Perlukah Petugas KPPS Mendapat Vaksinasi Usai Pemilu?

Oleh dr. Fiona Amelia MPH pada 26 Apr 2019, 16:00 WIB
Apakah vaksinasi diperlukan untuk mencegah semakin banyaknya petugas KPPS yang jatuh sakit?
Perlukah Petugas KPPS Mendapat Vaksinasi Usai Pemilu? (Gempur-M-Surya/Liputan6)

Klikdokter.com, Jakarta Pemilu telah usai. Meski berjalan dengan aman dan kondusif, Pemilu tahun 2019 ini paling banyak memakan korban. Hingga Kamis (25/4), tercatat sebanyak 255 petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) meninggal dunia dan 1.470 yang jatuh sakit.

Melansir beberapa sumber, sebagian besar penyebab kematian dan kesakitan para petugas KPSS adalah akibat kelelahan dan stres. Kedua kondisi tersebut memang sangat mungkin terjadi lantaran sedari awal para petugas KPPS sudah banyak kurang tidur. Mereka harus mempersiapkan banyak hal sebelum hari pemungutan suara, harus bekerja lagi selama lebih dari 24 jam saat hari pencoblosan, dan mungkin hanya bisa beristirahat dengan mencuri-curi waktu.

Padahal, siklus 24 jam manusia dibagi menjadi tiga: 8 jam untuk kerja keras, 8 jam untuk kerja ringan, dan 8 jam untuk istirahat atau tidur. Jika pola tersebut tidak dipenuhi, metabolisme tubuh akan mengalami gangguan. Kondisi ini bisa menjadi semakin buruk dengan adanya stres psikologis yang tinggi.

Bagi yang masih sehat, tubuhnya mungkin masih mampu untuk mengompensasi gangguan yang terjadi. Namun, bagi yang sudah memiliki riwayat penyakit kronis seperti darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung, kelelahan bisa membuat gula darah tidak terkontrol, mengalami serangan jantung atau stroke, atau bahkan kematian.

Lebih mengenaskan lagi, beban kerja tinggi dan kurang tidur yang dialami petugas KPPS juga diiringi dengan asupan makanan yang kurang bergizi. Mereka hanya makan sekadar untuk membuat perut kenyang tanpa memperhatikan komposisi menu yang dikonsumsi. Alhasil, daya tahan tubuh bisa menurun dan kuman penyebab infeksi dapat dengan mudah menyebabkan penyakit.

1 of 2

Perlukah vaksinasi untuk petugas KPPS?

Dalam kondisi kelelahan kronis seperti yang dialami oleh petugas KPPS, infeksi paling sering menyerang saluran napas dan saluran cerna. Umumnya, infeksi-infeksi tersebut tidak mematikan. Namun, infeksi-infeksi tersebut bisa saja mengancam nyawa jika daya tahan tubuh sangat rendah, ditambah kualitas tidur yang buruk dan asupan gizi yang tidak memadai.

Sebagian kasus infeksi itu dapat dicegah atau dikurangi tingkat keparahannya melalui vaksinasi, di antaranya vaksin untuk radang paru (pneumonia), demam tifoid, dan hepatitis A. Tapi, ingat, satu vaksin hanya untuk satu penyakit dan tidak 100% mencegah kemunculan penyakit tersebut. Setidaknya, kalau sampai sakit, keluhannya tidak terlalu berat dan lebih cepat pulih.

Memperbaiki gaya hidup jauh lebih penting

Sesungguhnya, bagi para petugas KPPS, hal penting yang sebenarnya perlu dilakukan adalah memperbaiki gaya hidup yang sempat terganggu selama penyelenggaraan Pemilu. Upayakan agar beban kerja dan kehidupan pribadi kembali seimbang. Perhatikan kualitas dan kecukupan jam tidur, yakni 7–9 jam per hari. Usahakan juga agar makanan yang dikonsumsi terdiri dari menu yang bergizi seimbang.

Jika memiliki faktor risiko atau riwayat penyakit tertentu, segera kontrol ke dokter yang biasa merawat. Mungkin saja, parameter-parameter yang selama ini sudah mengalami perbaikan menjadi kembali memburuk dan perlu segera dikoreksi.

Tak kalah penting, yakni mengelola stres. Meski Pemilu secara resmi telah usai, bisa jadi masih ada petugas KPPS yang mengalami stres karena perlu pemungutan suara ulang atau mengalami masalah dalam perhitungan suara. Untuk itu, ada baiknya mengambil waktu untuk melakukan hobi di sela-sela kesibukan, serta rutin melakukan olahraga ringan selama 30 menit sehari.

Vaksinasi memang bisa menjadi jalan untuk mencegah kondisi sakit yang mungkin dialami petugas KPPS. Akan tetapi, hal tersebut bukanlah satu-satunya solusi. Akan lebih baik jika para petugas KPPS juga segera mengambil langkah untuk kembali menjalankan gaya hidup sehat yang sempat berubah selama Pemilu berlangsung.

(NB/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓