Menyelisik Penyakit Misterius di Jeneponto

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 13 May 2019, 17:00 WIB
Puluhan warga di Jeneponto terkena penyakit misterius yang sampai saat ini belum ditemukan penyebabnya. Apa yang terjadi di sana?
Menyelisik Penyakit Misterius di Jeneponto (Fauzan/Liputan6)

Klikdokter.com, Jakarta Ditemukan 70 orang menderita penyakit misterius yang hingga kini masih belum diketahui jenis dan penyebabnya. Kabar mengejutkan itu datang dari Dusun Garongkong, Desa Tuju, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Berita tersebut dilansir dari Kompas.com, yang menyebutkan bahwa satu dusun di Jeneponto terjangkit penyakit misterius. Bahkan, sudah ada 3 warga yang meninggal akibat penyakit yang sampai saat ini masih belum diketahuai asal-usulnya ini.

Para ahli kini tengah melakukan penelitian guna mengidentifikasi penyakit tersebut. Plt Kadis Kesehatan Provinsi Sulsel, Bachtia Basir, mengatakan bahwa sebagian orang yang mengalami penyakit misterius ini mengalami gejala demam dan nyeri tulang belakang, siku, dan hampir seluruh tubuh.

Menyelisik penyakit misterius tersebut

Lalu, apa sebenarnya yang diderita puluhan orang itu? Melihat dari tanda atau gejalanya, apa yang dialami warga Jeneponto ini mirip seperti penyakit yang disebabkan oleh virus. Hal ini pun disampaikan oleh dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter.

"Sebenarnya kalau membaca gejala orang-orang yang terkena penyakit ini, seperti demam tinggi dan ngilu, ini khas sekali dengan virus. Bisa demam berdarah, cikunguya, atau juga bisa semua jenis flu seperti flu babi, flu burung, flu Singapura, atau flu unta," ujar dokter yang akrab dipanggil dr. Ega tersebut.

Di sisi lain, setelah dilakukan tes untuk tifus dan demam berdarah namun tidak terbukti, banyak warga yang mengaitkan kondisi penderita dengan penyakit meningitis atau radang selaput otak, meski belum melewati penelitian menyeluruh.

"Kalau benar meningitis, biasanya diiringi dengan sakit kepala, karena radang di selaput otak yang terserang. Lalu ada juga penurunan kesadaran dengan cepat. Hanya saja, kemungkinan memang masih banyak sekali kalau melihat dari gejala-gejala yang disebutkan di media," katanya.

Mengutip dari berbagai sumber, setelah dilakukan berbagai pemeriksaan terhadap warga yang terkena penyakit misterius, tidak ada satu orang pun penderita yang terbukti mengalami penyakit seperti zika, cikungunya, demam berdarah, malaria, sampai kencing tikus.

Oleh sebab itu, amat dibutuhkan penelitian yang nantinya dapat mendukung pengembangan obat atas penyakit misterius ini.

Menunggu hasil penelitian dan obatnya

Kebingungan masih terjadi di Desa Tuju. Pemerintah setempat pun bergerak cepat dengan memanggil para ahli untuk memeriksa warga yang terjangkit. Pemerintah akan segera mengumumkan hasil penelitian tim gabungan ketika telah mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang selama ini menggantungkan nasib penderita.

Di sisi lain, masyarakat kini mendesak pemerintah bisa segera menemukan obat terkait penyakit yang diderita sebagian warga setempat. Obat diperlukan karena warga sudah semakin resah. Pasalnya, selain menghambat aktivitas, wabah penyakit misterius juga sudah menelan korban jiwa.

Kasus penyakit misterius yang menimpa satu dusun di Jeneponto ini masih terus dipantau oleh pemerintah dan dinas terkait. Semoga kejelasan mengenai penyakit ini segera diketahui dan obat akan penyakit ini cepat ditemukan, agar jumlah korban jiwa tak semakin bertambah.

[NP/ RVS]