Sering Kesemutan Pertanda Hipertensi?

Oleh dr. Devia Irine Putri pada 17 May 2019, 11:00 WIB
Pernahkah Anda merasakan kesemutan di sekitar tangan atau kaki? Apakah ini berkaitan dengan tekanan darah tinggi atau hipertensi?
Sering Kesemutan Pertanda Hipertensi? (Ruigsantos/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Kesemutan adalah sensasi yang abnormal dari tubuh, yakni terasa seperti tertusuk-tusuk jarum, mati rasa, hingga terasa kebas. Biasanya, kesemutan muncul secara tiba-tiba di ujung tangan dan kaki, serta berlangsung dalam beberapa waktu. Bagi banyak orang, kesemutan sering dikaitkan sebagai tanda hipertensi. Apakah ini tepat?

Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kesemutan atau dalam bahasa medis disebut parestesia. Apabila kesemutan sering terjadi dan berjalan kronik, biasanya disebabkan oleh masalah persarafan, seperti kerusakan saraf akibat trauma.

Selain trauma, kesemutan juga dapat disebabkan oleh alkohol, efek obat seperti anti-kejang, gangguan metabolik seperti diabetes, hipoglikemi dan penyakt tiroid, penyakit autoimun dan keganasan.

Kondisi hipertensi

Sementara itu, hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik >140 mmHg dan atau tekanan diastolic >90 mmHg. Hipertensi dapat terjadi secara idiopatik (tidak diketahui penyebabnya) atau ada sesuatu yang mendasari (misalnya ada penyakit ginjal, penggunaan obat-obatan tertentu seperti pil KB hormonal).

Seperti yang sudah diketahui, hipertensi tidaklah memiliki gejala yang khas. Hipertensi sering didiagnosis pada orang yang sedang melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Pada beberapa orang dapat muncul gejala seperti sakit kepala, berdebar-debar, merasa cepat lelah, bahkan ada pula yang tak mengeluhkan gejala sama sekali.

Kesemutan tanda awal hipertensi?

Kesemutan tidak selalu menjadi tanda hipertensi awal karena gejalanya tidak khas dan banyak sekali faktor yang mendasarinya. Akan tetapi, kesemutan dapat menjadi tanda red flag pada penyakit hipertensi.

Pada penyakit hipertensi dikenal terdapat suatu kondisi krisis hipertensi, yakni terjadi kondisi peningkatan tekanan darah sistolik >180 mmHg atau diastolik 110 mmHg.

Apabila ada kelainan organ yang terlibat – seperti sakit kepala hebat, mual muntah, penurunan penglihatan, kesemutan pada anggota gerak, hingga kelemahan sebagian tubuh – maka kondisi ini disebut dengan hipertensi emergensi.

Paling sering kondisi hipertensi emergensi mengarah pada penyakit stroke penyumbatan maupun perdarahan. Keadaan seperti inilah yang membuat seseorang memerlukan penanganan yang segera agar kerusakan organ tidak berlanjut lebih parah.

Apabila Anda memiliki keluhan sering kesemutan, ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mencari tahu faktor risiko dan penyebabnya. Seseorang akan lebih mudah mengalami kesemutan jika memiliki faktor risiko seperti berat badan berlebihan dan memiliki penyakit metabolik.

Pemeriksaan yang biasanya dilakukan adalah elektromiografi (EMG), yaitu melihat interaksi saraf dan otot yang ada. Apabila ada penekanan atau ada sesuatu hal yang mengganggu jalannya saraf maka akan muncul keluhan kesemutan.

Karena kesemutan banyak sekali penyebabnya, jalan satu-satunya untuk mengurangi gejalanya adalah mengetahui penyebabnya. Berikut cara sederhana untuk mengurangi keluhan kesemutan yang sering menyerang:

  • Hindari aktivitas berat dan melakukan gerakan secara berulang terus-menerus.
  • Hentikan aktivitas Anda dan istirahatkan tangan atau kaki yang kesemutan.
  • Olahraga dengan intensitas ringan – sedang untuk mengurangi penekanan yang berlebihan pada jaringan tubuh tertentu dan mempertahankan kekuatan otot.
  • Konsumsi suplemen tambahan yang mengandung vitamin B kompleks, terutama vitamin B12 yang baik untuk kesehatan saraf. Obat-obatan lain seperti obat yang bersifat menenangkan saraf dapat dikonsumsi dalam jangka waktu lama, asalkan dibawah pengawasan dokter.

Kesemutan bukan tanda awal dari hipertensi, tetapi dapat menjadi red flag. Kesemutan sama halnya dengan hipertensi tidak bisa hilang 100 persen, tapi bisa dikontrol apabila diketahui penyebabnya. Jika memang Anda memiliki hipertensi, konsumsilah obat-obatan hipertensi secara rutin sesuai anjuran dokter. Selanjutnya, terapkan gaya hidup sehat dan rutin berolahraga untuk mengontrol tekanan darah tetap normal.

[HNS/ RVS]

Juni HanggreaniJuni Hanggreani

Slmat mlam dok,sya mw tnya,tngan saya ini sring kesemutan sbnarnya pnykit apa y dok trus cara penanganan gmna y dok.terima ksih