Menu Sahur Terbaik bagi Anda yang Mengidap Mag

Oleh dr. Melyarna Putri pada 07 May 2019, 09:30 WIB
Saat puasa Ramadan, Anda yang punya penyakit mag tentu perlu menu sahur yang tepat agar lambung tidak bermasalah.
Menu Sahur Terbaik bagi Anda yang Mengidap Mag (Pornprapa Korprasert/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Mag atau gastritis disebabkan oleh infeksi atau peradangan pada mukosa lambung. Infeksi ini paling sering diakibatkan oleh bakteri Helicobacteri pylori. Gejala paling sering yang dikeluhkan penderitanya adalah nyeri dan rasa tidak nyaman di perut. Oleh sebab itu, penderita mag membutuhkan menu sahur yang tepat selama menjalankan puasa Ramadan agar kondisi lambungnya tak semakin parah.

Di kala mag menyerang, penderitanya dapat kehilangan selera makan, rasa tidak nyaman di kerongkongan, mual, dan muntah. Untuk mengurangi berbagai keluhan tersebut, salah satu caranya adalah dengan mengatur pola makan yang sedikit namun sering. Namun, hal ini tidak memungkinkan dilakukan saat puasa.

Menu sahur untuk penderita mag

Bagi Anda penderita mag yang ingin menjalankan ibadah puasa, peningkatan asam lambung adalah salah satu komplikasi yang dikhawatirkan. Nah, agar tetap bisa menjalani puasa tanpa keluhan mag, pilihlah menu sahur berikut ini yang tergolong aman bagi lambung Anda:

  1. Makanan yang berbumbu sederhana, tidak pedas atau asam

Makanan pedas, kaya bumbu dan asam akan cenderung mengiritasi saluran cerna Anda. Jadi, lebih baik hindari makanan yang mengandung tomat, jeruk, lemon, dan jeruk bali. Sebaliknya, Anda dapat memasak sendiri menggunakan bumbu sederhana seperti bawang putih, merica dan garam.

  1. Makanan dengan karbohidrat kompleks

Saat sahur, pilihlah menu yang mengandung karbohidrat kompleks, misalnya sereal, oatmeal, granola, atau nasi merah, dibandingkan karbohidrat sederhana seperti roti dan biskuit. Pemilihan jenis karbohidrat ini akan membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama.

  1. Kurma

Kurma adalah makanan kaya akan gula, serat, kalium, dan magnesium, sehingga baik untuk penderita mag.

  1. Kacang almond

Baik dikonsumsi dalam bentuk kacang-kacangan maupun susu, almond sama-sama baik bagi tubuh. Sebab, keduanya mengandung protein dan serat yang tinggi.

  1. Minuman jus, namun pilih yang tidak asam

Jus buah asli mengandung serat yang tinggi, sehingga membantu mempertahankan rasa kenyang.  Selain itu, buah juga mengandung kalium, sehingga baik dikonsumsi penderita mag. Beberapa buah yang direkomendasikan adalah melon dan pisang. Keduanya bersifat alkali, sehingga baik dikonsumsi untuk mengatasi keluhan mag.

  1. Sayuran

Makan sayuran yang cukup ketika sahur akan membantu mencegah asam lambung naik. Jenis sayuran yang bisa jadi pilihan Anda antara lain bayam, asparagus dan pakcoy.

Sebagai informasi, asparagus bersifat alkali, sehingga baik untuk kesehatan lambung. Selain itu, sayuran hijau seperti pokcoy juga membantu membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Bila Anda memiliki penyakit mag, deretan asupan di atas sangat baik untuk dikonsumsi sebagai menu sahur.

1 of 2

Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan

Selain menaruh perhatian pada makanan, ada beberapa hal yang juga perlu Anda terapkan bila ingin tetap menjalankan puasa tanpa keluhan mag. Berikut ini adalah diantaranya:

  • Makan sahur mendekati waktu imsak dan segerakan berbuka puasa bila sudah saatnya

Hindari tidur sesaat setelah sahur. Langsung tidur setelah makan sahur dapat meningkatkan risiko asam lambung naik ke kerongkongan. Kuncinya adalah makan sahur mendekati imsak.

Sebab, setelah imsak Anda akan menjalankan salat subuh. Sehingga, Anda memberi jeda pencernaan untuk menurunkan makanan. Dengan demikian tidak terjadi refluks atau naiknya kembali makanan ke kerongkongan.

  • Hindari merokok, minum kopi, soda, atau teh saat sahur

Rokok berhubungan dengan mag dan tukak lambung. Sedangkan kopi, soda, dan teh bersifat diuretik, yang akan membuat Anda lebih sering buang air kecil. Sehingga, mineral ikut terbuang bersama urine. Padahal, mineral tertentu dibutuhkan selama waktu panjang berpuasa.

Oleh sebab itu, usahakan hentikan kebiasaan Anda merokok dan minum kopi, soda atau teh, terutama saat sahur.

  • Hindari minum obat penghilang nyeri

Golongan obat penghilang nyeri seperti Non steroidal anti inflammatory drugs (NSAID) seperti metampiron cenderung mengiritasi mukosa permukaan lambung, sehingga memicu mag. Bila Anda merasa nyeri, ada baiknya periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih sesuai.

  • Minum obat mag ketika sahur

Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai perlu atau tidaknya minum obat mag ketika menjalankan puasa. Sebisa mungkin, konsumsi obat berdasarkan saran dokter, agar Anda terhindar dari efek samping yang justru dapat memperparah kondisi mag.

Penderita mag yang beragama Muslim dituntut untuk tetap bisa menjalankan ibadah puasa tanpa adanya keluhan. Kuncinya adalah pemilihan menu sahur maupun berbuka yang tepat. Sehingga, penderita tetap bisa berpuasa dengan nyaman selama bulan puasa. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan!

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓