Tidur Setelah Sahur, Ini Dampak Buruknya

Oleh dr. Dyah Novita Anggraini pada 21 May 2019, 12:00 WIB
Tidur setelah sahur sering tidak bisa dihindari akibat rasa kantuk yang tidak tertahankan. Hati-hati, dampaknya bisa berbahaya.
Tidur Setelah Sahur, Ini Dampak Buruknya (wavebreakmedia/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tidur setelah sahur ternyata berbahaya bagi kesehatan. Usai sahur organ pencernaan masih bekerja untuk mengolah makanan yang Anda konsumsi di waktu tersebut.

Sedangkan jika Anda tidur setelah sahur, seluruh fungsi tubuh akan beristirahat, termasuk organ pencernaan. Akibatnya sistem pencernaan tidak memiliki kesempatan untuk bekerja dengan baik. Pada akhirnya, akan terjadi timbunan zat di dalam perut.

Berikut ini beberapa dampak lebih lanjut yang akan Anda alami jika Anda tidur setelah makan sahur:

1. Gastroesofhageal Refluks Disesase (GERD)

Hati-hati, tidur setelah sahur meningkatkan risiko terjadinya GERD, yaitu naiknya asam lambung ke area kerongkongan. Hal ini terjadi terutama pada Anda yang memiliki riwayat sakit mag.

Ketika tidur sistem pencernaan akan sulit mengolah makanan yang dikonsumsi saat sahur. Akibatnya lambung memberikan respons pada tubuh untuk meningkatkan produksi asam lambung agar proses pencernaan berjalan dengan cepat.

Selain itu, pada waktu tidur, klep yang menghubungkan lambung dengan kerongkongan akan menjadi longgar, sehingga asam lambung mudah kembali naik ke area kerongkongan.

2 . Luka di kerongkongan

Jika GERD terus terjadi, kemungkinan besar area kerongkongan Anda menjadi luka dan muncul rasa panas serta perih seperti terbakar.

3. Penimbunan lemak di dalam tubuh

Tidur setelah makan sahur dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas dan peningkatan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Karena saat tidur tubuh tidak memiliki kemampuan membakar kalori.

4. Diare

Timbunan makanan yang tidak dapat dicerna di dalam perut akan meningkatkan risiko terjadinya gangguan pencernaan seperti diare. Terutama jika makanan yang Anda konsumsi adalah makanan pedas, asam atau bersantan.

5. Meningkatkan kadar gula darah

Kebiasaan tidur setelah sahur juga dapat meningkatkan kadar gula darah, sehingga jika terus menerus dilakukan bukan tidak mungkin akan memicu terjadinya obesitas.

6. Stroke

Saat tubuh terbiasa tidur setelah sahur terjadi perubahan kadar gula darah dan kolesterol di dalam tubuh. Kadar gula darah dan kolesterol yang melonjak dapat meningkatkan risiko penyakit stroke.

Bila Anda ingin tidur setelah sahur, setidaknya tunggu sekitar dua hingga tiga jam setelah makan. Hal ini memberikan kesempatan bagi sistem pencernaan untuk mencerna makanan dengan baik.

1 of 2

Tips agar tak mudah mengantuk usai sahur

Bagaimanapun juga, menahan untuk tidak tidur setelah makan sahur merupakan langkah yang tepat. Dengan demikian sistem pencernaan Anda punya waktu lebih lama untuk menyerap nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi dengan lebih baik.

Nah, untuk menghindari keinginan langsung tidur setelah makan sahur, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

  1. Alihkan keinginan tidur dengan mencicil pekerjaan kantor atau menonton televisi.
  2. Agar tidak mengantuk dan lemas, Anda dapat menyegarkan tubuh dengan mandi setelah aktvitas sahur. Usahakan gunakan air dingin, jangan air hangat. Sebab, air hangat justru membuat tubuh menjadi terasa relaks dan Anda bisa semakin mengantuk.
  3. Tidurlah lebih cepat dari waktu biasanya pada malam hari, sehingga saat bangun sahur Anda sudah cukup waktu tidur dan tidak mudah mengantuk.
  4. Batasi porsi makan saat sahur. Sebab, semakin banyak makanan yang dikonsumsi, Anda justru akan semakin mudah mengantuk.
  5. Kegiatan membersihkan rumah dapat meningkatkan produksi hormon adrenalin dan membuat suasana hati menjadi lebih semangat dalam memulai hari di saat puasa.

Tidur setelah sahur memang sering tidak bisa dihindari. Meski demikian banyak kegiatan lain yang bisa Anda lakukan setelah makan sahur. Bila tak ingin cepat mengantuk, lakukan berbagai tips yang dipaparkan di atas. Selain itu jangan lupa, pilih menu sahur yang mengandung karbohidrat kompleks, agar Anda bisa menahan lapar lebih lama namun tetap bertenaga.

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓