Efektivitas Sandal Refleksi untuk Nyeri Sendi

Oleh dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons pada 15 Apr 2019, 11:15 WIB
Sandal refleksi, konon efektif dalam mengatasi nyeri sendi. Temukan faktanya di sini.
Efektivitas Sandal Refleksi untuk Nyeri Sendi (Siam.pukkato/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Nyeri sendi bisa sangat mengganggu aktivitas dan pergerakan para penderitanya. Tak jarang, sandal refleksi dipilih untuk membantu masalah nyeri yang ada. Akan tetapi, apakah penggunaan sandal ini efektif mengatasi masalah nyeri sendi?

Nyeri sendi adalah rasa sakit pada bagian tubuh yang menghubungkan tulang dengan tulang. Sakit yang dirasakan dapat menyebabkan pergerakan dan kualitas hidup penderitanya terganggu. Nyeri yang dirasakan bisa berlangsung singkat atau lama, dengan tingkat keparahan rasa sakit yang bervariasi –mulai dari ringan, menengah, hingga berat.

Sandal refleksi efektif redakan nyeri?

Sandal refleksi memiliki desain khusus dengan tonjolan yang mengikuti letak titik refleksi telapak kaki. Telapak kaki menjadi bagian tubuh yang penting karena di sana ada banyak pembuluh darah yang bertugas menyebar darah. Jika darah terhambat maka akan ada banyak masalah pada organ tubuh lainnya.

Nah, ketika Anda menggunakan sandal tersebut untuk berjalan, maka secara otomatis berat badan akan memberi tekanan pada titik refleksi pada sandal refleksi. Sandal refleksi yang sama efektifnya dengan pijat refleksi adalah salah satu alternatif penghilang rasa sakit untuk kondisi umum seperti osteoartritis.

Cara kerja sandal ini adalah dengan menekan titik refleksi pada telapak kaki yang terhubung dengan aneka organ tubuh. Sandal refleksi memang didesain khusus dengan tonjolan yang bisa mengikuti letak titik refleksi telapak kaki.

Saat sandal digunakan berjalan, maka berat badan akan memberi tekanan di titik refleksi pada sandal refleksi. Saat itulah rangsangan efek positif terhadap organ refleksi berjalan.

Penelitian menemukan, mereka yang menggunakan sandal atau melakukan refleksi akan lebih sedikit merasakan rasa sakit (40 persen), dan mampu menahan rasa sakit lebih lama (45 persen). Para peneliti, dari University of Portsmouth, mengatakan ini adalah pertama kalinya terapi tersebut diuji secara ilmiah sebagai pengobatan untuk nyeri akut.

1 of 2

Manfaat sandal refleksi

Tak hanya sekadar meringankan nyeri sendi, beberapa manfaat dapat Anda dapatkan dari penggunaan sandal refleksi, yaitu:

  • Meningkatkan sirkulasi darah

Semakin banyak sirkulasi darah yang dialirkan, akan semakin baik kerja aliran darah dan dalam pembuluh limfatik. Dengan meningkatnya aliran darah, tubuh akan semakin mampu membuang racun yang membantu tubuh untuk menghilangkan berbagai penyakit.

  • Detoks

Refleksi atau sandal refleksi dapat membantu proses detoksifikasi yang lebih baik, terutama pada organ-organ penting seperti jantung, paru-paru, sistem endokrin, dan lain-lain. Semua organ tubuh akan bekerja dengan sangat efisien bila detoksifikasi terjadi.

  • Membantu menghilangkan rasa sakit

Penekanan titik-titik refleks antara jari telunjuk dan ibu jari dapat membantu menghilangkan rasa sakit. Penekanan sekitar 1-2 menit di titik tersebut efisien dalam menghilangkan rasa sakit, terutama nyeri sendi.

  • Stres berkurang

Sandal refleksi bekerja pada titik yang memengaruhi kerja sistem endokrin, terutama adrenal. Jika bekerja dengan baik, penekanan pada titik-titik itu dapat memberikan hasil, yaitu berkurangnya stres karena tubuh akan menjadi lebih rileks dan nyaman.

  • Kualitas tidur meningkat

Proses detoks yang diaktifkan dengan terapi penekanan pada titik-titik refleks di kaki dapat menyebabkan tidur nyenyak. Hal ini sekaligus membantu meredakan gejala-gejala yang menimbulkan masalah tidur bagi pasien.

  • Kurangi respons auto-imun

Sandal dan pijat refleksi membantu menyeimbangkan semua sistem tubuh. Kondisi autoimun umumnya mendapat manfaat dari menggunakan teknik ini.

Sandal refleksi banyak dimanfaatkan sebagai terapi kesehatan yang mudah, murah, dan praktis. Para pemiliki masalah nyeri sendi dapat menggunakan terapi ini secara rutin di rumah. Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter terkait hal ini.

[HNS/ RH]

Lanjutkan Membaca ↓