6 Kiat Aman Makan Gorengan agar Tak Kena Radang Tenggorokan

Oleh dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons pada 26 May 2019, 08:00 WIB
Meski dapat memicu radang tenggorokan, gorengan memang sulit untuk dihindari. Namun, ternyata ada kiat aman untuk tetap dapat menikmatinya.
6 Kiat Aman Makan Gorengan agar Tak Kena Radang Tenggorokan (Aris-Setya/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Radang tenggorokan dapat datang kapan saja, terutama saat Anda makan terlalu banyak makanan yang berminyak seperti gorengan. Menggoreng dalam minyak banyak atau deep fry adalah metode memasak yang umum digunakan di seluruh dunia.

Ikan, ayam, dan kentang adalah bahan makanan yang paling populer untuk digoreng. Gorengan cenderung tinggi kalori dan lemak trans, jadi kalau mengonsumsinya terlalu banyak, tentu saja dapat memiliki efek negatif pada kesehatan Anda.

Gorengan yang aman dari radang tenggorokan

Salah satu masalah kesehatan yang paling sering ditimbulkan oleh gorengan adalah radang tenggorokan. Namun, ternyata ada kiat aman agar Anda tetap bisa menikmati gorengan, sekaligus terhindar dari radang tenggorokan. Berikut adalah kiat-kiatnya:

1. Membuat gorengan sendiri di rumah

Bila Anda sangat menggemari gorengan, jajan di luar akan sangat menggiurkan. Tapi, membuat makanan yang digoreng tidaklah sulit, jadi Anda bisa membuatnya sendiri di rumah.

Dengan membuat gorengan sendiri di rumah, Anda dapat memastikan bahwa minyak yang digunakan adalah minyak sekali pakai dan berkualitas. Hal ini tentu akan menghindarkan Anda dari risiko terkena penyakit akibat gorengan, salah satunya radang tenggorokan.

2. Menggunakan minyak berkualitas

Demi menjaga kesehatan Anda, minyak yang digunakan untuk menggoreng haruslah berkualitas. Minyak yang telah berkali-kali dipakai untuk menggoreng, selain mengandung lemak jahat, dapat dengan cepat menyebabkan radang tenggorokan.

Baik Anda membeli gorengan di luar atau membuatnya sendiri di rumah, pastikan menggunakan minyak yang berkualitas seperti minyak kanola, minyak zaitun, dan minyak wijen.

Minyak zaitun sendiri merupakan salah satu jenis minyak terbaik yang bisa digunakan untuk menggoreng makanan. Dibandingkan jenis minyak lain seperti corn oil, sunflower oil, atau soybean oil, minyak zaitun lebih stabil di suhu tinggi. Artinya, Anda bisa menggunakan minyak zaitun lebih lama dibandingkan minyak lain. Bahkan, bisa turut menjaga kualitas dan nutrisi makanan tersebut.

Minyak zaitun yang paling direkomendasikan adalah Virgin atau Extra Virgin. Pastikan juga, minyak yang akan digunakan benar-benar sudah dalam kondisi panas saat digunakan untuk menggoreng agar penyerapan minyak pada makanan tidak berlebih.

1 of 2

Selanjutnya

3. Buat adonan tepung yang lebih sehat

Bila Anda sering menggunakan tepung serbaguna dalam menggoreng makanan, sebaiknya jangan lagi memakainya. Tepung jenis ini memang banyak digunakan karena bisa lengket di makanan dengan sempurna. Hanya saja ada kandungan gluten di dalamnya, sehingga bisa menyerap banyak minyak. Sebagai alternatif, Anda bisa membuat adonan tepung dari tepung beras atau tepung jagung.

4. Tambahkan sayuran

Walaupun diolah dengan cara digoreng, Anda tetap bisa menambahkan banyak sayuran ke dalamnya. Anda pun tidak akan terlalu merasa bersalah saat memakannya.

Contoh gorengan yang bisa Anda tambahkan dengan beragam sayuran adalah tahu isi dan bakwan. Sayuran-sayuran yang bisa digunakan adalah wortel, kecambah, kol, daun bawang, seledri, dan lainnya.

5.  Gunakan temperatur yang pas

Temperatur minyak yang pas saat menggoreng makanan bisa membuat gorenganmu jadi lebih sehat. Minyak yang kurang panas bisa menyebabkan makanan menyerap lebih banyak minyak.

Sedangkan minyak yang terlalu panas, justru bisa membuat gorengan cepat hangus dan justru memicu timbulnya zat karsinogen pencetus kanker dan radang tenggorokan.

6. Batasi jumlah konsumsi gorengan

Walau Anda sangat menyukai gorengan, ketahuilah bahwa gorengan mengandung kolesterol, lemak, dan tinggi kalori. Jadi, bila Anda terlalu banyak dan sering mengkonsumsinya, selain dapat menyebabkan penyakit jantung dan kolesterol tinggi, risiko radang tenggorokan dapat menimpa Anda.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, Anda bisa mengonsumsi gorengan tanpa terkena radang tenggorokan. Namun pada dasarnya, akan tetap lebih baik jika Anda mampu menahan diri dan mengonsumsi gorengan dalam jumlah yang terbatas.

[MS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓