Manfaat Sikat Gigi Saat Puasa untuk Kesehatan

Oleh drg. Wiena Manggala Putri pada 21 May 2019, 09:15 WIB
Sikat gigi saat puasa Ramadan wajib Anda lakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut.
Manfaat Sikat Gigi Saat Puasa untuk Kesehatan (Dean Drobot/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Menu buka puasa  dan sahur saat Ramadan identik dengan makanan dan minuman manis dan berlemak. Nah, sikat gigi saat puasa dapat menjadi salah satu solusi ampuh untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Saat menjalankan ibadah puasa, Anda dilarang untuk makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Sepanjang waktu itu, tidak ada asupan yang masuk ke dalam mulut selama kurang lebih 13 jam. Maka tak heran jika kondisi ini sering kali menimbulkan gangguan kesehatan pada gigi dan mulut.

Keadaan ini makin diperparah jika Anda tidak rajin menyikat gigi setelah berbuka puasa atau setelah sahur. Akibatnya bakteri akan mudah terkumpul dalam mulut sepanjang waktu itu.

Peran air liur bagi kesehatan gigi dan mulut

Pada dasarnya, di dalam mulut terdapat air liur yang berfungsi sebagai self cleansing. Gerakan makan dan minum di dalam mulut serta aliran air liur membantu dalam menghilangkan sisa-sisa makanan.

Namun, tidak adanya aktivitas tersebut di dalam mulut – selama puasa – menyebabkan rongga mulut menjadi lebih kering dari biasanya. Kondisi itulah yang dapat membuat pH di dalam mulut bersifat asam.

Kondisi mulut yang seperti ini tentu memudahkan bakteri untuk berkembang biak. Bakteri akan mengubah sisa makanan menjadi asam yang melarutkan email gigi. Akibatnya, gigi menjadi rusak dan mudah berlubang.

Tidak hanya itu, sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan dapat menempel menjadi plak. Bila tidak segera dibersihkan dapat mengeras menjadi karang gigi. Kondisi inilah yang menjadi dasar timbulnya bau mulut dan sering dikaitkan dengan puasa.

1 of 2

Manfaat sikat gigi saat puasa

Salah satu cara dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut saat puasa adalah menyikat gigi. Dengan teratur sikat gigi saat puasa selama bulan Ramadan Anda bisa mendapatkan sejumlah manfaat, diantaranya :

  1. Nafas menjadi lebih segar

Bau mulut atau halitosis sering kali dihubungkan dengan keadaan mulut saat puasa. Kondisi ini dapat terjadi karena adanya penumpukan kotoran dan sisa-sisa makanan.

Dengan menyikat gigi secara rutin 2 kali sehari, bau mulut dapat berkurang. Selain itu napas pun menjadi lebih segar.

  1. Mencegah gigi berlubang

Menurut American Dental Association (ADA) frekuensi menyikat gigi yang disarankan adalah dua kali dalam sehari selama 2 menit. Dengan rutin melakukannya serta menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, gigi dapat tetap sehat dan kuat, serta terhindar dari kerusakan atau gigi berlubang.

  1. Mencegah penumpukan karang gigi

Plak yang ada di permukaan gigi bila tidak segera dibersihkan lama kelamaan akan mengeras menjadi karang gigi. Hal ini tentu saja bisa berdampak negatif bagi kesehatan gigi dan mulut. Gigi akan mudah rapuh dan penyakit gusi pun bisa muncul.  Oleh karena itu, Anda perlu menyikat gigi dengan teknik yang tepat agar dapat menghilangkan plak dan sisa makanan yang menempel.

Untuk mendapatkan hasil dan manfaat yang maksimal, sikat gigi saat puasa perlu dilakukan dengan langkah-langkah yang tepat. Pilihlah sikat gigi yang berbulu halus. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk menjaga gigi tetap sehat dan kuat. Sikatlah gigi secara teratur dengan teknik yang benar, setidaknya 2 kali sehari yaitu saat setelah sahur dan malam sebelum tidur.

Sama halnya dengan menjalankan ibadah puasa bagi umat Muslim, menjaga kesehatan gigi dan mulut selama puasa juga hal yang wajib Anda lakukan. Dengan mengikuti tips sikat gigi saat puasa di atas, Anda tidak hanya akan mendapatkan kesehatan gigi dan mulut yang prima. Kesehatan tubuh pun tentu akan ikut terjaga, sehingga ibadah puasa Anda lancar.

[RVS]

Lanjutkan Membaca ↓