Penyebab Gigi Ngilu Setelah Dicabut?

Oleh drg. Wiena Manggala Putri pada 13 May 2019, 09:00 WIB
Anda merasakan gigi ngilu setelah dicabut? Hati-hati, mungkin ada masalah pada gigi Anda. Cek faktanya di sini.
Kenapa Gigi Ngilu Setelah Dicabut? (Vitalii Marchenko/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Pencabutan gigi adalah suatu prosedur perawatan yang paling umum dilakukan di klinik bedah mulut. Dokter akan memberikan suntikan obat bius terlebih dahulu pada daerah sekitar gigi yang akan dicabut. Namun, beberapa hari setelah pencabutan, pasien kadang mengalami gigi ngilu. Mengapa ini terjadi?

Alasan rasa ngilu muncul

Gigi yang berlubang parah dan tidak bisa lagi dirawat adalah salah satu alasan untuk melakukan tindakan pencabutan. Ini merupakan langkah terakhir yang diambil oleh dokter gigi untuk mencegah terjadinya infeksi lebih lanjut.

Setelah gigi dicabut, gumpalan darah biasanya akan terbentuk pada lubang bekas pencabutan. Dokter akan meminta Anda menggigit kain kasa untuk membantu menghentikan pendarahan.

Namun terkadang, gumpalan darah yang terbentuk tersebut pecah atau lepas sehingga menimbulkan rasa sakit dan ngilu. Kondisi ini umumnya disebut dengan dry socket.

Dry socket adalah lepasnya gumpalan darah yang terbentuk di daerah bekas pencabutan sebelum luka sembuh. Gumpalan darah ini berfungsi sebagai lapisan pelindung di atas ujung tulang dan saraf di lubang bekas pencabutan.

Gumpalan tersebut juga sebagai dasar untuk pertumbuhan tulang yang baru dan jaringan lunak di atasnya. Timbulnya rasa sakit yang tak tertahankan pada hari ketiga sampai kelima setelah pencabutan menjadi keluhan utama yang dirasakan pasien.

Tidak semua orang yang giginya dicabut akan mengalami dry socket. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko terbentuknya dry socket adalah:

  1. Tidak mengikuti instruksi pasca pencabutan dengan benar
  2. Kebiasaan buruk seperti merokok dan menggunakan tembakau
  3. Kebersihan gigi dan mulut yang buruk
  4. Menggunakan sedotan saat minum
  5. Terlalu sering berkumur dan meludah
  6. Penggunaan kontrasepsi oral
  7. Infeksi pada gigi atau gusi di sekitar daerah bekas pencabutan

Selain hilangnya gumpalan darah, tanda lain adanya dry socket adalah terlihatnya tulang pada daerah tersebut. Keluarnya bau busuk dari dalam mulut juga menjadi pertanda adanya dry socket.

Kondisi ini dapat terjadi karena bekuan darah yang lepas menyebabkan jaringan baru yang tidak terbentuk di atas daerah bekas pencabutan gigi. Akibatnya, tulang dan saraf pun terbuka.

Tulang dan saraf di daerah bekas pencabutan tersebut kemudian terkena udara, cairan, dansisa makanan yang tertinggal. Kondisi itulah yang menimbulkan rasa sakit muncul setelah gigi dicabut.

Proses penyembuhan luka pasca pencabutan memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Umumnya, lubang bekas pencabutan ditutup oleh jaringan lunak kurang lebih satu bulan setelah pencabutan sedangkan tulang akan tumbuh kembali mengisi lubang bekas pencabutan membutuhkan waktu sekitar enam bulan.

Penanganan dry socket

Jika Anda sudah mengalami dry socket, pemberian obat-obatan saja tidak cukup untuk mengurangi rasa sakit. Diperlukan penanganan langsung oleh dokter gigi.

Dokter akan membersihkan lubang bekas pencabutan terlebih dahulu dari kotoran dan sisa-sisa makanan. Kemudian, dokter akan mengisi lubang tersebut dengan obat-obatan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya iritasi pada tulang yang terbuka.

Setelah itu, dokter juga akan memberikan obat-obatan pereda rasa nyeri untuk mengatasi rasa sakit yang muncul. Penting bagi Anda untuk tetap menjaga kebersihan mulut dan menghindari kebiasaan buruk agar penyembuhan dapat berjalan dengan baik.

Jika Anda mengalami gigi ngilu dan sakit, sekitar 3-5 hari setelah dicabut, segera kembali ke dokter gigi. Ikuti dengan benar instruksi yang diberikan dokter gigi. Selain itu, pasca cabut gigi, selalu rawat kebersihan gigi dan mulut Anda. Hindari kebiasaan yang tak baik untuk gigi dan mulut agar komplikasi tak terulang.

[HNS/ RVS]