Manfaat Konsumsi Chia Seed Saat Puasa

Oleh Ayu Maharani pada 18 May 2019, 13:00 WIB
Kecil, tapi menyehatkan, itulah chia seed! Yuk, coba konsumsi biji ini saat puasa dan rasakan manfaatnya.
Manfaat Konsumsi Chia Seed Saat Puasa (Margouillat Photo/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Chia seed alias biji chia mungkin termasuk jenis makanan baru untuk Anda.  Meskipun bentuknya kecil, manfaatnya bagi tubuh tidak bisa diragukan,  sudah khususnya bagi mereka yang menerapkan pola makan sehat, termasuk saat puasa.

Ya, biasanya, biji chia ini dapat Anda temui di smoothies bowl ataupun hidangan penutup. Menurut dr. Fiona Amelia, MPH dari KlikDokter, chia seed berasal dari tanaman Salvia hispanica asal Meksiko dan Guatemala. Chia seed adalah makanan asli suku Indian Aztec dan Maya. Kata “Chia” itu sendiri didapat dari bahasa Maya yang memiliki arti ‘kekuatan’.

Manfaat chia seed saat buka puasa atau sahur

Sama seperti arti namanya, chia seed memang bisa memberikan kekuatan pada orang yang mengonsumsinya. Sebab, makanan tersebut mengandung protein berkualitas tinggi, asam lemak omega-3, sekaligus serat. Bahkan, beberapa mineral dan antioksidan penting juga terkandung dalam biji chia ini.

Apabila Anda ingin tak cepat lapar dan tetap kuat beraktivitas, maka Anda bisa membuat jus buah yang diberi campuran chia seed saat sahur. Sebab, protein dalam chia seed dan serat  yang terkandung dalam buah dapat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga Anda tak mudah merasa lapar atau lemas saat berpuasa.

Bila Anda mengisi waktu ngabuburit dengan berolahraga dan ingin tidak terlalu lemas setelahnya, Anda juga bisa mengonsumsi chia seed saat berbuka puasa. Buatlah hidangan oatmeal yang dicampur dengan buah-buahnya serta madu sebagai pemanis alaminya, lalu tambahkan chia seed.

Lagi pula, bosan ‘kan setiap hari berbuka puasa dengan gorengan dan makanan manis terus-menerus? Jadi, tak ada salahnya membuat sajian yang mengandung chia seed sebagai alternatifnya!

Dikatakan lagi oleh dr. Fiona, chia seed juga bisa memperbaiki kesehatan saluran cerna. Sehingga, bila Anda mengalami sembelit akibat terlalu banyak dan sering mengonsumsi makanan berlemak seperti gorengan saat berbuka puasa, chia seed bisa membantu mengatasinya!

1 of 2

Chia seed untuk mencegah beragam penyakit

Seperti yang sudah dikatakan di atas, chia seed mengandung asam lemak omega-3. Itu sebabnya, para vegetarian yang tidak bisa mengonsumsi ikan dan telur, menjadikan chia seed sebagai alternatifnya.

Omega-3 memang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Berbagai studi menunjukkan bahwa omega-3 dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, mencegah demensia, bahkan membantu menurunkan risiko kanker. Namun, pada dasarnya, tubuh memerlukan omega-3 sebagai salah satu komponen yang bekerja untuk membantu menurunkan kolesterol total.

Semakin tinggi kadar kolesterol seseorang, maka semakin tinggi juga risiko dia untuk mengalami penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung ataupun tekanan darah tinggi. Selain menurunkan kolesterol, chia seed diketahui dapat menghentikan aktivitas radikal bebas, sehingga mempercepat perbaikan kulit dan mencegah penuaan dini. 

Chia seed yang dikonsumsi oleh ibu menyusui juga bisa membuat ASI-nya semakin deras. Ketika ASI-nya itu diminum oleh si bayi, maka bayi akan mendapatkan manfaat berupa kalsium. Kandungan kalsium dalam chia seed yang ditransfer melalui ASI dapat berkontribusi pada perkembangan tulang dan gigi si Kecil.

Bagaimana? Banyak sekali, ya, manfaatnya. Tak heran, para pegiat hidup sehat selalu memasukkan biji chia ini ke dalam menu makannya sehari-hari.

Jika Anda ingin terhindar dari lemas saat puasa, tetap kuat beraktivitas, serta memiliki pencernaan yang sehat, cobalah konsumsi chia seed ini. Campurkan ke dalam jus buah, smoothies bowl, sup krim, salad, ataupun oatmeal. Anda juga bisa mencampurkannya ke dalam puding kreasi Anda. Maka, jadilah makanan buka puasa dan sahur yang super sehat!

[MS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓