6 Kesalahan yang Bikin Rambut Cepat Rusak

Oleh Rieke Saras pada 22 Apr 2019, 15:40 WIB
Merawat rambut diperlukan ketelatenan agar tak cepat rusak dan menua. Caranya, hindarilah kesalahan-kesalahan berikut ini.
6 Kesalahan yang Bikin Rambut Cepat Rusak (Sondem/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Ketika masa menopause tiba, rambut Anda dapat menipis serta tampak lesu. Kondisi ini bisa menjadi lebih parah jika Anda tak berhati-hati dalam merawat rambut. Kebiasaan-kebiasaan tertentu, misalnya berkeramas setiap hari, dapat membuat rambut Anda rusak dengan lebih cepat.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, penipisan rambut saat menopause dapat terjadi di depan, samping, dan atas kepala. “Rambut yang rontok ini disebabkan hormon yang tidak seimbang. Secara spesifik, berhubungan dengan produksi estrogen yang rendah.”

Dilansir Reader’s Digest, ini adalah hal-hal yang dapat membuat rambut Anda cepat rusak:

1. Mengikat rambut setiap saat

Gaya rambut ponytail memang praktis dan cute. Tapi menguncir rambut setiap hari bisa membuat rambut Anda lebih menipis. “Jika Anda mengikat rambut terlalu kencang, hal ini akan sangat menekan folikel,” kata Nunzio Saviano, pendiri Nunzio Saviano di New York.

Seiring berjalannya waktu, folikel bisa menyerah, dan helai-helai rambut Anda akan terus berjatuhan. Jadi, tahanlah diri untuk tidak mengikat rambut kecuali benar-benar butuh. Saat berolahraga, longgarkan sedikit kunciran rambut Anda untuk mencegah stres pada akar rambut.

2. Terlalu sering terpapar sinar matahari

Apa jadinya bila kulit terus-menerus terpapar sinar matahari tanpa perlindungan tabir surya? Efeknya bisa berbahaya, karena kulit bisa terbakar hingga terkena risiko kanker. Sama juga dengan rambut. Kerusakan yang ditimbulkan akibat sinar UV dapat mengeringkan helai-helai rambut dan membuat warna rambut memudar.

Ahli dermatologi Tsippora Shainhouse, MD, FAAD, menganjurkan mengenakan topi yang lebar untuk menghalangi sinar UV yang berbahaya. “Topi lebar bisa menjaga wajah, telinga, dan kulit kepala dari matahari,” katanya.

3. Menggunakan sisir yang salah

Sisir plastik mungkin murah, tapi tidak memberikan manfaat bagi rambut Anda. Jenis sisir tersebut bisa dengan mudah merusak rambut. “Sebagai gantinya, belilah sisir bulu babi (boar bristle brush) yang akan merangsang kulit kepala tanpa merusak rambut Anda,” saran Laura Burns, penata rambut yang tinggal di New York. Itu karena sikat bulu babi meluncur melewati rambut dan tidak menariknya.

4. Keramas setiap hari

Seperti kulit, tekstur rambut bisa berubah seiring bertambahnya usia. Agar rambut tetap sehat, salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan tidak terlalu sering keramas. Bersihkan rambut hanya dua atau tiga kali per minggu, dan gunakan sampo yang lembut. Shainhouse mengatakan, sampo bebas sulfat dan kondisioner bisa membantu meminimalkan kekeringan pada kulit kepala dan rambut.

5. Kurang nutrisi

Menopause menyebabkan rambut menipis akibat penurunan kadar estrogen, dan ini termasuk normal. Tapi beberapa wanita mengalami masalah yang lebih ekstrem, yakni kebotakan. Mengonsumsi makanan kaya besi dan kalsium seperti bayam, produk susu, dan telur dapat membantu mengembalikan ketebalan rambut Anda.

6. Tidak memperhatikan perawatan kulit kepala

Menjaga kesehatan kulit kepala dan folikel rambut tak boleh dilupakan. Karena semakin Anda bertambah usia, semakin Anda kehilangan pembuluh darah kecil di kulit kepala. Artinya, folikel rambut Anda tidak mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan. Salah satu cara mudah untuk membuat darah terus mengalir adalah dengan menyisirnya secara rutin.

Jarang berolahraga, terlalu sering menggunakan dry shampoo, terlalu banyak menggunakan produk rambut, serta mencatok rambut setiap hari juga dapat membuat rambut cepat rusak. Memiliki rambut yang sehat saat Anda memasuki masa menopause bukanlah hal yang mustahil. Untuk itu, hindari sejumlah kondisi dan kebiasaan yang telah dipaparkan di atas.

[RS/ RVS]