rasa sakit dengan skala 1 hingga 10. Bila rasa sakit ada pada angka 10, maka bunion sudah termasuk parah. Namun, jika bunion menunjukkan rasa nyeri kurang dari 5 atau 6, perawatan konservatif dan non-bedah dapat dilakukan untuk mengatasinya.

Bisakah bunion hilang tanpa operasi?

Hingga kini, cara paling efektif untuk menghilangkan bunion adalah dengan tindakan operasi. Namun, bila belum terlalu parah, beberapa upaya bisa dilakukan tanpa operasi untuk meredakannya.

Pada dasarnya, beberapa perbaikan dapat meminimalkan ketidaknyamanan Anda, yakni dengan mengobati peradangan di sekitar sendi dan mengurangi iritasi pada saraf dan jaringan lunak. Cobalah beberapa tips berikut ini selama beberapa minggu untuk melihat apakah ada peningkatan gejala atau tidak:

  • Hindari sepatu hak tinggi

Sepatu hak tinggi akan membuat bunion semakin parah. Sebab, sebagaimana diketahui, bunion muncul karena penggunaan sepatu hak tinggi.

“Memakai sepatu hak tinggi tidak hanya akan terasa buruk dalam jangka pendek, tetapi juga akan memperburuk kondisi bunion dalam jangka panjang, bahkan menjadi semakin parah,” kata Dr. Cunha. Hal lain yang dapat membantu adalah hindari tren mengenakan sepatu tanpa kaus kaki.

  • Cerdas saat berbelanja sepatu

Cobalah sepatu saat larut malam, yakni saat kaki Anda dalam kondisi paling besar. Hal ini untuk memastikan sepatu Anda tetap nyaman digunakan kapan saja. Pilihlah sepatu yang memiliki jarak antara jempol dengan ujung sepatu untuk memberikan sedikit kelegaan. Jangan memilih sepatu yang terlalu sempit.

2 of 3

Selanjutnya

  • Pertimbangkan bentuk sepatu melengkung

Jika memiliki kaki yang rata, bisa jadi Anda lebih rentan terhadap bunion. Dalam hal ini, menurut Dr. Cunha, sisipan lengkungan (atau sepatu yang secara khusus dirancang dengan lengkungan) dapat membantu meredakan bunion tersebut. Selain itu, Anda juga dapat berkonsultasi dengan podiatris (ahli kaki) alat bantu khusus (orthotics).

"Orthotics tidak mengoreksi bunion, tetapi setidaknya membantu Anda dapat berjalan dengan nyaman, dan memperlambat perkembangan bunion," katanya.

  • Coba bantuan alat khusus

Ada satu jenis alat khusus yang bisa Anda coba saat memiliki bunion, yakni "splint bunion" atau pelurus jempol kaki yang dapat Anda temukan di apotek. Namun perlu diingat, alat ini tidak serta-merta menyingkirkan bunion.

"Ada harapan bahwa alat ini akan memperbaiki bunion. Tetapi, splint bunion tidak bisa melakukannya. Alat ini menggeser bunion lebih ke dalam untuk penyelarasan otot dan jaringan lunak, tetapi sifatnya hanya sementara,” kata Dr. Cunha.

Meski dapat meningkatkan kenyamanan otot dan jaringan lunak saat digunakan, tetapi bunion itu akan muncul kembali segera setelah Anda melepas splint bunion.

  • Berikan kaki kompres dengan es batu

Dr. Cunha menyarankan Anda untuk merawat kaki yang sakit dan kemerahan karena peradangan dengan kompres es batu, pijatan kaki yang bagus, dan jika perlu dengan mengonsumsi ibuprofen untuk mengurangi pembengkakan.

Demikianlah beberapa cara untuk membantu Anda meredakan bunion tanpa operasi. Menghilangkannya tanpa operasi adalah hal yang tak bisa dilakukan. Akan tetapi, mengurangi keparahan bunion bisa dilakukan dengan cara-cara di atas.

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓