Kebutuhan Nutrisi Saat Hamil yang Harus Dipenuhi

Oleh dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons pada 12 Apr 2019, 08:00 WIB
Demi kesehatan diri dan perkembangan janin yang sempurna, inilah kebutuhan nutrisi saat hamil yang harus dipenuhi!
Kebutuhan Nutrisi Saat Hamil yang Harus Dipenuhi (YAKOBCHUK VIACHESLAV/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Kehamilan merupakan suatu proses pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam rahim ibu. Kehamilan normalnya terjadi hingga cukup bulan, yaitu kurang lebih sembilan bulan. Satu-satunya jalan untuk janin mendapatkan nutrisi hanya dari sang ibu yaitu melalui plasenta, sehingga apa pun yang ibu hamil konsumsi dapat memengaruhi janin. Supaya ibu hamil terus sehat dan janin berkembang dengan sempurna, ada beberapa kebutuhan nutrisi saat hamil yang harus dipenuhi.

Hubungan antara asupan makanan sang ibu dan kesehatan sang janin tak bisa dipisahkan. Jika pola makan ibu hamil sehat dan bergizi komplet, tentunya janin akan tumbuh dan berkembang secara optimal. Jika ini dipastikan, kesehatan anak di masa mendatang pun bisa terjamin.

Kebutuhan nutrisi ibu hamil sedikit lebih banyak dibandingkan sebelum hamil. Ingat, hanya sedikit lebih banyak, ya! Jadi, jangan sampai Anda beranggapan bahwa ibu hamil makan untuk dua orang, sehingga porsinya atau frekuensinya harus dua kali lebih besar. Berikut ini adalah kebutuhan nutrisi saat hamil.

  1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan kebutuhan nutrisi dasar tubuh untuk mendapatkan energi. Pada saat tidak hamil, kebutuhan kalori biasanya adalah 2.000 kalori per hari. Namun, pada saat hamil, kebutuhan kalori ini meningkat. yaitu sebanyak 2.200 kalori untuk trimester pertama dan 2.500 kalori untuk trimester kedua dan ketiga.

Sumber karbohidrat yang bernutrisi bisa didapatkan dari nasi, singkong, jagung, ibu, kentang, dan sebagainya.

  1. Protein

Protein juga merupakan asupan utama yang sangat penting untuk pertumbuhan jaringan tubuh janin, terutama otak. Kebutuhan protein harian wanita dewasa adalah sekitar 46 gram per hari. Sedangkan untuk ibu hamil, kebutuhan akan protein meningkat menjadi 75-100 gram per hari.

Sumber protein yang bernutrisi bisa didapatkan dari hewan seperti daging, ayam, telur, dan susu, serta sumber protein nabati seperti tahu, tempe, kacang-kacangan, dan lain lain.

  1. Asam folat

Memenuhi asam folat saat hamil juga krusial. Pasalnya, kekurangan asam folat dapat berisiko bayi cacat lain seperti spina bifida. Kebutuhan asam folat ibu hamil adalah 400-600 mcg. Asam folat bisa didapatkan dari berbagai makanan seperti hati sapi, bayam dan sayuran berwarna hijau lainnya, sereal, dan kacang-kacangan. Jika Anda tidak yakin bisa memenuhi kebutuhan asam folat harian yang dibutuhkan, Anda bisa mengonsumsi suplemen asam folat tambahan.

Apabila Anda sudah pernah memiliki bayi dengan cacat lahir spina bifida, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dulu mengenai asupan asam folat sebelum hamil.

  1. Kalsium

Kebutuhan harian ibu hamil akan kalsium adalah sekitar 1.000 mg. Kalsium dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan tulang janin dan menjaga massa tulang sang ibu. Kalsium bisa didapatkan dari sayuran hijau, kentang, susu, dan produk olahan susu lainnya.

  1. Zat besi

Zat besi berhubungan dengan sel darah merah, sehingga memenuhi kebutuhannya dapat mencegah anemia. Anemia saat hamil dapat berbahaya karena mengurangi asupan oksigen ke janin. Ketika hamil, kebutuhan zat besi harian adalah 27 mg. Sumber yang kaya akan besi adalah brokoli, bayam dan sayur berdaun hijau lainnya, daging, ikan, ayam, dan kuning telur.

  1. Vitamin C

Vitamin C penting untuk penyembuhan luka, perkembangan tulang dan gigi, serta proses metabolisme. Kebutuhan harian vitamin C pada ibu hamil adalah 85 mg. Vitamin C bisa Anda dapatkan dari aneka sayur dan buah. Sumber vitamin C yang baik antara lain brokoli, brussel sprout, kembang kol, paprika hijau, kubis, jeruk, jambu biji, melon, pepaya, kiwi, stroberi, dan lain-lain.

Kenapa kebutuhan nutrisi saat hamil harus dipenuhi? Jika sampai terjadi kekurangan gizi atau malnutrisi selama kehamilan, maka dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ vital dan bisa mengakibatkan komplikasi kesehatan yang serius bagi ibu hamil dan janin. Karenanya, jangan bosan atau malas, ya, untuk selalu memenuhi nutrisi kehamilan agar Anda senantiasa sehat dan bahagia, janin pun bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal.

(RN/ RVS)