Manfaat Minum Air Jahe bagi Kesehatan

Oleh Ayu Maharani pada 12 May 2019, 12:00 WIB
Anda mungkin sering minum wedang jahe. Tapi tahukah Anda apa saja manfaat minum air jahe ini bagi kesehatan?
Manfaat Minum Air Jahe bagi Kesehatan (Maya-Kruchankova/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Jahe dan olahannya – salah satunya air jahe – sudah dikenal sejak lama oleh masyarakat Indonesia. Apalagi di musim hujan atau musim pancaroba seperti sekarang, air jahe sering dikonsumsi untuk menghangatkan badan sekaligus meningkatkan daya tubuh. Intinya, manfaat minum air jahe bagi kesehatan bukan hal yang baru lagi.

Jahe memang memiliki aroma khas. Rimpang ini juga bersifat antiinflamasi dan bertindak sebagai antioksidan di dalam tubuh. Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Pain Medicine pada tahun 2015, mengonsumsi minuman yang terbuat dari bubuk jahe alami selama beberapa hari dapat membantu meredakan nyeri haid.

Hal itu lantas dibenarkan oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter. Menurutnya, jahe memang bisa mengatasi nyeri haid.

“Ada lagi manfaatnya selain bisa meredakan nyeri haid. Wedang jahe bisa pula untuk meringankan migrain serta meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui,” tambah dr. Sepri.

Tak hanya itu, ada pula studi yang mengatakan bahwa jahe dapat digunakan untuk membantu diet. Rempah ini berperan sebagai penekan nafsu makan sehingga Anda tak mudah tergiur untuk makan terlalu banyak.

Sebuah studi yang diterbitkan The Journal of Pain pada 2010 silam bahkan menyebut bahwa konsumsi jahe mentah dapat menurunkan rasa nyeri setelah berolahraga. Lebih dari itu, jahe juga sering digunakan untuk membantu meredakan gejala radang tenggorokan. Menurut dokter dan ahli gizi dari Center for Internal and Integrative Medicine in Alpharetta, Dr. Eddie Fatakhov, jahe sebenarnya mirip dengan keluarga Capsicium alias cabai, yang juga mampu meredakan rasa sakit.

Dikonsumsi mentah lebih baik

Satu senyawa yang bertanggung jawab atas semua khasiat yang ditawarkan oleh jahe adalah gingerol. Ini merupakan agen antiinflamasi yang kuat, sehingga mampu meredakan segala peradangan serta nyeri yang dirasakan oleh tubuh.

Ketika jahe itu sudah diolah atau dimasak, gingerol berubah menjadi zingerone. Senyawa tersebut tetap dapat meredakan peradangan dan nyeri tubuh, tapi kemampuannya tidak sekuat saat masih mentah (gingerol). Jadi, ketika Anda ingin membantu meredakan sakit perut, sakit haid, ataupun sakit tenggorokan, akan lebih baik bila jahe dikonsumsi saat masih segar.

Akan tetapi, bila Anda ingin tetap mengolahnya, yang bisa dilakukan adalah menjadikannya teh herbal dengan cara merebus atau menambahkan parutan jahe ke dalam air dingin. Jika ingin mendapatkan rasa yang lebih nikmat, cobalah gunakan madu dan lemon. Sebab, campuran jahe, madu dan lemon merupakan kombinasi yang baik dari segi rasa maupun khasiatnya.

Konsusinya tetap harus dibatasi

Meski memiliki segudang manfaat untuk kesehatan, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi jahe secara berlebihan. Cukup konsumsi satu cangkir saja, karena kalau terlalu banyak justru bisa menimbulkan rasa nyeri pada ulu hati. Sayang sekali ‘kan bila penghilang nyeri alami ini malah berubah menjadi penyebab nyeri pada ulu hati? Jadi, jangan konsumsi jahe lebih dari secangkir (2 gram) per hari, ya!

Manfaat minum air jahe bagi kesehatan memang sulit untuk ditolak. Jadi, sebelum Anda mengonsumsi obat-obatan untuk menghilangkan rasa sakit, cobalah untuk memanfaatkan jahe atau air jahe terlebih dahulu. Jika Anda sudah mengonsumsinya namun rasa sakit belum juga hilang, jangan ragu untuk konsultasikan kondisi Anda kepada dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

(NB/ RVS)