Adakah Manfaat Jeroan untuk Kesehatan?

Oleh dr. Reza Fahlevi pada 05 May 2020, 09:34 WIB
Tak selamanya makan jeroan itu berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, lho. Berikut beberapa manfaat jeroan yang perlu Anda ketahui!
Adakah Manfaat Jeroan untuk Kesehatan?

Klikdokter.com, Jakarta Dalam ragam hidangan khas Indonesia, terasa kurang, ya, bila tidak ada jeroan. Lezat sekali rasanya ketika menyantap soto jeroan, sambal goreng ati, paru goreng, dan lainnya. Memang sering dianggap tidak menyehatkan, tapi pernahkah Anda mendengar tentang manfaat jeroan?

 

1 of 2

Manfaat Jeroan Bagi Kesehatan

Jangan menganggap remeh, jeroan pun memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Tak hanya di Indonesia, jeroan juga banyak dikonsumsi masyarakat di mancanegara. Lantas, apa manfaat makan jeroan yang bisa kita dapatkan?

1. Sumber Protein

Jeroan Merupakan Sumber Protein
Jeroan Merupakan Sumber Protein

Jeroan mengandung protein hewani, walaupun tidak sebanyak di dalam daging. Perlu diingat, sumber protein hewani lebih baik dibanding protein nabati. Protein hewani mengandung jenis asam amino esensial yang lebih lengkap.

Contoh jeroan yang banyak mengandung protein adalah lidah dan hati.

2. Sumber Lemak

Manfaat jeroan bisa didapat dari kandungan lemaknya yang tinggi. Lemak dibutuhkan oleh tubuh karena termasuk makronutrien.

Setiap harinya, tubuh membutuhkan 20%-25% asupan kalori dari lemak. Apalagi untuk anak di bawah 2 tahun, kebutuhan lemak lebih tinggi untuk pertumbuhan otak. Nah, jenis jeroan yang mengandung kadar lemak tinggi adalah otak.

Artikel lainnya: Jangan Sering Makan Jeroan Kalau Tak Mau Kena Sakit Ini

3. Mengandung Vitamin A

Ternyata, jeroan juga mengandung kadar vitamin A yang tinggi, lho. Vitamin A termasuk dalam antioksidan yang sangat baik untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh, mencegah penyakit kanker, dan menjaga kesehatan mata.

Vitamin A merupakan vitamin yang larut dalam lemak. Jadi, wajar bila jeroan kaya akan vitamin A, karena jeroan memiliki kandungan lemak yang tinggi.

4. Mengandung Vitamin B Kompleks

Ilustrasi Vitamin B Kompleks
Ilustrasi Vitamin B Kompleks

Manfaat jeroan sangat baik karena juga mengandung vitamin B kompleks yang tinggi, termasuk vitamin B2, B3, B6, dan B12.

Vitamin B memiliki banyak sekali manfaat, mulai dari membantu metabolisme tubuh agar stamina tubuh lebih baik, mencegah penyakit beri-beri dan anemia, menjaga kesehatan otak, hingga melindungi tubuh dari risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

5. Mengandung Co-Q10

Selain berbagai vitamin, jeroan juga kaya akan Co-enzyme Q10 atau yang biasa disingkat dengan Co-Q10. Kandungan ini juga memiliki fungsi penting bagi tubuh.

Co-Q10 adalah salah satu antioksidan yang bermanfaat untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh. selain itu, dapat mencegah berbagai penyakit yang diakibatkan oleh kadar zat oksidan berlebih dalam tubuh, seperti kanker atau penyakit jantung dan pembuluh darah.

Artikel lainnya: Mana Lebih Buruk untuk Kesehatan, Jeroan Sapi atau Ayam?

6. Mengandung Zat Besi

Kadar zat besi juga banyak terkandung dalam jeroan seperti hati. Zat besi telah diketahui sangat penting bagi tubuh untuk mencegah anemia.

Kekurangan zat besi merupakan penyebab anemia yang paling banyak ditemui di masyarakat. Untuk itu, mengonsumsi jeroan seperti hati adalah salah satu cara untuk mencegah anemia akibat kekurangan zat besi.

Manfaat jeroan yang mengandung zat besi juga bisa dirasakan oleh anak-anak. Pada anak, zat besi yang cukup sangatlah penting untuk membantu perkembangan otak.

7. Menyehatkan Kehamilan

Ilustrasi Jeroan Bisa Menyehatkan Kehamilan
Ilustrasi Jeroan Bisa Menyehatkan Kehamilan

Tak berhenti sampai di situ, masih ada lagi manfaat lain dari makan jeroan. Manfaat jeroan lainnya adalah menyehatkan kehamilan. Kandungan vitamin B6 di dalamnya dapat mencegah rasa mual pada kehamilan awal.

Selain itu, kandungan vitamin B12 dan zat besi di dalamnya dapat mencegah anemia pada ibu hamil. Bagi pria, jeroan juga dapat mengurangi risiko terjadinya disfungsi ereksi.

Nah, kini Anda telah mengetahui berbagai manfaat jeroan bagi kesehatan. Namun, Anda juga tidak boleh mengonsumsi jeroan secara berlebihan, ya!

Konsumsi jeroan yang terlalu banyak dapat meningkatkan kadar asam urat darah, dan menyebabkan dislipidemia (kadar lemak darah berlebih) terutama pada orang yang obesitas.

Boleh, kok, mengonsumsi jeroan, asal tidak terlalu sering. Disarankan untuk makan jeroan sesekali saja sebagai variasi dalam menu makanan Anda.

Ingat, sesuatu yang berlebihan tentu tidaklah baik. Jaga pola makan tetap sehat dan seimbang. Bila ingin berkonsultasi seputar gizi kepada dokter, gunakan fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(FR/AYU)

Lanjutkan Membaca ↓