Ayah Jessica Iskandar Jalani Operasi akibat Sakit Batu Ginjal

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 24 Apr 2019, 10:45 WIB
Batu ginjal bisa menyerang siapa saja, termasuk ayah dari Jessica Iskandar yang baru saja menjalani operasi akibat penyakit tersebut.
Ayah Jessica Iskandar Jalani Operasi akibat Sakit Batu Ginjal (Foto: @inijedar/Instagram)

Klikdokter.com, Jakarta Selebritas dan presenter Jessica Iskandar belum lama ini mengabarkan lewat akun Instagram-nya bahwa sang ayah, Hardi Iskandar, baru saja selesai menjalani operasi. Dikabarkan bahwa ayah dari artis yang sering disapa Jedar itu baru pulang dari salah satu rumah sakit di Penang, Malaysia, setelah menjalani perawatan akibat penyakit batu ginjal.

Kabar terkini yang dikutip dari laman Instagram pribadi Jessica, sang ayah kini sudah bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala. Ia menyebut bahwa ayahnya sudah bisa duduk dan berdiri.

Lebih lanjut, Jessica juga mengungkapkan bahwa ayahnya sempat dirawat selama dua hari di Penang sebelum akhirnya diperbolehkan untuk kembali ke rumah. Hal ini, kata Jessica, karena sang ayah mendapat pelayanan medis yang sangat baik.

Mengenal sakit batu ginjal

Sakit batu ginjal yang dialami oleh ayah Jessica Iskandar memang salah satu kasus gangguan ginjal yang sering terjadi. Menurut dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, batu ginjal merupakan penyakit yang disebabkan oleh pengendapan kristal di ginjal yang berlangsung menahun.

"Berdasarkan jenis komposisi kristalnya, batu ginjal dapat diklasifikasikan menjadi batu kalsium oksalat, kalsium fosfat, batu asam urat, batu struvit, dan batu sistin," tutur dr. Reza.

Penyakit batu ginjal itu sendiri lebih sering menyerang orang dewasa. Pengendapan kristal ini membutuhkan waktu yang lama untuk berproses hingga menjadi batu. Karenanya, batu ginjal jarang terjadi pada anak-anak, meski kemungkinan tersebut tetap ada.

Terkait gejala, batu ginjal tahap awal umumnya tidak menyebabkan keluhan yang berarti. Namun lama-kelamaan, ketika batu ginjal mulai membesar, keadaan tersebut dapat menyumbat saluran air kemih sehingga muncul gejala utama, yakni nyeri hebat pada perut bagian bawah dan punggung.

"Terkadang nyeri dapat menjalar hingga ke paha. Nyeri hebat tersebut disebut dengan istilah kolik," jelas dr. Reza.

Sebagai informasi, batu yang terjadi akibat penumpukan kristal sebenarnya tidak hanya bisa terbentuk di ginjal, tetapi juga dapat di sepajang saluran yang dilewati oleh urine seperti saluran ureter dan kandung kemih.

Adapun hal-hal yang menyebabkan terjadinya batu ginjal, yaitu:

  • Kebiasaan kurang minum air putih
  • Sering menahan buang air kecil
  • Kadar asam urat darah yang tinggi
  • Konsumsi kalsium dan vitamin C yang berlebihan
  • Kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda
  • Infeksi saluran kemih berulang
  • Adanya kelainan anatomis pada saluran kemih
1 of 2

Akibat batu ginjal yang tidak teratasi

Batu ginjal sangat perlu untuk segera diatasi. Jika tidak ditangani dengan benar dan dibiarkan terus berlanjut hingga batu berukuran sangat besar, dr. Reza mengatakan bahwa keadaan tersebut dapat berujung pada penurunan fungsi ginjal hingga berujung pada gagal ginjal.

Faktanya, salah satu penyebab gagal ginjal adalah masalah pada saluran kemih atau kelainan post renal. Sumbatan yang terbentuk akibat keadaan tersebut dapat berupa penyempitan saluran akibat infeksi berulang atau adanya batu di sepanjang saluran kemih.

"Sumbatan aliran urine juga dapat menyebabkan terjadinya gagal ginjal. Sumbatan tersebut menyebabkan hambatan, sehingga urine terus terbendung dan menyebabkan peningkatan tekanan pada ginjal," pungkas dr. Reza.

Batu ginjal merupakan jenis penyakit yang tidak segan-segan untuk mengincar setiap orang, tak terkecuali ayah Jessica Iskandar atau Jedar. Meski demikian, selama penyakit ini bisa dideteksi dini dan segera diatasi, terjadinya komplikasi bisa dicegah. Karenanya, jika Anda mengalami gejala-gejala yang mengarah pada penyakit batu ginjal, tak perlu ragu untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter.

(NB/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓