Kenali Gejala Gangguan Lambung yang Sempat Menyerang Sandiaga Uno

Oleh dr. Nadia Octavia pada 23 Apr 2019, 16:30 WIB
Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, sempat mengalami gangguan lambung beberapa hari lalu. Apa saja gejalanya?
Kenali Gejala Gangguan Lambung yang Sempat Menyerang Sandiaga Uno (Tefi/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sandiaga Uno diberitakan sakit sejak Rabu, 17 April 2019, seperti dilansir dari Liputan6.com. Cawapres nomor urut 02 tersebut pun tak dapat menghadiri acara syukuran kemenangan yang digelar di rumah Prabowo. Usai diperiksa oleh tim dokter, Sandiaga diketahui mengalami gangguan lambung dan radang tenggorokan.  Bahkan sempat mengalami cegukan parah. Namun saat ini kondisinya telah membaik dan sudah mulai bisa beraktivitas kembali.

Meski tidak diketahui secara pasti jenis gangguan lambung yang dialami oleh Sandiaga, tetap penting untuk mengenali gejala dari gangguan lambung ini. Ada banyak gangguan yang dapat menyerang lambung. Mulai dari infeksi lambung, peradangan lambung, hingga keganasan di lambung. Gejala yang ditimbulkan pun dapat berbeda-beda tergantung penyebabnya.

Berikut beberapa penyakit yang dapat terjadi di lambung termasuk gejalanya:

1. Sakit mag

Di dalam dunia kedokteran, sakit mag disebut dengan gastritis. Ini adalah suatu peradangan yang terjadi di lambung akibat pengeluaran asam lambung yang berlebih. Umumnya mag akan menimbulkan gejala nyeri ulu hati, mual, kembung, dan muntah.

Sakit mag dibedakan menjadi mag akut dan kronis. Sakit mag akut dapat disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu (golongan OAINS), infeksi bakteri (paling sering H. pylori), virus, jamur dan parasit. Selain itu, mag yang akut juga bisa dipicu oleh stres, paparan radiasi, ataupun konsumsi alkohol.

Sedangkan sakit mag kronis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, penyakit autoimun, penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang, refluks cairan empedu, dan lainnya.

2. GERD atau gastroesophageal reflux disease

GERD merupakan penyakit saluran cerna bagian atas yang terjadi karena asam lambung dengan derajat keasaman yang tinggi naik ke kerongkongan. Gejala GERD hampir mirip dengan gejala sakit mag seperti adanya nyeri ulu hati, mual atau muntah.

Namun pada penyakit GERD, biasanya juga disertai keluhan dada terasa terbakar (heartburn). Ini dikarenakan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan tetapi juga hingga ke mulut. Hal ini juga yang membuat seseorang dengan GERD mengalami rasa asam pada bagian belakang mulut. Tak hanya itu, seseorang dengan GERD juga bisa mengalami sesak napas.

3. Kanker lambung

Kanker lambung adalah penyakit yang disebabkan oleh sel-sel ganas yang terbentuk di lapisan lambung. Penyebab dari kanker lambung sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Namun terdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko penyakit kanker lambung. Salah satunya adalah infeksi dari bakteri H. pylori, yang menimbulkan luka pada lambung (tukak lambung).

Gastritis, anemia kronis, dan polip lambung juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker lambung. Sering kali pada stadium awal kanker lambung tidak menimbulkan tanda atau gejala apa pun. Namun jika kanker sudah berkembang, maka bisa menimbulkan keluhan seperti nyeri perut, mual atau muntah, perut kembung, nafsu makan menurun, gangguan BAB, pembengkakan pada perut, wajah terlihat pucat (karena anemia), dan lainnya.

Tiga gangguan yang telah dijelaskan di atas dapat terjadi di lambung. Gejalanya pun dapat berbeda-beda pada tiap orang. Untuk itu, segeralah periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala-gejala gangguan lambung. Nantinya dokter akan mendiagnosis dan memberikan penanganan yang tepat, termasuk apakah Anda bisa tetap beraktivitas atau malah istirahat total seperti yang sempat dialami Sandiaga Uno beberapa hari lalu.

[RS/ RVS]