5 Alasan Anda Perlu Konsumsi Bawang Putih

Oleh Nur Budhi pada 01 May 2019, 16:00 WIB
Di balik kegunaannya sebagai bumbu dapur, bawang putih ternyata juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.
5 Alasan Anda Perlu Konsumsi Bawang Putih (Gamzova-Olga/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Bawang putih, salah satu jenis rempah yang mungkin sudah tak asing lagi bagi penduduk Indonesia. Memiliki aroma dan rasa yang khas, bawang putih sering digunakan sebagai bumbu dapur. Di balik itu, tahukah Anda bahwa bawang putih juga mengandung senyawa yang dapat menunjang kesehatan tubuh manusia?

Menurut penjelasan dr. Dina Kusumawardhani kepada KlikDokter, bawang putih telah diteliti memiliki kandungan vitamin B6, mangan, selenium, vitamin C, dan mineral penting lainnya.

“Bawang putih juga mengandung allicin yang mampu memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Zat ini juga yang menimbulkan bau tajam pada bawang putih,” tutur dr. Dina.

Khasiat bawang putih

Beragam penelitian pernah dilakukan untuk menelusuri manfaat bawang putih. Secara garis besar, studi-studi yang pernah dilakukan menyebutkan bahwa bawang putih bisa memberikan manfaat sehat berupa:

1. Mencegah pilek

Melansir Healthline, sebuah studi besar yang berlangsung selama 12 minggu menemukan bahwa suplementasi bawang putih dapat mengurangi kasus pilek sebanyak 63%. Selain itu, ditemukan juga bahwa orang-orang yang mengonsumsi suplementasi bawang putih bisa terbebas dari gejala pilek hanya dalam 1,5 hari saja.

Meski studi-studi tersebut masih belum dapat dijadikan acuan, bawang putih tetap dapat Anda jadikan sebagai pengobatan alami untuk mencegah sekaligus pilek maupun masuk angin (common cold).

2. Mengoptimalkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah awal mula penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke. Untungnya, risiko ini bisa diperkecil dengan konsumsi bawang putih setiap hari.

Penelitian menyebutkan, pemberian ekstrak bawang putih pada orang-orang yang mengalami hipertensi mampu menurunkan tekanan darah ke rentang optimal. Peneliti menyebut, 600–1500 miligram ekstrak bawang putih memiliki efek yang hampir serupa dengan obat Atenolol dalam hal mengurangi tekanan darah selama periode 24 minggu.

3. Menurunkan kadar koleterol

Selain obat-obatan, menurunkan kadar kolesterol juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi bawang putih. Pada suatu studi disebutkan bahwa ekstrak bawnag putih mampu mengurangi kadar kolesterol jahat dan kolesterol jahat (LDL) sekitar 10–15% pada orang-orang dengan kolesterol tinggi.

Kadar kolesterol jahat (LDL) yang rendah dikaitkan dengan risiko hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke yang lebih minimal.

4. Mencegah kanker paru

Konsumsi bawang putih mentah yang sudah dicuci bersih dikaitkan dengan penurunan risiko kanker paru. Mengutip pernyataan dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, hasil studi yang dilakukan di Jiangsu Provincial Center for Disease Control and Prevention menemukan bahwa responden yang mengonsumsi bawang putih mentah sebanyak dua kali dalam seminggu mengalami penurunan risiko kanker paru sebesar 44%.

“Oleh karena itu, jika Anda gemar makan bawang putih mentah, sebaiknya lanjutkan kebiasaan baik ini,” dr. Nadia memberikan saran.

5. Mengatasi infeksi jamur

Berdasarkan penuturan dr. Alberta Jesslyn Gunardi dari KlikDokter, kandungan allicin yang ada pada bawang putih mampu mengaktifkan enzim-enzim yang bertugas membuag racun dari dalam tubuh.

“Allicin itu sendiri merupakan antioksidan kuat yang dapat melawan radikal bebas menyebabkan kerusakan pada tubuh, termasuk pada organ hati,” ungkap dr. Jesslyn.

Ingin merasakan sendiri beragam kebaikan bawang putih? Cobalah untuk menjadikannya sebagai bahan yang hadir di dalam masakan atau menu harian Anda. Tapi jangan lupa untuk membatasi porsi konsumsi bawang putih agar tidak berlebihan, ya!

(NB/ RVS)