9 Jenis Keputihan pada Wanita, Mana yang Berbahaya?
searchtext customer service

Jenis-Jenis Keputihan yang Perlu Anda Tahu

Wanita perlu tahu, keputihan ternyata terdiri dari berbagai jenis! Apa saja jenis-jenis keputihan? Mana yang berbahaya? Simak lengkapnya di sini.
Jenis-Jenis Keputihan yang Perlu Anda Tahu

Sebagian wanita menganggap keputihan sebagai kondisi yang biasa saja. Padahal, tidak semua keputihan sama.

Ada ciri keputihan tertentu yang merupakan tanda penyakit atau infeksi. Beberapa tanda adanya gangguan kesehatan tersebut adalah munculnya rasa gatal, panas, dan bau.

Perlu diketahui, pada dasarnya keputihan disebabkan oleh dua hal. Ada keputihan akibat faktor fisiologis dan faktor patologis. Keputihan fisiologis adalah kondisi normal yang terjadi akibat perubahan hormonal.

Keputihan fisiologis dapat disebabkan oleh, stres, kehamilan, pemakaian alat kontrasepsi, dan haid.

Sedangkan keputihan patologis disebabkan oleh kondisi medis yang dialami wanita, seperti infeksi bakteri, infeksi jamur, atau parasit.

Anda perlu mengenali apa saja jenis keputihan yang tidak normal. Dengan memahami kondisi jenis keputihan yang berbahaya, Anda dapat mendeteksi adanya penyakit secara lebih cepat.

Artikel Lainnya: Ciri-Ciri Keputihan Normal yang Harus Wanita Tahu

1 dari 10

1. Keputihan Berwarna Putih

Keputihan Berwarna Putih
loading

Keputihan berwarna putih dan kental adalah hal normal. Keputihan dengan tekstur kental sering kali dialami setelah wanita selesai haid.

Jika dipegang, keputihan ini cenderung terasa lengket. Anda perlu tahu, vagina akan mengeluarkan cairan yang normalnya berwarna putih jernih.

Bila menempel di pakaian dalam, cairan keputihan dapat berwarna kuning terang, teksturnya encer dan kental, tidak menimbulkan keluhan, dan tidak berbau.

Tak hanya itu, Anda juga dapat mengalami peningkatan jumlah cairan putih yang tebal sebelum dan sesudah menstruasi.

2 dari 10

2. Keputihan Serupa Putih Telur

loading

Anda juga bisa mengalami keputihan yang warnanya seperti putih telur. Warna keputihan yang jernih atau putih dengan tekstur seperti lendir merupakan jenis yang normal.

Keputihan seperti ini seringkali dialami beberapa hari sebelum ovulasi atau menandakan wanita sedang dalam masa subur.

3 dari 10

3. Keputihan Warna Abu-Abu

Keputihan Warna Abu-Abu
loading

Keputihan berwarna abu-abu merupakan jenis keputihan abnormal. Kondisi keputihan ini mungkin disebabkan oleh penyakit bacterial vaginosis (BV).

Artikel Lainnya: Bahaya di Balik Keputihan Menggumpal

4 dari 10

4. Keputihan Warna Kuning

loading

Keputihan yang berwarna kekuningan menandakan kondisi kesehatan organ intim yang tidak normal. Keputihan jenis ini bisa terjadi akibat adanya infeksi bakteri atau infeksi menular seksual.

5 dari 10

5. Keputihan Warna Cokelat

Ilustrasi Keputihan Warna Cokelat
loading

Keputihan berwarna cokelat dapat disebabkan oleh adanya darah. Jenis keputihan ini dikenal dengan istilah flek atau spotting.

Keputihan jenis ini bisa berkaitan dengan siklus menstruasi yang tidak teratur, tanda awal haid, kehamilan, keguguran, dan kondisi lain.

Jika keputihan berwarna cokelat terus muncul, sebaiknya segera memeriksakan diri  ke dokter. Sebab, hal tersebut bisa menjadi tanda adanya kanker rahim atau kanker serviks.

Selain itu, selama menopause, seorang wanita tidak boleh mengalami perdarahan vagina jenis apa pun. Adanya perdarahan selama masa menopause bisa menjadi tanda kanker rahim.

6 dari 10

6. Keputihan Warna Hijau

loading

Apabila mengalami keputihan berwarna hijau, Anda patut waspada. Sebab, keputihan berwarna hijau bisa menjadi tanda infeksi bakteri atau infeksi menular seksual seperti trikomoniasis.

Siapa pun yang mengalami keputihan hijau juga harus segera berkonsultasi dengan dokter.

Jika Anda didiagnosis menderita trikomoniasis, Anda akan diberikan antibiotik oleh dokter untuk mengobati kondisi tersebut.

Artikel Lainnya: Penyebab Keputihan pada Wanita

7 dari 10

7. Keputihan Warna Putih dan Menggumpal

Ilustrasi Keputihan Warna Putih dan Menggumpal
loading

Keputihan menggumpal dapat disebabkan oleh pertumbuhan jamur di vagina dalam jumlah yang berlebihan.

Gejala keputihan akibat infeksi jamur meliputi keluarnya cairan yang tebal, putih, dan bergumpal seperti susu basi.

Sekitar 90 persen wanita akan mengalami infeksi jamur di beberapa titik dalam hidup mereka. Infeksi jamur ini tidak menular.

Bila gejalanya tidak membaik meski sudah diobati atau mengalami lebih dari empat kali infeksi jamur dalam setahun, Anda harus berkonsultasi ke dokter.

8 dari 10

8. Keputihan Disertai Keluhan Bau

loading

Pada dasarnya, organ intim wanita memiliki bau yang khas dan itu normal. Namun, jika keputihan muncul disertai bau yang menyengat atau mengganggu, bisa saja Anda mengalami kondisi kesehatan yang berbahaya.

Misalnya saja, keputihan yang disertai bau amis atau busuk bisa menandakan adanya infeksi bacterial vaginosis (BV).

Keputihan berlebihan disertai bau busuk juga bisa menandakan adanya kondisi radang panggul.

Artikel Lainnya: Penyebab Keputihan Warna Putih Susu dan Cara Mengatasinya

9 dari 10

9. Keputihan Disertai Keluhan Gatal

Keputihan Disertai Keluhan Gatal
loading

Jenis keputihan normal umumnya tidak menimbulkan keluhan gatal. Oleh karena itu, waspadalah jika keluhan keputihan Anda disertai rasa gatal. Hal ini bisa menandakan adanya infeksi jamur, trikomoniasis, dan kondisi kesehatan lain.

Anda harus segera berobat ke dokter apabila mengalami keputihan abnormal. Sebab, keputihan bisa menyebarkan infeksi hingga ke organ dalam atau organ tubuh lainnya.

Keputihan abnormal dapat diobati sesuai penyebab dan di antaranya menggunakan obat antijamur, antibiotik, atau antiparasit.  Selama masa pengobatan, sebaiknya Anda menghindari hubungan seksual terlebih dahulu.

Kendati keputihan merupakan hal normal, namun jangan sampai lalai menjaga area kewanitaan anda.

Misalnya, segera ganti celana dalam saat berkeringat dan lembap, hindari penggunaan celana dalam yang ketat, serta hindari penggunaan produk pembersih yang dapat mengganggu pH vagina.

Baca Juga

Anda juga perlu membersihkan organ intim dari arah depan ke belakang atau dari vagina ke arah anus.

Itu dia beberapa jenis keputihan yang harus Anda tahu. Anda dapat membaca artikel kesehatan lainnya dengan mengunduh aplikasi KlikDokter. Untuk konsultasi dengan dokter langsung, Anda bisa menggunakan fitur LiveChat.

(OVI/AYU)

ARTIKEL TERKAIT

Ibu Hamil Keputihan, Apakah Berbahaya bagi Janin?

Info Sehat
08 Feb

Penyebab Keputihan Setelah Berhubungan Seks

Info Sehat
07 Feb

Cara Mengatasi dan Mencegah Infeksi Peritonitis

Info Sehat
13 Jan

Gejala HIV pada Kuku yang Mesti Anda Kenali dan Waspadai

Info Sehat
08 Jan

Tips Memilih Obat untuk Atasi Infeksi Jamur Kulit

Info Sehat
16 Des

REAKSI ANDA

2 KOMENTAR

Avatar
yuspenci masela
7 Bulan Lalu

saya lagih keputihan

Avatar
yuspenci masela
7 Bulan Lalu

cara hilangkan keputihan sata dok

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat