Gangguan Kesehatan Akibat Asam Urat Tidak Kendalikan

Oleh dr. Karin Wiradarma pada 17 May 2019, 14:40 WIB
Asam urat tinggi yang terjadi terus-menerus bisa menuntun Anda pada penyakit. Jangan tinggal diam, kendalikan sekarang juga!
Gangguan Kesehatan Akibat Asam Urat Tidak Kendalikan (one-photo/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Asam urat tinggi terus menjadi momok bagi setiap orang. Pasalnya, keadaan yang lebih sering terjadi pada pria usia 40 tahun ke atas ini bisa menyebabkan berbagai keluhan yang mengganggu aktivitas hingga menurunkan kualitas hidup. Bahkan, jika tidak dikendalikan, asam urat tinggi bisa menyebabkan datangnya penyakit yang lebih gawat lagi.

Faktanya, tingginya asam urat dalam darah dapat menimbulkan penyakit radang sendi yang disebut gout. Ini adalah sejenis keluhan yang terjadi akibat penumpukan kristal urat di persendian seluruh tubuh, yang menyebabkan terjadinya reaksi peradangan.

Gout bisa disebabkan kondisi selain asam urat

Penyakit gout awalnya berasal dari makanan. Apabila Anda banyak mengonsumsi makanan yang tinggi purin seperti daging merah, jeroan, seafood, dan minuman beralkohol maupun minuman manis, maka zat purin akan menumpuk di dalam darah. Lantas, purin akan diubah oleh tubuh menjadi asam urat.

Secara normal, asam urat akan dibuang oleh ginjal melalui urine. Namun, apabila Anda mengonsumsi terlalu banyak makanan yang tinggi purin, maka tidak semua asam urat yang menumpuk dapat dikeluarkan oleh ginjal. Alhasil, zat tersebut akan terus menumpuk dan berpotensi menimbulkan gout.

Perlu Anda tahu, gout sebenarnya tak hanya bisa disebabkan oleh pola makan tinggi purin saja. Keadaan ini juga bisa terjadi akibat obesitas atau kelebihan berat badan. Sebab orang dengan berat badan berlebih akan memproduksi asam urat dalam jumlah tinggi. Selain itu, adanya penyakit ginjal, tekanan darah tinggi atau hipertensi, diabetes, sindrom metabolik, dan penyakit jantung juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena gout. Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan gout juga harus berhati-hati, karena lebih berisiko mengalami kondisi tersebut.

Kenali gejala gout

Gejala gout adalah bengkak, merah, panas, dan hangat pada area yang terkena. Keluhan-keluhan ini dapat bertahan hingga 12 jam. Namun, rasa tidak nyaman yang dapat mengganggu gerak tubuh bisa berlangsung dan bertahan selama beberapa hari.

Gejala-gejala gout paling sering terjadi di ibu jari kaki dan menyerang secara tiba-tiba di malam atau pagi hari saat bangun tidur. Keluhan yang paling mengganggu dari gout adalah rasa nyeri yang begitu hebat sampai bisa membangunkan penderita dari tidurnya.

Atas dasar itu, penderita gout harus benar-benar mengontrol kadar asam urat agar tidak terlalu tinggi. Apabila tidak, gout dapat kambuh-kambuhan dan bertambah parah dari waktu ke waktu. Bila sudah telanjur parah, penderita akan mengalami perubahan pada struktur sendi yang terkena dan batu ginjal.

Mencegah gout

Sebelum semua keluhan yang disebabkan oleh asam urat tinggi terlanjur terjadi, segera lakukan upaya pencegahan sekarang juga. Caranya, kurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung purin tinggi. Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan setiap hari dengan minum banyak air putih.

Sementara itu, bagi Anda yang kelebihan berat badan atau obesitas, segerakan untuk memulai program penurunan berat badan dengan menjaga makan seimbang dan rutin berolahraga. Jangan sungkan untuk berkonsultasi lebih lanjut dokter gizi untuk mencari tahu diet yang paling tepat.

Jika Anda sudah terlanjur menderita gout, segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan terapi yang tepat. Dokter akan memberikan obat antiradang dan antinyeri untuk mengatasi gejala yang Anda alami. Setelah reda, dokter akan memberikan obat untuk menurunkan kadar asam urat yang harus dikonsumsi sesuai dosis dan anjuran. Jangan abai untuk senantiasa berupaya mengendalikan kadar asam urat Anda agar tidak tinggi.

(NB/ RVS)