Nutrisi bagi Anda yang Baru Melahirkan seperti Meghan Markle

Oleh Ayu Maharani pada 08 May 2019, 15:20 WIB
Anda baru melahirkan seperti Meghan Markle? Kalau begitu, wajib hukumnya mengonsumsi nutrisi yang lengkap dan seimbang seperti berikut ini.
Nutrisi bagi Anda yang Baru Melahirkan seperti Meghan Markle (meghanmarklest/instagram.com)

Klikdokter.com, Jakarta Duchess of Sussex, Meghan Markle, baru saja melahirkan putra pertamanya pada Senin (6/5) lalu. Anda yang juga baru saja melahirkan seperti istri Pangeran Harry ini, tentu sedang melewati masa pemulihan. Untuk itu, Anda perlu mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mempercepat proses tersebut.

Selain itu, Anda juga harus memberikan ASI eksklusif kepada buah hati, sehingga tak ada alasan lagi untuk ogah-ogahan dalam memenuhi kebutuhan gizi diri sendiri.

Kira-kira, nutrisi apa sajakah yang dibutuhkan usai melahirkan?

Pentingnya protein setelah melahirkan lewat operasi caesar

Nutrisi yang diperlukan bagi ibu pasca melahirkan sebenarnya dapat disesuaikan dengan proses melahirkan yang dialaminya, misalnya saja lewat operasi Caesar. Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, penyembuhan luka operasinya dapat memakan waktu selama kurang lebih 6 minggu.

Untuk mendukung proses penyembuhan luka operasi, Anda perlu memperhatikan kebersihan luka operasi, membatasi aktivitas, dan asupan nutrisi yang seimbang. Salah satu nutrisi terpenting bagi ibu yang melahirkan secara Caesar adalah protein.

Makronutrien yang bisa didapatkan dari telur, daging merah, ikan, unggas dan kacang-kacangan tersebut sangat bisa membantu mempercepat proses penyembuhan. Jika ingin asupan protein yang lain, Anda juga bisa mengonsumsi protein shakes. Tapi, konsultasikan terlebih dulu kepada dokter tentang dosis yang tepat.

Nutrisi untuk ibu yang melahirkan secara normal

Lalu, bagaimana dengan ibu yang melahirkan secara normal? Apakah dia tidak membutuhkan protein dalam jumlah besar? Tentu saja bukan begitu. Anda tetap memerlukan protein untuk menguatkan kembali kondisi tubuh pascapersalinan. Bahkan, kalsium pun tak boleh dilupakan.

Sebab, ibu yang baru melahirkan – baik secara normal maupun operasi Caesar – membutuhkan 1.000 mg atau sekitar 3 gelas susu rendah lemak setiap harinya. Lalu, jangan lupakan juga asupan zat besi.

Ibu yang baru melahirkan setidaknya butuh 15 mg zat besi. Kebutuhan itu bisa diadapat dari makanan seperti daging merah atau unggas. Tujuannya agar tubuh bisa cepat mengganti sel-sel darah merah yang sempat berkurang saat melahirkan.

Sementara itu, hilangkan dulu pikiran untuk melakukan diet ketat pascapersalinan. Sebab, hal itu justru bikin kondisi kesehatan dan mood menurun. Jangan sampai asupan Anda kurang dari 1.800 kalori.

Menjaga kondisi tubuh usai melahirkan

Semakin sedikit asupan yang Anda makan, semakin sedikit pula ASI yang dihasilkan. Dampaknya bisa menjadi buruk pada kondisi kesehatan buah hati. Tak perlu takut semakin gendut, asalkan Anda rutin beraktivitas fisik.

Hindari bermalas-malasan di kasur dan sebaiknya makan dengan porsi dan gizi seimbang agar tubuh tidak semakin melar. Lagi pula, para ibu biasanya memang mengalami penurunan berat badan sekitar 2 kilogram setiap bulannya usai melahirkan.

Setelah mengetahui nutrisi apa saja yang sebaiknya tidak dilewati oleh ibu usai melahirkan, kini Anda harus tahu makanan atau minuman apa saja yang sebaiknya tidak dikonsumsi.

Jika Anda tetap memaksakan diri untuk mengonsumsi asupan di bawah ini, maka zat di dalamnya akan terserap juga oleh bayi melalui ASI dan akan memengaruhi kesehatannya.

Adapun pantangan makanan atau minuman yang sebaiknya dipatuhi, antara lain:

  • Hindari minuman beralkohol
  • Tidak mengonsumsi kafein lebih dari 3 gelas sehari
  • Sebaiknya tidak mengonsumsi ikan makarel atau tuna terlalu banyak (lebih dari 6 ons) karena mengandung merkuri.

Itulah panduan nutrisi bagi ibu baru melahirkan, seperti  Meghan Markle. Baik melahirkan secara normal maupun lewat operasi Caesar, keduanya sangat membutuhkan protein untuk mendukung proses pemulihan. Selain itu, imbangi pula dengan nutrisi dari makanan sehat lainnya.

[NP/ RVS]