Penyebab Diare Saat Puasa dan Cara Mengatasinya
searchtext customer service

Diare Saat Puasa? Ini Penyebabnya

Mengalami diare saat puasa amatlah mengganggu. Agar bisa mengatasinya dengan tepat, mari kenali apa saja penyebab diare berikut ini.
Diare Saat Puasa? Ini Penyebabnya

Klikdokter.com, Jakarta Berniat menjalani puasa dengan khusyuk, tapi malah terkena diare? Tentu kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan Anda beribadah di bulan Ramadan. Agar tak terjadi lagi, ketahui apa saja yang menyebabkan Anda mengalami diare saat puasa.

Salah satu masalah kesehatan yang bisa terjadi saat Anda diare adalah badan lemas. Selain itu, Anda juga rentan terkena dehidrasi ketika diare saat puasa. Bila tak segera diatasi, kondisi ini tentunya akan berdampak buruk bagi tubuh Anda.

Penyebab Diare Saat Puasa

Penyebab Diare Saat Puasa

Mungkin Anda bingung mengapa bisa muncul diare ketika puasa, di mana perut tidak diisi makanan dan minuman selama lebih dari 12 jam. Nyatanya, penyebab diare bisa beragam. 

Berikut ini adalah beberapa penyebab diare saat puasa:

  1. Konsumsi Makanan Tertentu

Ini adalah penyebab diare yang paling umum. Ya, makanan yang Anda konsumsi saat berbuka dan sahur dapat menjadi pemicu diare.

Selama puasa, sebisa mungkin batasi atau hindari makanan yang bisa mencetuskan diare. Misalnya, makanan berlemak (gorengan atau bersantan), makanan pedas, atau yang berbumbu tajam.

Artikel lainnya: Jenis-Jenis Diare yang Perlu Anda Tahu

  1. Infeksi pada Saluran Pencernaan

Infeksi saluran cerna bisa saja terjadi apabila makanan yang Anda konsumsi tidak bersih, sehingga bakteri di dalamnya ikut termakan dan akhirnya memicu diare. 

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memastikan makanan saat berbuka maupun sahur disiapkan dengan higienis. 

  1. Stres

Terlalu banyak pikiran atau stres juga bisa menjadi penyebab timbulnya masalah diare saat puasa. 

Itu karena saat Anda stres, otak mengirim sinyal stres ke usus yang akan memperlambat gerakan di lambung dan usus kecil, sekaligus mempercepat gerakan di usus besar. Alhasil Anda akan mengalami keluhan diare. 

  1. Perubahan Hormon

Tidak semua orang yang sedang mengalami perubahan hormon akan terkena diare. Akan tetapi, hal ini memang cukup memengaruhi. 

Biasanya, orang yang sedang haid mengalami hal ini. Selama haid, hormon prostaglandin menyebabkan kontraksi otot rahim arau kram. Prostaglandin ini juga bisa mengakibatkan kontraksi di usus, yang kemudian dapat membuat Anda diare. 

Artikel lainnya: Diare Lebih dari 2 Minggu? Kenali Penyebab Diare Kronis Ini

  1. Konsumsi Pemanis Buatan

Banyak orang berbuka puasa dengan takjil yang manis. Tapi hati-hati, bisa saja pemanis yang digunakan tidak sehat. 

Sorbitol dan manitol, pemanis buatan yang terdapat di permen karet atau produk bebas gula lainnya, dapat memicu diare pada orang sehat.

Cara Mengatasi Diare Saat Puasa

Cara Mengatasi Diare Saat Puasa

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengobati diare. Berikut adalah cara mengatasi diare saat puasa: 

  1. Banyak Minum Saat Buka dan Sahur

Saat diare, cairan tubuh akan keluar cukup banyak. Namun saat bulan puasa, Anda tidak dapat langsung menggantikan cairan yang hilang tersebut.

Oleh karenanya, untuk mengganti dan menyimpan cairan tubuh, saat berbuka dan sahur dianjurkan minum air putih dan atau minuman berelektrolit lainnya guna menggantikan cairan tubuh yang hilang. 

Larutan oralit juga dianjurkan untuk dikonsumsi saat diare di bulan puasa.

Artikel lainnya: Air Minum Anda Sehari-hari Sebabkan Diare, Kok Bisa?

  1. Hindari Buka dan Sahur dengan Makanan Berlemak serta Berminyak

Konsumsi makanan tinggi lemak dapat memperburuk diare. Karena itu, singkirkan dulu jenis makanan ini saat buka puasa maupun sahur. 

Selain itu, jika diare yang Anda alami belum sembuh 100 persen, hindarilah makan daging merah, produk susu, mentega, gorengan, makanan cepat saji, dan makanan olahan.

  1. Gunakan Obat Diare

Obat antidiare dapat mengurangi gejala yang Anda alami. Obat antidiare yang paling sering digunakan adalah loperamide, karena terbukti efektif dan memiliki sedikit efek samping. 

Loperamide mampu menjadikan kotoran lebih padat dan mengurangi frekuensi buang air besar. Namun, apabila diare tidak kunjung membaik, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar dapat ditangani lebih cepat.

Artikel lainnya: Hal-Hal yang Bikin Anak Mudah Terserang Diare 

  1. Hindari Minuman Manis dan Berkafein

Untuk mengobati diare saat puasa, caranya bisa dengan menghindari minuman manis dan berkafein. Mengapa demikian?

Pada saat diare, kondisi tubuh Anda cenderung dehidrasi. Apabila Anda mengonsumsi minuman yang terlalu manis dan berkafein, tubuh akan semakin kehilangan cairan karena kedua sifat minuman ini adalah menarik cairan.

Selain itu, makanan dan minuman manis juga dapat memperburuk kondisi diare. Lebih baik konsumsi air putih dulu sampai kondisi pencernaan benar-benar sembuh.

  1. Konsumsi Yoghurt

Mengonsumsi yoghurt secara teratur dapat menaikkan kekebalan tubuh, khususnya yang terkait dengan pencernaan. Sebuah studi menunjukkan bahwa yoghurt mampu mengatasi masalah pencernaan.

Bakteri probiotik yang ada dalam yoghurt dapat menghilangkan bakteri jahat pada sistem pencernaan. Yoghurt lebih baik dikonsumsi pada malam hari sebelum tidur.

Pilihlah yoghurt yang tidak memiliki pemanis buatan di dalamnya, karena kandungan ini dapat memperparah diare. 

Namun, jika Anda sering diare atau diare makin parah ketika mengonsumsi susu atau produk olahan susu, bisa jadi Anda mengalami intoleransi laktosa.

Apakah Saat Diare Boleh Berpuasa?

Apakah Saat Diare Boleh Berpuasa?

Bagi Anda yang mengalami diare saat puasa, periksakan kondisi Anda ke dokter. Konsultasikan juga apakah kondisi Anda layak untuk menjalankan puasa. 

Karena bagaimanapun juga, kondisi orang bisa berbeda-beda meskipun penyakit yang dideritanya sama.

Hentikan dulu berpuasa apabila Anda mengalami gejala diare seperti ini: 

  • Diare disertai dengan darah 
  • Nyeri saat buang air besar
  • Demam 
  • Nyeri perut yang sangat hebat 
  • Rasa lelah yang terus-menerus 
  • Hilang kesadaran sampai pingsan 

Gejala-gejala di atas kemungkinan disebabkan oleh penyakit yang lebih serius. 

Baca Juga

Itulah penyebab dan cara mengatasi diare saat puasa. Apabila kondisi Anda tidak kunjung membaik atau disertai gejala yang sangat mengganggu, segera periksakan diri ke dokter. 

Anda memiliki pertanyaan mengenai diare atau pola hidup sehat saat puasa? Silakan bertanya langsung kepada dokter lewat layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter

[RS]

ARTIKEL TERKAIT

Kenapa Perut Mual saat Puasa?

Info Sehat
23 Apr

Menyingkap Efek Puasa pada Penderita Penyakit Ginjal Kronis

Info Sehat
22 Apr

Manfaat Sikat Gigi Saat Puasa untuk Kesehatan

Info Sehat
22 Apr

Inilah Cara Menghilangkan Cegukan Saat Puasa Tanpa Minum

Info Sehat
22 Apr

Puasa Ramadan Bikin Insomnia Makin Parah?

Info Sehat
20 Apr

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat