5 Penyebab Bau Mulut Saat Puasa yang Jarang Disadari

Oleh drg. Callista Argentina pada 20 May 2019, 11:30 WIB
Bau mulut lazim dialami oleh sebagian besar orang yang melakukan ibadah puasa. Tapi apa sih penyebab kondisi ini sebenarnya?
5 Penyebab Bau Mulut Saat Puasa yang Jarang Disadari (Rachata Teyparsit/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Menahan lapar dan dahaga saat puasa Ramadan sering mengakibatkan munculnya bau mulut.  Memang, puasa dan bau mulut sudah seperti dua hal yang sulit dipisahkan.

Meski sudah dilakukan upaya pencegahan, keluhan yang satu ini kadang tetap datang dan menyebabkan rasa percaya diri terguncang. Lalu apa sih sebenarnya penyebab bau mulut saat puasa?

Penyebab bau mulut saat puasa

Faktanya, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan munculnya bau mulut saat Anda menjalankan puasa. Berikut ini beberapa di antaranya:

  1. Kebersihan gigi yang kurang terjaga

Makan yang tersangkut di sela-sela gigi dan tidak dibersihkan dengan baik dapat membusuk sehingga mencetuskan terjadinya bau mulut. Apabila kondisi ini tidak segera diatasi dengan cara yang tepat, sela gigi yang penuh sisa makanan yang membusuk dapat mengundang hadirnya bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan gigi berlubang.

  1. Mulut kering

Tidak kemasukan air selama kurang lebih 13 jam membuat mulut mengalami kekeringan. Keadaan ini bisa semakin parah karena gerakan lidah dan mengunyah juga benar-benar terbatas, sehingga produksi air liur (saliva) ikut berkurang. Akibatnya fungsi pembersihan gigi (self cleansing) menjadi tidak maksimal sehingga terjadilah bau mulut.

  1. Salah makan saat sahur dan buka

Jika Anda mengonsumsi menu sahur dan berbuka yang kaya akan bawang putih atau bawang bombay, risiko terjadinya bau mulut bisa sangat tinggi. Hal yang sama juga berlaku jika Anda mengonsumsi gorengan, makanan asin dan manis terlalu banyak saat buka puasa dan sahur.

  1. Gejolak mikroorganisme mulut dan usus

Jika Anda tak mampu melakukan pola makan tepat saat puasa, termasuk mengatur jenis menu dan porsi yang dikonsumsi, gejolak mikroorganisme di mulut dan usus bisa saja terjadi. Keadaan ini dapat menyebabkan bau mulut dan masalah kesehatan lain, seperti asam lambung tidak stabil.

  1. Kebiasaan merokok

Tahukah Anda bahwa kebiasaan merokok, baik saat puasa ataupun di waktu lainnya, bisa menyebabkan terjadinya bau mulut? Ini karena rokok mengandung ribuan zat berbahaya, yang beberapa di antaranya berbentuk partikel kecil yang mudah tersangkut di tenggorokan dan paru-paru. Selain bau mulut, kebiasaan merokok juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker, lo!

Solusi bau mulut saat puasa

Bau mulut memang mengganggu. Oleh karenanya, Anda bisa memperkecil risiko terjadinya bau mulut saat puasa dengan melakukan hal berikut:

  • Memperbanyak minum air putih saat berbuka puasa dan sahur.
  • Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh, juga minuman bersoda.
  • Kontrol porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa.
  • Sikat gigi secara merata hingga mencakup permukaan lidah menggunakan metode yang tepat. Lakukan setidaknya dua kali sehari.
  • Lakukan pembersihan karang gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.
  • Jika dirasa benar-benar perlu, gunakan mouthwash tanpa alkohol. Baca aturan pakai.

Bau mulut saat puasa memang sulit dihindari. Namun, dengan melakukan cara di atas, diharapkan keluhan tersebut tak lagi terjadi. Dengan demikian rasa percaya diri Anda pun dapat muncul kembali, dan Anda bisa beribadah di bulan Ramadan dengan lebih maksimal.

(NB/ RVS)